
Setelah sampai di tempat kost, tasya dan mawar segera masuk ke kamar masing masing, dan mereka segera mandi dan membersihkan kamar kost mereka.
Bella pun yang melihat tasya yang begitu lemas dengan luka di mana mana tak tega melihatnya dia pun segera merebut sapu lantai yang di pegang oleh tasya.
" sini sapunya sama aku saja" ucap bella sambil menarik sapu milik tasya.
" loh bell, kok di ambil sih kan aku mau bersih bersih, mau nyapu, malah kamu ambil sapunya, kalo mau main atau curhat nanti saja lah, mau nyapu" ucap tasya keheranan.
" yang harusnya curhat itu kamu tasya, kenapa kamu bisa kayak gini, ya udah kamu istirahat dulu biar aku yang gantiin kamu bersih bersih okey" ucap bella tersenyum.
" makasih ya, sahatku yang tak terlihat" ucap tasya sambil mencubit hidung bella.
" apaan sih sya dasar ya kamu, kalo udah meninggal biar jadi kayak aku" balas bella.
Setelah itu bella pun menyapu dengan rajinnya, tasya yang melihat bella nyapu hanya menahan tawa saja, agar tidak menyakiti hati bella nantinya.
Mawar pun datang ke kamar tasya, melihat bella yang sedang menyapu juga membuat geli hati mawar saja, tapi jika tertawa nanti si bella malah marah lagi sama dia.
" nggak kok bell, gue cuma nengokin tasya doang kok, sensi amat sih lo jadi setan !! " ucap mawar sambil menahan tawanya.
Setelah bella selesai menyapu mereka segera menonton tv bersama yang bergenre horor dan misteri yang berjudul, " suara di kegelapan malam gulita".
Saat sedang seru seru nya menonton namun tv nya malah di matikan dengan mawar entah dia takut atau apa.
" kenapa di matiin sih war, sedang seru seru nya juga, udah sini remotnya aku mau lihat kelanjutannya, siniin kasih aku remotnya" ucap tasya sambil merebut remot kontrol yang di bawa oleh mawar.
" nggak, nggak boleh, gue takut ih, serem, ceritanya aja di kamar kost kayak kita, terus dengar suara aneh lagi, pokoknya gue nggak mau tau, maunya yang genre romantis titik" ucap mawar dengan tangan bergetar.
" iya iya, ganti genre romantis, udah jangan gemeteran gitu war, santuy aja gitu" ucap tasya tertawa melihat tubuh mawar bergetar.
" lo enak sya ada yang jagain, yang jagain juga setan mana berani setan nakut nakutin bella, la gue sendiri nggak ada yang jagain takut tau nggak" ucap mawar bercurhat.
Setelah puas melihat sinetron yang di lihat, mereka segera mematikan televisi.
" ya udah ya sya gue balik ke kamar gue dulu, jaga diri baik-baik baca doa sebelum tidur, biar nggak mimpi kaya tadi siang, sampei keluar darah okey" ucap mawar.
" tenang, gue nggak bakal kayak gitu lagi kok, tapi yang harus hati-hati sekarang itu lo, siapa tau aja nanti pas di kamar, di gentayangin kayak gue" balas tasya menakut-nakuti.
" gue balik dulu" ucap mawar tak mengubris apa yang di ucapkan oleh tasya.
Mawar pun langsung merebahkan badan di kasur namun dia mendengar suara aneh.
" mawarrrrrr...... mawarrrrrr...... bruk.... tuk.... brak...." ada suara yang seperti memanggil mawar dan seperti ada benda yang jatuh di sekitar kamar mawar itu.
Mawar pun menoleh, namun tetap tidak ada barang jatuh mau pun orang, dia pun mulai ketakutan, namun dia hanya berpikir positif jika itu hanya perasaan dia saja.
__ADS_1
Namun suara itu semakin terdengar jelas di telinga mawar, keringat dingin mulai bercucurang di kening mawar, angin dingin pun menusuk ke pori-pori mawar.
Semakin jelas saja suara menakutan itu, kadang kadang ada yang menjerit, tiba-tiba ada yang menangis dan juga ada suara seperti mobil yang menabrak orang.
Mawar pun semakin takut, dia pun langsung menggedor- gedor pintu kamar tasya yang sudah terkunci dari dalam.
" tasya.... tasya.... tasya....tolongin gue sya tasya bukain pintunya tasya" teriak mawar dari luar kamar tasya.
tasya yang mendengar mawar berteriak -teriak pun segera membuka pintu kamarnya dan terlihat mawar sudah tersungkur lemas tak berdaya di lantai.
" ya allah, mawar kenapa dia pingsan di sini sih, bell....bella bantuin aku dong bell" ucap tasya berteriak keras pada bella yang sedang tidur dengan pulas di ranjang.
Mereka pun segera mengangkat tubuh mawar dan meletakkannya di sofa milik tasya.
Terlihat mawar seperti sedang ketakutan, entah ketakutan apa, namun hal yang terpenting dia tidak apa-apa dan cepat siuman itulah yang ada di dalam hati tasya.
Tak lama kemudian mawar pun terbangun dan berusaha untuk duduk.
" ini war minum dulu, habis itu baru cerita sama gue kenapa elo bisa kayak gini" ucap tasya merasa kasihan pada mawar.
" gue takut sya, gue takut sama suara itu tadi gue denger suara suara aneh seperti jeritan, menangis, atau apa gitu pas di kamar kost pokoknya gue takut" ucap mawar gemetaran.
" lo lagi nggak halu kan war, apa jangan jangan karna elo tadi lihat film horor jadi kebawa mimpi deh, mangkanya jangan takut banget sama setan" ucap tasya ragu.
" nggak sya, kalo ini gue nggak halu, ini beneran ini itu beneran sya, gue takut banget, apa jangan jangan itu emang bener suara setan yang lagi nakut nakutin gue" ucap mawar dengan muka pucat pasi dan gemetar.
" lo aja tadi bilang sama gue baca bismillah, biar nggak kayak tadi siang mimpi sampe berdarah- darah iya kan" tambah tasya mengingatkan mawar dengan omongannya.
" ya udah sekarang tidur aja ya udah malem tidur di kamar gue aja tidur sama gue gimana mau kan" tawar tasya pada mawar.
" gue belum bisa tidur ni sya, kita nonton televisi aja yuk tapi jangan yang serem serem gue takut, kita lihat yang lucu-lucu aja ya" ucap mawar sambil meraih remot.
" untung aja tasya nawarin untuk tidur di kamarnya malam ini, kalo enggak bisa bisa nggak tidur satu malam ni gue" ucap mawar dalam hati sambil tersenyum.
" jangan ngebatin war, kalo mau ngomong, ngomong aja jangan ngebatin, bisa sakit nanti kalo di simpen di dalem hati aja" ucap tasya menggoda mawar.
" hah, enggak siapa yang ngebatin gue lagi lihat televisi kok nggak ngebatin" ucap mawar salah tingkah karna tasya mengerti apa yang sedang dia katakan dalam hati.
" dasar si mawar, mau bilang aja pekei malu malu segala, jadi geli geli sendiri deh aku" ucap tasya dalam hati sambil tersenyum geli melihat sahabatnya itu.
Mereka pun akhirnya tertidur di sofa dengan keadaan televisi masih menyala.
*
*
__ADS_1
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
Berambung.........
Notes :
Hallo temen temen jangan lupa ya.......
LIKE, LOVE, dan KOMENTAR setelah membaca cerita aku ini.....
__ADS_1
Terima kasih semua........ 😊😚😘💋