Sarada Sang Mafia Tokyo

Sarada Sang Mafia Tokyo
Sang mata merah beraksi


__ADS_3

hari sudah malam dimana aku pun harus siap - siap untuk melakukan penyerangan terhadap mafia ular dan aku juga memakai baju biasa akan tetapi dengan memakai kecamatan agar mereka tidak tau siapa aku yang sebenernya. Pasukan mafia legenda juga sudah siap untuk membantu aku kapan pun di butuhkan saat dalam bahaya. ini masalah tentang masalah nyawa yang harus di pertahankan dan juga membalaskan dendam karena sudah mencoba meracuni bos dari mafia yang terkenal.


kini aku gak memandang buluh karena sudah tertutupi boleh kemarahan yang besar sekali oleh sebab itulah aku gak perduli kalau harus membunuh semuanya. tekat ku yang sudah bulat gak bisa di ganggu gugat oleh sebab itulah sampai ada yang berani mempermainkan aku maka aku gak akan memaafkan orang tersebut. Aku pun juga sudah siap jadi tinggal berangkat saja akan tetapi bilang aku menghabisi kakak kandung dari aleksa mungkin dia akan marah kepada ku dan tidak dapat memberikan harapan nya lagi kepada ku oleh sebab itulah aku akan melakukan jalan lain.


mafia ular berdiri sudah sejak mafia legenda ada oleh sebab itulah zaman dulu dua mafia ini sangat ingin bersaing satu sama lainnya dan mencari tau siapa yang terbaik di antara lain nya. Karena mafia legenda kalah di masa lalu kini aku harus mengembalikan kehormatan nya mafia legenda yang sudah di injak-injak seenaknya saja. karena aku orang nya gak memanfaatkan sama sekali oleh sebab itulah tekat ku sudah bulat untuk membunuh semua anggota mafia ular kalau perlu tidak ada yang tersisa sama sekali. Kini aku mulai berangkat bersama dengan mafia legenda ku menuju markas rahasia mafia ular tersebut.


Aku keluar dari kamar ku dan mulai menuruni anak tangga satu demi satu dengan langkah yang mantap sekali oleh sebab itulah aku sangat percaya diri sekali untuk malam ini. Aku menggunakan dobelan jubah yang berlambangkan mafia ku sendiri serta pedang samurai yang ada di pinggang kanan ku. Pintu utama sudah di buka oleh pengawal ku dan si sana juga ada montor ninja ku yang juga sudah di siapkan jadi tinggal perjalanan saja. Aku pun segera berangkat karena takut tidak ada waktu sama sekali untuk melawan mafia ular tersebut.


Sang mata merah kini beraksi untuk menjalankan tugasnya tersebut dengan api yang membara sekali oleh sebab itulah aku merasa kalau para dewa membantu ku dalam misi kali ini. Angin malam mulai menyapu bersih jalanan dan memberikan aku jalan yang bener serta di belakang pasukan mafia legenda ku juga ikut serta dalam ambil peran kali ini. Sesampainya aku di sana dimana aku menyuruh anak buah ku untuk bersembunyi dulu kalau waktu pas kalian boleh muncul.


saat aku masuk ke dalam dimana semuanya langsung melihat ku dan melihat jubah yang ada mafia legenda nya tersebut, tanpa pikir panjang dimana mereka langsung mengeluarkan senjata nya serta mulai menghajar ku akan tetapi aku sangat santai sekali karena belum saat nya aku untuk menyerang itu. Tiba - tiba saja ada orang yang gak sengaja menyenggol kecamatan ku dan membuat mereka melihat mata merah ku yang sesungguhnya. Awalnya mereka tidak percaya kalau legenda yang pernah di bicarakan kini menjadi kenyataan sama sekali dan di sana aku mulai mengeluarkan samurai ku serta membuat mereka takut bukan mainnya.


Aku pun menghabisi anak buah nya dengan sangat brutal sekali entah itu laki-laki ataupun perempuan pokoknya aku habisi saja dan setelah itu aku langsung berlari ke gedung yang paling atas sekali untuk mencari keberadaannya sang bos besar sendiri. Firasat ku merasakan kalau ini adalah trik dari sang bos besar nya sehingga aku tidak sengaja menyalakan petasan untuk memberikan tanda kepada anak buah untuk cepat beraksi dan kepung semua sudut dari bangunan itu serta jangan sampai bos besar nya kabur dari sana kalau itu sampai terjadi maka rencana ku malam ini gagal total.


1 jam kemudian..........

