
Hari pun semakin larut, rumah sakit itu pun mulai terlihat menakutkan, di tambah hawa dingin yang masuk dari sela sela jendela dan fantilasi ruangan, tasya pun segera menutup matanya, namun entah mengapa matanya seakan akan sulit sekali untuk di pejamkan. Tasya pun kembali membuka matanya.
Terlihat sepasang dua mata yang sedang memperhatikannya, ya siapa lagi kalau bukan dedemit penghuni rumah sakit yang sedang ia tempati saat ini, kehidupan tasya memang bisa di bilang sangat berat, setelah masalah yang satu selesai, pasti akan ada masalah baru yang datang kembali menghampiri.
Tasya pun berusaha mengikuti mahluk itu, namun tiba-tiba mahluk itu pun menghilang entah kemana perginya, tasya pun kembali merinding, bulu kuduknya seakan berdiri semua, tidak ada orang di lorong itu, hanya ada kesepian dan kesunyian, dan lampu yang menyala juga sangat sedikit, dari sebelas lampu, mungkin hanya tiga atau empat yang masih menyala, dan tentu lampu segitu tidak bisa menerangi lorong yang sangat luas itu.
Tasya pun berlari lari kecil meninggalkan lorong berhantu itu, dia sudah sangat full ketakutan sekali, entah mengapa kejadian saat di kamar mandi seperti terulang kembali kepadanya bedanya hanya di saat itu di kamar mandi dan ini dia sedang ada di lorong berhantu, gelap dan sangat sunyi itu.
" Hahahahahaha, tasya kou takkan bisa lari dari aku, hahahaha... Hahahaha....."
" Siapa itu?, tolong...tolong....ivan tolong aku van!, ya allah gimana ini" ucap tasya sambil berlari dan terus mengeluarkan air matanya.
" mau kemana kamu tasya hahahahaha,"ucap hantu itu sambil melayang menuju ke tasya. Hantu itu mendekat dan langsung mencekek leher tasya dan mendorong tasya hingga kepalanya terkena dinding dengan keras
Tasya pun sangat ketakutan, dia pun membaca surah tiga qul, yaitu An-naas, Al-falaq, dan Al-ikhlas.
An-naas.....
قل اعوذ بربّ النّاس. ملك النّاس. اله النّاس. من شرّ الوسواس الخنّاس. الّذي يوسوس في صدور النّاس. من الجنّة والنّاس.
Artinya :
Katakanlah, " aku berlindung kepada tuhannya manusia.
Raja manusia.
Sembahan manusia.
Dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi.
Yang membisikkan kejahatan di dalam dada manusia.
Dari (golongan) jin dan manusia".
Al-falaq....
قل اعوذ بربّ الفلق. من شرّ ما خلق. ومن شرّ غاشق اذا وقي. ومن شرّ النّفّثت في العقد. ومن شرّ حاسد اذا حسد.
__ADS_1
Artinya :
1.katakanlah, "aku berlindung kepada tuhan yang menguasai subuh (fajar).
Dari kejahatan mahluk yang di ciptakan.
Dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita.
Dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul talunya.
5.dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki".
Al-ikhlas....
قل هو الله احد. الله الصمذ. لم يلد ولم يولد. ولم يكن لّه كفوا احد.
Artinya :
Allah tempat meminta segala sesuatu.
Allah tidak pernah beranak dan tidak pula di peranakkan.
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan dia."
Surat surat di atas adalah surat untuk meminta pertolongan juga, jadi jika kalian merasa takut akan mahluk astral, kalian baca saja surah tiga qul, insya allah kalian akan merasa takut lagi dan akan berani.
Hantu itu pun kepanasan, dan tiba-tiba hilang terbakar dengan jangka waktu sangat cepat, sedangkan tasya, dia telah tergulai lemas dengan kepala yang berlumuran darah, hantu itu memang sangat menginginkan tasya mati dan binasa dari kehidupan dunia ini.
