
Hari ini adalah hari terbaik dalam hidup ku dimana aku akan masuk sekolah SMP. Memang aku di kenal dengan siswa yang pintar akan tetapi harus merasakan namanya bangku sekolah.
Namun sayang nya aku harus berpisah sama wari karena dirinya akan kembali ke Belanda selama beberapa tahun karena sekolah sudah di mulai lagi oleh sebab itulah kita berkomunikasi secara virtual saja. Walaupun sangat menyakitkan tapi apa daya karena ini adalah kepentingan bersama untuk mewujudkan masa depan yang cerah yang bersama.
Jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
oleh sebab itu lah aku bagun dengan senang hati karena hari masuk ke sekolah baru telah di mulai. Dalam setahun ini aku bisa berganti - ganti sekolah hampir 5 kali sampai 10 kali oleh sebab itulah aku sulit mencari teman. Setelah bangun dimana aku langsung melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan badan dari bau yang sangat melekat di badan ku.
10 menit kemudian............
aku selesai mandi dengan badan yang sudah segar kembali. Tanpa pikir panjang aku langsung mengambil baju yang sudah di siapkan di lemari oleh mama pada malam harinya. Aku tidak lupa menggunakan menyiapkan barang - barang yang akan di bawa saat di sekolah nantinya. Selesai memakai baju dan menyiapkan barang yang sudah aku bawa, akan tetapi di saat ingin keluar kamar dimana aku melihat ke cermin adalah yang mengenal diri ku ini sebagai aset negara yang sangat penting sekali.
untuk menutupi penyamaran dimana aku mengambil kecamata dan mengikat rambutku agar tidak ada yang mengenali ku selama di sekolah baru ku. Selesai dengan itu semua nya aku turun kebawah karena sudah jam nya untuk berangkat ke sekolah dengan penampilan yang berbeda pada umumnya. Aku masuk ke sekolah terkenal di Tokyo yang bernama " UCHIHAMA SCHOOL ".
Setelah aku turun dimana aku langsung menuju pintu depan yang sudah tersedia mobil untuk mengantar ku kesekolah baru ku tersebut. Hati ku senang sekali karena dapat bertemu dengan teman - teman baru walaupun umur ku baru 10 tahun tapi aku di kenal sebagai siswi SMP yang paling muda sendiri.
sesampainya di sekolah baru dimana aku langsung turun dari mobil yang pintunya di bukakan oleh pengawal ku. Semua orang kaget karena tidak percaya karena ada bunga sekolah yang masuk ke sekolahnua mereka sontak saja aku langsung binggung seketika dengan mata yang menatap ke arah aku semuanya. Aku berjalan melewati lapangan saat di tengah - tengah ada kakak kelas yang menghampiri aku dengan wajah yang tidak seberapa ganteng sekali. Nama kakak kelas tersebut adalah Yolna dengan tinggi 160cm dan memiliki badan layaknya seorang boneka saja serta payudara yang sangat kencang sekali.
" oh ini siswi baru yang di omongin sama satu sekolah, Anak baru rupanya kamu cantik juga ya tapi sayang sekali kamu belum pantas menjadi bunga sekolah di sini " kata kak yolna dengan nada sombong nya
" Ini kah kakak kelas yang selalu menganggu siswa atau siswi baru yang baru masuk ke sekolah ini. Maaf ya kakak jangan kiri aku takut sama kakak " jawab ku dengan nada menantang kakak tersebut.
" apa kau kata anak baru ? jangan mentang - mentang kamu siswi baru bisa seenaknya saja ya " kata kak yolna tersebut
" kakak aku bilangi ya jangan sekali - sekali jangan mencari masalah dengan ku kalau enggak akan ada masalah yang datang ke pada diri kakak " jawab ku dengan tersenyum jahat
" hahahaha, apa yang kamu bilang itu ? memang nya aku takut sama kamu. kamu itu hanya siswi baru yang tidak memiliki apapun masa bisa melawan kakak kelas yang di atas nya " kata kak yolna itu dengan nada menghina
tiba - tiba saja semua orang yang ada di sekolah tersebut menatap ku dengan sangat cermat karena tidak menyangka kalau aset negara di Tokyo ini bisa masuk ke sekolah mereka. Salah satu dari teman kak yolna pun datang menghampiri nya dan membisikkan sesuatu ke telinga nya. Nama temannya kak yolna itu adalah kak luyi yang sama satu kelas dengan kak yolna tersebut.
