
Bella pun ikut bergabung dengan tasya dan silla yang sedang menonton film horor yang di adaptasi dari novel yang di tulis oleh risa saraswati di televisi sambil memakan cemilan yang sudah tersedia di meja tamu.
Tiba-tiba rasa penasaran pun merasuk dalam diri tasya, dia sangat penasaran kenapa laki-laki itu sampai tergoda dengan silla, padahal silla adalah anak baik-baik selalu memakai pakain yang tertutup.
Tapi tasya enggan bertanya pada silla, takut silla nanti sedih dan mengingat masa masa saat dia masih hidup dan saat di ******* oleh laki laki bejat itu.
Mawar pun datang dengan membawa cemilan yang banyak, dan tentu itu untuk silla gadis kecil adik dari bella itu.
" wah kak mawar bawa cemilan banyak banget, aku mau dong kak cemilannya" ucap silla sambil merengek seperti anak kecil.
" iya boleh, yang penting kamu nggak boleh berubah jadi serem, nanti kak mawar takut sama kamu dan cemilannya nanti di makan sama kak tasya semua" ucap mawar.
" ya aku nggak bakal jadi serem kan kak, aku kan meninggal nya nggak di bunuh, tapi aku kan meninggal di...." ucap silla tidak di lanjutkan karna dia sangat sesak jika mengatakan kalau dia di ******* temannya.
Silla pun perlahan menitikkan air matanya, dia mulai menangis mengingat kejadiam itu semua, rasanya ingin dia marah, namun itu semua tidak ada gunanya, dia tetap saja tidak bisa hidup kembali.
" silla kalo kamu mau cerita sama kakak cerita aja, mereka pasti juga penasaran sama kamu, kamu cerita ya dek biar kamu bisa lega" ucap bella dan di jawab anggukan oleh silla.
Flashbeck On...
" mas saya mau minta tolong dong, sepeda saya rusak boleh pinjam hendfon nya nggak buat hubungin mama saya" ucap silla.
Orang itu tetap diam dan menatap silla dan silla pun di bawa ke gedung tua yang berada tak jauh dari tempat mereka.
Laki-laki itu pun mendekati silla, tangan nakalnya pun meraba setiap inci tubuh silla, silla pun memberontak karena laki-laki itu mulai menyentuh bagian V silla.
Silla pun menjerit ketika laki-laki itu telah berhasil membobol keperawanannya, tidak sampai di situ, laki-laki itu melakukan hal itu berkali-kali dan silla pun menghembuskan nafas terakhirnya dengan keadaan telanjang.
Laki-laki itu pun kaget saat melihat silla sudah tak bernyawa lagi ia pun mengubur silla tepat di bawah lantai di gedung tua itu, dan sekarang jasad silla masih belum di temukan oleh polisi.
Flashbeck Of.....
Mereka bertiga pun kaget mendengar cerita silla, laki-laki yang sudah membunuh silla dan dia malah mengubur silla di dalam tanah dengan tubuh tanpa sehelai kain pun.
Silla pun menatap tasya, dan memohon padanya agar dia mau menolongnya, dia tidak tenang dan dia ingin jasadnya di kebumikan dangan layak seperti pada umumnya.
" setelah laki-laki itu di temukan dan sudah di penjara dan di hukum apa kamu akan pergi meninggalkan kakak dek, jawab dek?" tanya bella sambil meneteskan air matanya.
" tentu kak, karna aku tidak di takdirkan untuk menetap di bumi, beda dengan kakak, kakak sudah di takdirkan oleh tuhan untuk berada di bumi ini" ucap silla menjelaskan.
Mereka pun berpelukan antara satu sama lain, kesedihan terpancar dari raut muka mereka, sungguh iba rasanya hati tasya saat melihat kedua kakak beradik itu berpelukan.
" kenapa jadi sedih sih, heppy dong, katanya silla mau makan cemilan, kan udah kak mawar bawain ini" ucap mawar sambil mengambil cemilan yang ia bawa.
Mereka pun tertawa mendengar celotehan mawar dan di lanjutkan menonton televisi di temani dengan cemilan dari mawar.
Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamar tasya yang tidak lain adalah ivan dan kevin, mereka datang sambil membawa cemilan banyak kesukaan tasya dan mawar.
__ADS_1
" eh ivan, kevin, kalian tumben dateng kesini mau apa, Mm... dan kenapa kok bawa makanan banyak banget udah kayak mau pesta aja" tanya tasya pada mereka berdua.
" kita emang mau pesta entar malem, mau bakar bakar jagung, emangnya mawar nggak bilang sama kamu, kok sampe kamu kaget gitu" tanya ivan dengan bingung.
" Hah... pesta, mawar nggak bilang apa apa tu, lagian kalo kalian pesta di sini bisa bisa anak kost pada gangguin kalian, kalian mau di gangguin sama mereka" ucap tasya.
" kita tinggal bilang aja, kita cuma mau party berempat gitu, kalo gue yang bilang pasti mereka nurut lah, pokoknya nggak usah khawatir sama cewek cewek itu" sahut kevin.
" enak aja nanti kalo ibu kost lihat ada cowok di kost cewek, bisa bisa gue sama mawar dong yang kena" timpal tasya tak mau kalah.
" udah biar gue yang izin sama ibu kost, kalian siapin aja peralatannya, sama tendanya biar gue yang ke rumah ibu kost" ucap mawar.
" ya udah deh kalo gitu" kata tasya mengalah.
Setelah itu mereka berdua pun masuk dan bergabung menonton televisi bersama bella dan silla, tiba tiba kevin pun bertanya pada silla tentang cerita pembunuhannya.
" kevin kok kamu tanya itu sih" tegur mawar.
" Eh nggak papa kok kak mawar, kak tasya yang ceritain aja ya, aku lagi capek buat ngomong" ucap silla berjalan pergi.
" kamu sih kev, jadi silla pergi kan, kamu sih pakek acara tanya segala " ucap mawar.
" ya aku nggak tau sayang" jawab kevin yang membuat pipi mawar menjadi merah.
" jadi gini kev, pas silla pulang sekolah, sepadanya itu mogok jadi dia minta bantuan sama orang yang ada di seberang jalan yang tak lain adalah temennya sendiri, tapi orang itu malah diemm aja nggak ngejawap silla.
Terus dia natap silla, silla di seret deh ke gedung tua, terus dia ngejalanin tu aksinya, dan dia itu ngelakuin itu berkali kali, sampai silla itu bener bener meninggal dunia.
" ya udah kalo gitu kita langsung lapor polisi aja, biar polisi geledah gedung tua itu, kan lebih mudah si cowok itu ketangkep yakan" sahut ivan memberikan ide.
" aku juga udah berfikir kayak gitu van, tapi kalo kita lapor ke polisi, nanti polisi itu akan tanya kok bisa kita tau kalo ada mayat di dalam tanah, bisa bisa polisi nyangka kalau kita yang bunuh silla" ucap tasya kahawatir.
" kamu nggak usah khawatir sya, kita bilang aja kalau kita nyium bau bangkai di gedung tua itu, polisi pasti akan percaya" jawab ivan menampik kekhawatiran tasya.
" bener sih yang ivan bilang, tapi nanti kalo polisi nanya ngapain kita ke gedung tua itu, kita harus jawab apa sama polisi" tanya mawar sedikit khawatir dan cemas.
" kita jawab aja kalo kita lagi ngevlok atau buat konten di chanell youtube kita aja, pasti polisi percaya seratus persen tu sama kita, setuju nggak" sahut kevin memberi ide.
*
*
*
*
*
__ADS_1
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
*
Bersambung............
Notes :
Hallo temen temen, apa kabar ni......???
di masa pandemi gini kita harus rajin cuci tangan ya, semoga Allah selalu melindungi kalian semua di sana.....
Jangan lupa juga untuk tekan tombol
LIKE, LOVE, dan KOMENTAR setelah membaca novel aku ini, karna dukungan kalian sangat berarti untuk aku .........
Terima kasih semua, inget ya rajin olahraga dan selalu mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, biar nggak kena virus CORONA, dadah semua...... 😊😚😘💋
__ADS_1
Aku cinta sama kalian semua.... 😍😍
Jangan lupa balas cintaku juga..... 💖💕