__ADS_1


salah satu anak buah ku memberitahukan kalau bos besarnya sudah ketangkap dan aku memintanya jangan terburu-buru untuk membunuh nya karena ada hal yang ingin aku tanya. Aku menyuruh anak buah ku untuk membawa nya ke markas besar di sana bakalan di bener - bener di sidang sampai sang pelaku memberitahukan jawaban yang memuaskan buat ku. Sesampainya di markas besar dimana aku pun segera beranjak ke ruangan ku untuk berganti baju karena baju utama ku sudah terkena darah sehingga harus di ganti dengan yang baru. Memang aku orang nya suka bersih maka ada noda yang menempel di baju maka aku akan segera berganti dan sampai bener - bener tidak ada noda yang menempel di baju ku ataupun dibadan ku .


Ruangan ku berada di lantai paling atas jadi aman tidak ada yang berani naik ke dalam ruangan ku tersebut dan belum lagi anak buah ku berada di bawah buat melindungi aku dari hal - hal yang enggak enak sama sekali. Setelah itu dimana aku langsung turun kebawah dan melihat kalau bos mafia ular sudah di ikat di kursi dengan mata yang di tutup oleh kain. Bawah juga anak buah juga ku sudah berkumpul dengan rapi sekali, aku menggunakan topeng agar sang bos mafia tidak melihat wajah asli.


Sesampainya di bawah dimana aku langsung duduk dan memainkan bola yang aku bawa serta aku meminta kepada anak buah ku tidak bersuara sama sekali selama aku mengobrol dengan nya.


" oh ini kah bos besar dari mafia ular dan aku kira hebat dalam bertarung tapi ternyata cuma bos biasa yang berani membunuh bos besar yang paling di takuti di Tokyo ini " kata ku dengan nada yang merendahkan nya


" kamu pasti adalah sarada yang bermarga uchiha dan juga bos besar dari mafia legenda itu ya, aku gak menyangka dapat bertemu dengan mu secara langsung walaupun cuma mendengar suara mu saja " jawab bos mafia ular tersebut


" aku hanya ingin membalaskan dendam karena kamu sudah berani mengambil permata yang paling aku sayangi dan selama ini aku menjaga nya tapi kamu merebut nya " jawab bos mafia ular itu sambil berteriak


" adik kamu ya ?, maaf di sudah menjadi bagian uchiha dan aku gak bisa mengembalikan nya kepada kamu lagi pula dia sudah tidak ada di sini juga ngapain kamu mencari nya " kata ku dengan nada ketawa jahat


" sudah kamu apakan adik aku baj*nga* " jawab bos mafia ular dengan nada nya itu

__ADS_1


" kau sebut aku baj*nga* , lalu kenapa aku masih memperdulikan adik kamu itu sampai sekarang ha kalau bukan aku yang mendidik nya " kata ku dengan nada yang mulai marah


" kamu gak pantas menjadi bos mafia karena kamu sudah berani mengambil harta berharga dari seorang kakak " jawab bos mafia ular itu


" aku akan memanfaatkan mu jika kamu bersedia bergabung di mafia legenda ini dan aku akan kembalikan adik kamu " kata ku sambil menahan amarah yang mulai keluar


" aku gak sudi untuk bergabung ke mafia yang jelek ini dan juga aku rela mati di tangan kotor kayak kamu itu " jawab bos mafia ular itu dengan nada yang sedikit sombong sekali


" kamu ya, sudah di beri keringanan tapi tetap saja sombong kayak kamu harus di kirim ke neraka deh sekarang biar gak jadi dosa di dunia ini lagi pula adik kamu juga akan aku kirim ke neraka bersama kamu " kata ku yang mengeluarkan semua emosi yang terpendam


karena merasa emosi dimana aku pun membuka topeng dan membanting nya hingga pecah menjadi berkeping-keping. Tanpa pikir panjang dimana aku pun berjalan menuju mantan bos mafia tersebut dan membuka kain yang menutup matanya itu. Dimana mata merah ku sudah bersinar yang menandakan mulai menapakkan wujud yang asli. Saat sudah dibuka terkejut lah sang mantan bos mafia ular itu karena tidak percaya yang dia tantang adalah si mata merah dan juga aset negara itu sendiri.


di sana aku sudah mulai mengayunkan pedang ku dan ingin sekali membunuhnya di depan mata ku akan tetapi aku tahan karena ingat kalau dia adalah kakak kandung dari aleksa oleh sebab itulah aku meminta kepada anak buah ku untuk membawa nya ke asrama dimana adiknya berada. Setelah itu aku pun berbalik dari nya karena sekarang sudah jam 12 malam yang dimana aku akan kembali ke rumah untuk membersihkan diri dari debu yang menempel di badan ku serta besok aku juga harus ke sekolah.


sekian dulu

__ADS_1


__ADS_2