" yolna kayaknya kamu jangan ganggu siswi ini deh kalau kamu gak mau mendapat masalah " kata kak luyi dengan nada yang gemetaran
" memang nya ada apa dengan siswi ini kok kamu jadi takut sekali ? " jawab kak yolna
" apakah kamu gak tha ? yang kamu hadapi itu adalah aset negara " kata kak luyi
__ADS_1
" apa maksudmu aset negara itu ? " jawab kak yolna
" anak kamu hadapi ini adalah anak yang di lindungi oleh negara serta keluarga nya bermarga uchiha serta masa lalu keluarganya adalah mafia yang terkenal di Tokyo lebih baik kamu mundur aja " kata kak luyi dengan ketakutan
" Apa marga uchiha yang terkenal itu ? " jawab kak yolna dengan kaget nya
Setelah mengetahui hal tersebut dimana kak yolna pergi begitu saja kayak orang habis melihat hantu saja tanpa pikir panjang aku langsung masuk saja ke dalam dan melihat kelas ku yang baru. Sekolah ku ini di kenal dengan sekolah yang sangat megah sekali di karena memiliki 6 lantai serta fasilitas yang memadai dan juga memiliki kamar asrama juga.
kini aku berada di lantai 4 tempat kelas ku berada. Aku berada di kelas 10 AC yang khusus buat perempuan saja kalau kelas 10 AC yang khusus buat laki - laki berada di lantai bawah. Saat masuk ke kelas tiba - tiba saja ada anak yang datang menghampiri ku dan berjabat tangan dengan muka yang sangat tersenyum sehingga membuat aku kaget saja. Nama nya Diana, Diana menarik tangan ku untuk duduk dengan nya semua orang yang di kelas mulai merebutkan aku agar duduk bersama dengan nya akan tetapi aku langsung berteriak agar tidak ada yang saling berebut aku. Akhirnya mereka semua berhenti dengan sendirinya dan tau agar aku memilih tempat duduk sendiri.
Aku pun melihat ada lelaki tampan yang duduk di dekat jendela dan sebelah kosong tanpa pikir panjang dimana aku langsung berjalan ke sana. Sesampainya di meja lelaki tampan tersebut dimana aku langsung terpukau akan tertampannya sehingga lelaki tampan itu menoleh sambil melihat ku. Dia memperkenalkan namanya dan namanya adalah diaron. Tanpa pikir aku langsung bertanya kepada nya apakah aku boleh duduk di sebelah nya, dia pun berdiri serta mengambil tas nya agar aku bisa duduk dekat jendela kelas. Setelah itu aku duduk di sana sambil melihat ke arah luar jendela. Semua orang histeris karena tidak percaya kalau pangeran di sekolah nya duduk dengan siswi baru saja datang ke sekolah mereka.
bel masuk pun berbunyi menandakan jam pertama pembelajaran di mulai
tak berselang lama muncullah ibu guru cantik sekali dengan badan yang sangat membentuk sekali sehingga membuat para cowok berpaling ke guru tersebut. Aku bodoh amat dengan guru tersebut lagi pula di sekolah ini aku masuk hanya untuk bersenang senang saja bukan di anggap serius sekali.
tiba - tiba guru tersebut memanggil nama ku, sontak saja aku langsung berdiri dari kursi tersebut. Guru tersebut menyuruh ku untuk memperkenalkan diri kepada yang lainnya.
" hai semua nya perkenalkan nama ku adalah sarada uchiha dan aku siswi baru di sekolah ini mohon bantuan ya " kata ku dengan santai nya
setelah itu itu Bu riana menyuruh ketua kelas dan wakil kelas untuk memperkenalkan diri kepada siswi baru tersebut. aku melihat ada anak laki - laki serta anak perempuan dengan tinggi yang sama akan tetapi wajah yang berbeda sekali.
" siswi baru aku adalah hanzi, ketua kelas di sini dan salam kenal ya " kata hanzi tersebut
" oh baiklah, salam kenal juga hanzi " jawab ku dengan menundukkan kepala
" siswi baru aku laina wakil kelas di sini dan salam kenal juga ya " kata laina
" baiklah, salah kenal laina " jawab ku sambil menundukkan kepala
perkenalan pun sudah selesai akhirnya Bu riana keluar dari kelas karena pembelajaran yang selanjutnya akan segera di mulai. Jam pertama adalah pembelajaran matematika dengan guru yang muka nya agak aku tidak suka sama sekali. Semua orang memahami penjelasan dari guru tersebut akan dengan sangat seksama sekali akan tetapi aku tidak karena buat apa aset negara memahami hal tersebut. Sontak saja guru matematika tersebut memanggil nama ku untuk maju ke depan untuk mengerjakan soal yang ada di papan tersebut. Tanpa pikir panjang dimana aku maju kedepan dan sudah memikirkan bagaimana cara mengerjakan soal tersebut dan hasil tersebut.
