
Beberapa hari telah berlalu Raja dan Ratu sangat panik karena Lulu belum pulang juga para prajurit juga telah di kerahkan untuk mencari Lulu Rai yang masi belum ingat memutuskan ikut mencari Lulu dan saat semua prajurit kembali untuk melapor seseorang dengan jubah hitam datang orang orang di kota cukup panik melihat orang berjubah hitam itu.Lalu orang berjubah itu melepaskan kekuatannya yang membuat Rai terkejut Rai langsung berbalik dan menoleh ke sumber ledakan energi yang besar "apa itu?!" Rai langsung berlari keluar dan melihat dari balkon "si..siapa orang itu?!" orang mengibaskan tangannya Rai yang melihatnya langsung lompat turun dan di saat yang sama balkon tempat Rai melompat langsung hancur 'Elementer pasir? setahu ku tak ada elementer lain selain diriku?' orang itu langsung muncul di hadapan Rai dan menendangnya sampai terhempas ke tanah "SIAPA KAU KENAPA MENYERANG KU!! DAN APA MAU MU?!!" orang itu melepaskan penutup kepalanya "aku.....aku menginginkan pedang elementer!" Rai langsung terkejut melihatnya "tidak mungkin!! Lulu!" Lulu tersenyum melihat Rai yang terkejut Lulu langsung melesat dan siap menyerang Rai, Rai langsung menangkap tangan Lulu dan menahan pergerakan Lulu "apa yang kau lakukan Lulu hentikan!" Lulu langsung menghilang dari hadapan Rai dan tepat berada di belakang Rai dan langsung menendang Rai sampai terpental. Rai bangkit dari tumpukan bangunan yang hancur "sial....kalo begini aku akan bermain serius!" Rai langsung melepas 5% kekuatannya dalam sekejap Rai langsung melesat ke hadapan Lulu dan siap memukulnya tapi saat pukulan Rai hampir kena Lulu langsung sadar Rai yang melihatnya langsung menahan pukulannya 'hampir saja' tapi saat Rai berhenti Lulu kembali di kendalikan dan langsung memukul Rai dengan sangat kuat Rai terpental cukup jauh dan menghantam beberapa pohon di hutan "siall...jika terus begini aku lah yang akan kalah, aku harus menyerangnya atau planet ini korbannya" Rai melesat keluar dari dalam hutan menuju ke arah Lulu, sekarang Rai tak ragu untuk menyerang Lulu "maaf Lulu" Rai langsung memukul Lulu cukup kuat sampai terpental jauh "kenapa dia berani mukul ku seharusnya dia takkan memukul ku!" Rai langsung berada tepat di belakangnya "owhh ternyata kau bukan Lulu?!" Rai langsung memegang kepala Lulu dan masuk ke alam bawah sadarnya Lulu saat di alam bawah sadar Lulu tampak Lulu yang sedang murung dan di kurung oleh jeruji hitam Rai berdiri tepat di depan jeruji itu dan melepaskan 10% kekuatannya mengakibatkan jeruji hitam hancur "Lulu aku datang untuk menjemputmu" di saat Lulu mengangkat kepalanya tampak Rai yang telah berdiri di depannya sambil tersenyum Lulu tersenyum lega dan langsung berlari dan memeluk Rai "aku.....aku takut!" Rai memeluk nya dan mengusap kepalanya "sudah jangan takut lagi aku sudah menyelamatkan mu. sekarang kau harus bangun dan bertemu dengan kedua orang tua mu mereka sangat panik karena kau menghilang" Lulu mengangguk dan Rai menolongnya untuk sadar dari alam bawah sadar Lulu. Setelah sadar Rai segera memapah Lulu dan membawanya pulang ke istana, Lulu meminta maaf kepada ayah dan ibunya karna telah membuat mereka panik.
