
Wulan pergi menghampiri Rai dan berterima kasih kepada Rai,Rai menganguk dan langsung Memegang tangan Wulan dan mengajaknya pergi ibu Wulan tersenyum melihat sifat Rai,Rai mengajak Wulan ke taman di perjalanan Wulan ingat apa yang di suruh oleh buk guru "o.iya Rai apa kamu sudah buat kartu kredit?" Rai menggeleng "memangnya kenapa?" Wulan menjelaskan "bukan kan ibu guru menyuruh kita membuat kartu kredit!" Rai ingat dan mengangguk "kalo begitu yuk kita ke bang buat kartu kredit dan langsung di isi aja" Wulan melihat kebawah "tapi aku gak ada uang?" Rai memegang tangan Wulan "kalo soal uang jangan di fikir kan,kan ada aku tenang aja!",saat pergi ke bank Rai melihat Chelsea dengan Stela dan memanggil mereka Stela berlari ke arah Rai "kak body guard mau kemana?" Rai menjawab "aku ingin ke bank apa kalian mau ikut?" stela tersenyum "pas sekali kami juga mau ke bank!"
__ADS_1
Sesampainya di bank mereka mengantri sambil menunggu giliran.beberapa jam kemudian beberapa orang masuk dan menodongkan
__ADS_1
senjata dan menyuruh semuanya duduk di tempat mereka Chelsea merasa takut dan pergi ke samping Rai,Rai tersenyum "tenang saja ada aku mereka hanya seonggok sampah aku bisa bereskan" beberapa menit kemudian salah satu anak buah nya datang"boss ada polisi yang mengepung tempat ini!!" dari luar seorang polisi perempuan berteriak "kalian menyerah la tempat ini sudah di kepung!!!" boss itu berteriak "kalian jangan mendekat atau kami akan membunuh semua sandera,kalo kalian ingin sandera semuanya selamat biarkan kami pergi tapi kami akan membawa beberapa sandera!!?" polisi perempuan itu menyuruh semuanya mundur,saat boss itu ingin pergi dia menyuruh Chelsea untuk berdiri dan seorang perempuan berambut ungu saat perempuan berambut ungu itu mau berdiri Rai langsung berjalan ke arah perampok itu "aku saja jadi sandra satu lagi!" seolah perampok itu terkejut dan menyuruh Rai kembali ke tempatnya Rai hanya menggeleng tiba-tiba slah satu prampok mengeluarkan pistol dan mengarahkannya ke Rai,Rai tidak takut sama sekali Rai berkata di dalam hatinya 'hanya senjata itu sangat mudah ku hindari' saat perampok itu menembak Rai menghindari pelurunya saat ingin menghindari dia melihat ada seorang perempuan di belakangnya dan terpaksa Rai menerima peluru itu untungnya Rai menepikan tembakkan peluru dan tidak mengenaki tulangnya.Akhirnya dengan terpaksa para perampok itu mambawa Rai dan Chelsea.
__ADS_1
Sesampainya di kantor Rai bertanya kepada Kiria "bagai mana kabar ku teman ku?" Kiria tersenyum "aku baik tapi luka lama yang kudapatkan saat misi dulu belum juga sembuh!" Rai heran "bukan kah saat kau di tanya guru katamu sudah sembuh kenapa sekarang belum?!" Kiria melihat Rai "aku berbohong dengan guru agar aku bisa bertugas dan melindungi banyak orang!" Rai menggeleng mendengar kata-kata dari Kiria dan lalu Rai marah kepada Kiria "Kiria apa kau tak tau kalo ada yang terjadi sesuatu padamu siapa yang paling cemas guru kan,siapa nanti yang akan khawatir guru kan seharusnya kau jujur kepada guru bukan malah berbohong!" Kiria terdiam "benar apa kata mu Rai tapi kalo orang banyak dalam bahaya di depan ku apa yang bisa aku lakukan jika aku dengan guru tolong mengerti Rai!" lalu Rai tau melihat sifat Kiria "apa ada seseorang yang kau suka Kiria?" Kiria terdiam dan lalu mengangguk dengan pelan saat mengangguk Rai tertawa sampai berguling-guling di lantai Kiria yang melihatnya mulai kesal,lalu Rai berdiri "aku bercanda tapi memang lucu kau berani membohongi guru demi seorang perempuan? kan aneh!" Kiria berdiri "kau tidak tau Rai karna perempuan itu aku bisa hidup sampai sekarang!!" Rai terdiam setelah Kiria mengatakan itu "maksud mu apa Kiria?" kiria melanjutkan perkataannya "begini,saat misi aku sudah sampai di luar labotorium itu saat labotorium itu meledak aku terpental dan tak bisa bergerak karna terkena ledakan itu perempuan itu memapahku sampai tempat puskesmas karna dia aku masi hidup.tapii.." Rai terheran "tapi kenapa Kiria?" Kiria melepas bajunya "luka dari pedang seseorang yang menyerang perempuan itu membuat ku tidak bisa menggunakan jurus apa pun!" Rai melihat luka yang cukup panjang yang di sembunyikan dan di tutuppi oleh baju Kiria dan Kiria rela menahan raa sakit demi anggota kepolisian lain,karna melihat itu Rai tersenyum lalu dia berjalan ke punggung Kiria lalu meletakkan tangannya di atas punggung Kiria dan menyembuhkan lukanya,saat menyembuhkan luka Kiria asap hitam keluar dari luka itu Rai terus mendorong kekuatannya untuk menyembuhkan luka Kiria dan seketika terjadi ledakan di dalam ruangan Rai terpental dan menghantam lemari sedangkan Kiria tehantam tembok,lalu luka nya Kiria mulai mengecil dan mulai membaik lalu Rai memberikan sebuah kertas kepada Kiria "cari tumbuhan itu dan lalu campurkan dan minum itu akan mengembalikan kekuatanmu" Rai lalu keluar dari ruangan Kiria berterimakasih kepada Rai dan Rai menoleh "Kiria aku ini teman mu tidak usah berterimakasih itu lah gunanya teman menolong teman yang sedang terluka atau sedang membutuhkan!" lalu Rai pergi dari ruangan dan keluar dari kantor polisi saat keluar Rai berfikir "kalo luka Kiria seperti itu karna sebuah pedang pasti itu pedang kegelapan yang harus aku hancurkan!" Rai memasukkan tangannya ke saku celananya dan segera pergi kembali ke Fila.
__ADS_1