
Rai hanya tertegun saat tau kalo dia telah tidur selama tiga hari dan dia melihat ke arah adik kecilnya yang tertidur lelap karena letih menjaganya.
Besoknya Rai kembali ke rumah dan Rai langsung masuk ke kamar dan mengunci pintu kamarnya "aku tak bisa terus begini aku harus menjadi seperti dulu lagi hanya karena satu peluru sudah bisa menjatuhkan ku selama tiga hari ini sungguh memalukan" tiba-tiba Rai terlempar ke alam bawah sadarnya "kenapa aku bisa ke sini?" monster Serigala mulai menampakkan dirinya "kau konyol jika aku tak menolong mu mungkin kau telah mati" Rai menoleh ke arah monster serigala "apa maksudmu?" monster serigala berbalik "sebenarnya kau pingsan karena tekanan kekuatan ku aku menahan peluru yang ada di tubuhmu agar tak mengenai jantungmu dan jika aku tak menahannya maka kau telah mati dari tiga hari lalu!" Rai tersenyum "terimakasih kau telah menyelamatkan ku" monster serigala mengintip ke arah Rai "jangan berfikir aku telah menerima mu aku hanya melakukannya karena kita satu nyawa" Rai mengangguk "baiklah terimakasih banyak aku kembali dulu ada sesuatu yang ingin ku pelajari setelah itu kau tak perlu panik setelah aku mempelajarinya jangankan peluru.nuklirpun takkan sanggup membunuhku" Rai tersenyum dan pergi dari alam bawah sadarnya.
__ADS_1
Rai mulai membuka mata monster iblis nya dan langsung berlatih tubuh monster iblis.beberapa hari Rai tak keluar dari kamar membuat Kiara dan Kai cemas dan mereka selalu menunggu di depan pintu kamar kakaknya menunggu untuk Rai keluar dari kamarnya.besoknya Rai keluar dan pergi ke kamar mandi "sudah hari apa ini?" Rai menoleh ke arah kalender "sudah 5 hari ya?" Rai berjalan ke kamar mandi sambil membawa handuknya "baiklah" Rai berjalan masuk ke dalam kamar mandi dan langsung mandi.
beberapa menit kemudian Rai keluar dari kamar mandi dan berjalan ke kamarnya 'haaa aku telah mendapatkan kekuatan ku kembali dan juga telah menghentikan ayah Chelsea berubah menjadi boneka kegelapan,aku juga telah menggagalkan misi pembunuhan kedua adik ku jadi tinggal satu masalah yaitu membunuh akar masalah!' Rai berjalan lebih cepat menuju kamarnya dan mengambil sebuah topeng di dalam lemari nya 'ini dia topeng pemberian kakek padahal aku tak berniat memakainya tapi ini untuk identitas palsuku' Rai menyiapkan sebuah jubah hitam juga agar identitasnya sebagai pembunuh tidak di ketahui.
__ADS_1
Tak butuh waktu lama Rai sampai di kawasan rumah manajer Gou dan Rai duduk sambil mengamati di atas pohon "biar aku lihat kau sedang apa mangsa mu?" di saat Rai mengintai sebuah mobil datang dan beberapa orang turun dan membawa sebuah karung "apa yang mereka bawa itu?" Rai yang menjadi curiga akhirnya memutuskan mengintip lebih dekat lagi,pengawal itu membawa karung itu ke sebuah gudang dan membukanya, saat mereka membuka karung itu Rai terkejut terlihat adik kecilnya yang sedang tak sadarkan diri Rai langsung keluar dari persembunyiannya dan memenggal kepala bawahan manajer Gou "hehe...padahal pedang ini ku siapkan untuk memenggal kepala Gou ya sudahlah" Rai melempar pedang yang ada di tangannya dan berbalik "kau tunggu di sini ya adik ku aku akan segera kembali!" Rai mengibaskan tangannya dan sebuah pedang keluar dari tangannya "Gouuuu waktunya tidur..." Rai berjalan menuju kamar manajer Gou,tapi di setiap jalan banyak pengawal yang berjaga seakan-akan Gou telah tau rencana Rai jadi Rai terpaksa menghabisi semua bawahan dan pengawal Gou sampai tak bersisa satupun Rai terus berjalan ke kamar Gou dan menendang pintu kamar Gou "Gouuuuu....waktunya tidur....." Rai mengayunkan pedangnya dan semua yang ada di dekat pedang itu berhamburan bahkan hancur dalam sekejap "jangan takut ini tak menyakitkan sama sekali..." Rai melesat dan memenggal kepala Gou dalam waktu singkat "selamat malam dan mimpi indah" Rai tak selesai di sana Rai menarik mayat Gou dan membakar mayat beserta roh Gou "Aku sebenarnya ingin menyiksamu lebih lama tapi aku ada urusan yang penting jadi sampai di sini saja ya" Rai berjalan meninggalkan kamar Gou dan berjalan ke tempat gudang di mana adiknya iya tinggalkan,tapi saat sampai di sana terlihat seorang perempuan berambut putih yang sedang menjaga adiknya "siapa kau?" perempuan itu berdiri dan melesat ke arah Rai,Rai yang melihat itu langsung waspada tapi perempuan itu hanya melesat dan pergi dari rumah Gou Rai yang melihat kejadian itu masih heran apa yang terjadi "siapa perempuan itu di kehidupan ku yang lalu aku tak pernah bertemu dengannya?" tak berfikir lama Rai menggendong Kiara dan membawanya pulang.
Saat sampai di rumah semua orang kelihatan panik dan saat semua orang sampai semuanya terdiam sejenak dan langsung berlari ke arah Rai bukan menyambut mereka merebut Kiara dari Rai dan menendang Rai,Rai terjatuh dan hanya bisa melihat ke arah pelayang yang menendangnya 'apa....apa yang sebenarnya terjadi?' para pelayan membawa Kiara masuk dan meninggalkan Rai di luar dan tak lama hujan turun cukup deras Rai masih terpaku melihat kejadian itu tapi Rai menggeleng dan berdiri dari tempatnya "apa yabg sebenarnya terjadi?" Rai berbalik dan melangkah pergi dari rumahnya dan berjalan pergi menjauh,dari dalam rumah semua pelayan merasa menyesal dan juga cemas akan diri Rai tapi ayah Rai turun dari lantai atas dan tersenyum ke arah para pelayan "tenang la semuanya Rai akan baik-baik saja setelah ini kita akan membiarkan dia sebentar dan aku ingin melihat seberapa tangguh anak itu dan ini juga sebuah hukuman untuk dirinya" di sisi lain Rai masih berjalan dan berfikir apa kesalahan yang iya perbuat dan dia terhenti di sebuah gang "kenapa aku malah sedih bukan kah aku akan melarikan diri dari rumah suatu saat nanti seharusnya aku senang karena aku tak perlu payah-payah lagi kabur dari rumah" di saat Rai berbalik terlihat dua orang pria sedang menyeret seorang perempuan yang tak lebih muda dari Rai Rai langsung berlari ke arah orang itu menendangnya "apa yang ingin...." dari belakang gadis itu menempelkan saputangan yang mengandung obat tidur di mulut Rai yang membuat Rai terjatuh dan tertidur pulas kedua pria itu langsung membawa Rai ke dalam sebuah mobil dan pergi.
__ADS_1