__ADS_1
keesokan harinya dewa datang ke istana untuk melamar Lulu. semua orang yang merasakan kehadiran sang dewa menjadi panik dan takut tapi berbeda dengan Rai saat dia merasakan ke hadiran sang dewa Rai langsung menoleh ke arah sekitar dan mencari ke kolong meja bahkan kolong kasur "aku merasakan hawa yang aneh? hawa apa itu ya apa harus ku balas dengan hawa ku juga?!" Rai langsung melepaskan 1% energinya para dewa dan bawahannya yang merasakan hawa Rai langsung cemas dan takut 'haaa keberadaan yang mengerikan siapa kah orang yang memiliki hawa mengerikan ini?" para dewa mulai mencari jejak hawa tapi mereka tak menemukannya.beberapa menit kemudian Raja Thaus datang "kukira siapa ternyata para dewa!" spontan para dewa menoleh ke arah Thaus "siapa kau adik kecil?" Thaus yang mendengarnya cukup marah "aku raja Thaus berani sekali kau mengejek ku?" sang dewa yang mendengarnya langsung mengeluarkan sebuah benda dan memunculkan sebuah bayangan "kenapa penampilannya berbeda?" Rai dan yang lainnya turun dan di iringi dengan Lulu di belakang Rai, tapi sang dewa malah menoleh ke arah Mika. Rai merasa aneh dan melihat sekeliling dia seolah-olah dengan mencari sesuatu "Rai? kau kenapa? apa ada yang mengusik hatimu?" Rai hanya menoleh ke arah Mika "mmmmmm......tidak lupakan aku hanya mencari keberadaan kecoa saja tadi aku merasakan hawa yang mencoba menekan ku" bawahan dewa yang mendengar nya langsung menoleh ke arah Rai 'kecoa!?' bawahan sang dewa langsung berdiri dan berlutut di hadapan Thaus "kepada raja Devillu bolehkah hamba meminta izin untuk adu kekuatan dengan orang yang di sana!" tampang percaya diri langsung mencolok keluar Rai yang melihatnya hanya membuang pandangan ke arah lain "SIALAN KAU ORANG AWAM!!!" bawahan sang dewa langsung menyerang Rai dengan ke mampuannya Rai yang melihatnya langsung berdiri dan menepis serangan bawahan sang dewa "hey...kau bisa melukai teman ku!" Rai langsung melepaskan aura Darkness dan membuat bawahan sang dewa, sang dewa dan semua orang langsung terjatuh dengan tekanan yang Rai lepaskan "masih ingin melawanku?" sang bawahan langsung meminta maaf kepada Rai dan mereka langsung pergi dan gagal bertunangan.
__ADS_1
Besok harinya Rai mengajari Lulu tentang elementer dan malam harinya Rai sibuk membuat pil saat pil sudah terbentuk Rai langsung melempar pil itu ke langit "ini dia saatnya...Mata Monster Iblis...WAKTU!" sebuah simbol jam langsung muncul di bawah kaki Rai sebuah cahaya mulai bersinar sebuah lambang jam bersatu dengan pil yang Rai buat tiba-tiba pil itu pecah menjadi tiga bagian Rai yang melihatnya tak tinggal diam dan langsung menciptakan bola gravitasi untuk membuat pil tak jatuh,di saat yang sama pil itu memperbaiki diri mereka sendiri dan membuat tiga pil yang berbeda.Rai langsung mengambil ketiga pil yang telah tercipta itu "ada tiga jenis dan aku rasa yang hanya memiliki sedikit corak adalah barang yang kurang bagus sedangkan yang memiliki banyak corak ini pasti yang terbaik!.akhirnya pil Waktu telah ku ciptakan uji coba ku berhasil!!!" Rai langsung pulang dan meletakkan ketiga pil itu di atas mejanya tapi di saat itu pula kepala Rai terasa pusing dan saat Rai duduk di kasurnya dia langsung pingsan.Tak lama Mika masuk dan melihat ketiga pil itu mika tertarik dan memakan pil mutu terbaik Rai dan saat menoleh ke arah Rai "haa kau ini selalu saja" di saat Mika menarik selimut untuk menyelimuti Rai tiba-tiba Mika tertegun dan pingsan.
__ADS_1