Tiba-tiba pandangannya gelap, terlihat seorang ber jas putih datang menghampirinya. Namun dia tidak tau siapa dia, karna sebelum memperhatikan dia telah menutup matanya alias dia telah pingsan.
Dua jam kemudian....... ⏰⌚
Tasya pun terbangun, terlihat enam mata yang sedang memperhatikannya dengan tatapan khawatir dan sangat cemas, dan mereka pun tersenyum dan mengucapkan alhamdulillah ketika tasya telah sadar.
__ADS_1
" Alhamdulillah tasya elo udah sadar yah" tanya mawar sambil memegangi tangan tasya sambil berderaian air mata.
" jangan nangis war" ucap kevin meledek.
" apaan sih kamu itu vinn...!" balas mawar.
" sya, aku seneng banget kamu udah sadar, aku itu khawatir sama kamu, kamu kenapa jalan sendiri tadi, kenapa nggak hubungin aku aja sya" tanya ivan dengan raut muka cemas.
Mereka pun duduk sambil mengobrol namun tasya terap masih berdiam diri sambi menamati ivan, mawar dan kevin secara satu per satu, mawar yang merasa aneh dengan sikap tasya dia pun mulai menginterogasinya. " Sya lo kenapa diem aja sih, nggak ngomong sepatah katapun juga, ini elo kan sya, bukan mahluk halus, iya kan sya" tanya mawar.
" jangan tanya kayak gitu dulu dong yank, tasya lagi sakit belum bisa mencerna omongan kamu yang cerewet itu, udah dong biarin tasya istirahat dulu" ucap kevin.
" enak aja bilang aku cerewet, kamu tuh yang kayak gitu mungkin huh" balas mawar.
" jangan marah dong yank" ucap kevin.
" okey aku nggak akan marah tapi nanti pulang aku beliin es krim, mie ramen, vaksi aci, bakso petir, sama lemon tie yah"
" hah banya bener kamu makannya"
" terserah kamu, aku marah sama kamu"
" udah vin beliin aja, dari pada dia ngambek nanti, katanya elo habis dapet bonus dari big bos" ucap ivan sambil tersenyum senyum. Setelah ivan berbicara tentang bonus mawar pun langsung melotit ke arah kavin.
" iya, nanti aku beliin sayang, huft... Ternyata emang permintaan cewek itu tebelnya melebihi buku paket enam semester yah" ucap kevin pelan agar tidak terdengar mawar. " eh kalian gimana sih, si tasya kok nggak di ajakin ngobrol kan kasian dia harus ngelihatin kalian aja dari tadi, emang dasar bucin tau nggak kalian ini" ucap ivan dengan meledek.
Tasya pun tersenyum melihat ketiga orang itu bertengkar kecil di hadapannya, dia merasa nyaman di dekat mereka, entah mengapa, dengan melihat orang tertawa dan tersenyum seakan hatinya sangat nyaman dan bahagia.
" tasya, gimana keadaan elo, baik baik aja kan, apa masih ada yang sakit" tanya mawar dengan raut muka sedih, cemas dan khawatir.
" saya udah nggak kenapa - kenapa kok, cuma rada sedikit pusing saja, pasti nanti kalo udah istirahat yang cukup saya akan sembuh kembali seperti semula, maaf ya saya udah merepotkan kalian, maaf banget, saya jadi menyita waktu kalian deh, jadi nggak enak saya sama kalian semua, kalian memaafkan saya kan?, mbak, mas, kok kalian jadi bengong sih kenapa ada apa sebenarnya" tanya tasya pada ivan, mawar dan kevin.
" sya elo kenapa sih, nggak usah minta maaf sama kita bertiga, kita kan sahabata kamu, jadi jangan minta maaf yah, dan satu lagi jangan bicara secara formal kayak gitu" ucap mawar agak curiga dengan si tasya.
" Sa-ha-bat ? " tanya tasya terbata bata.
" iya sahabat, kita kan udah lama bersahabat jangan pura pura lupa deh sya" ucap mawar.
__ADS_1
" MAAF SAYA TIDAK MENGENAL KALIAN "
Deg.....