saat aku sudah di depan papan guru tersebut senyum licik dan di kira aku tidak mengerjakan soal yang mudah ini. Dalam hitungan detik saja aku bisa menyelesaikan soal tersebut dengan sangat cepat dan guru itu melihat tidak percaya kalau jawaban nya bener dan cara mengerjakan soal itu juga bener sekali padahal itu soal yang sangat sulit sekali bahkan tidak ada orang yang berhasil menyelesaikannya dalam waktu sesingkat itu.
karena sudah selesai dengan menjawab soal tersebut aku pun di perbolehkan duduk ketempat semula. Semua orang ada di kelas sangat kaget karena ada orang bisa menyelesaikan soal yang paling susah tersebut. Saat berjalan ke kembali tiba tiba saja diaron melihat aku dan mengedipkan mata ke arah ku. Sontak saja ku langsung tersipu malu dan membuat oleng jalan ku sehingga terjatuh. Setelah terjatuh dimana kaki ku terasa sakit sekali sehingga tidak bisa berdiri lagi.
__ADS_1
~ skip ~
Aku berada di ruang UKS bersama dengan diaron di samping ku. Ternyata aku di gotong oleh diaron menuju ruang UKS sekolah secepatnya karena kaki ku mengalami bengkak akibat terjatuh tadi sehingga membutuhkan waktu hampir seminggu untuk mengobati bengkaknya tersebut. Di sana kami mulai saling mengobrol satu sama lain dan menceritakan masa lalu masing - masing.
" kau ini ya bisa terjatuh gitu loh cuma gara - gara kedipan mata ku " kata diaron sambil tertawa
" ya ini semua gara - gara kamu " jawab ku
" lah kok salah aku seh, padahal kamu sendiri yang tidak hati - hati sama sekali " kata diaron
" kan bener salah kamu " jawab ku dengan sedikit kesal
" aku mau nya sama kamu, apakah benar kamu anak dari bermarga uchiha dan juga salah satu aset negara yang paling penting kenapa bisa bersekolah di sini serta apa tujuan nya " kata diaron dengan nada yang serius
" memang benar aku adalah anak dari keluarga bermarga uchiha dan bener anak yang menjadi aset negara yang sangat penting sekali akan tetapi aku bersekolah di sini hanya untuk bersenang - senang saja " jawab ku sambil menoleh ke diaron
" tapi gak sepantasnya aset negara berkeliaran di ruang dengan bebas takutnya akan terjadi sesuatu yang terjadi pada dirimu dan mulai sekarang aku akan melindungi kamu apapun yang terjadi " kata diaron
" untuk apa kamu mau menjaga aku padahal kita juga barusan kenal dan aku juga gak tau latar belakang mu mana mungkin bisa melindungi ku " jawab ku dengan nada kebingungan
" kamu tenang aja aku anak dari kepolisian terkenal di Tokyo ini jadi sudah sepantasnya nya untuk menjaga aset negara yang harus di lindungi kan " kata diaron sambil tangannya memegang tangan ku
" jadi kamu anak dari kepolisian tersebut dan mengapa kamu bersekolah di sini ? " jawab ku dengan nada yang bertanya
" aku ke sini di suruh sama ayah mu untuk menjaga kamu apapun yang terjadi mangkanya aku sudah mengetahui kalau kamu akan bersekolah di sini " kata diaron
Setelah itu aku menunduk kepala dan tidak mau mengeluarkan kata - kata apapun karena semua orang berusaha untuk melindungi ku seakan - akan aku ini adalah barang yang langka sekali atapun hewan yang harus di lindungi gitu. Diaron yang melihat tubuh ku gemetaran ingin menangis sontak saja langsung memeluk ku dengan sangat erat sekali. Aku dapat merasakan tubuh hangat nya diaron dan detak jantung kami seperti menyatu sehingga membuat pipi ku memerah seperti panas nya api yang baru saja di nyalakan.
Tanpa aku sadari air mata mulai membanjiri pipi ku ini dengan deras nya membuat baju nya diaron terkena tetesan air mata ku tersebut. Ternyata selama ini aku tidak dapat merasakan kehangatan ini dari orang tua ku sehingga membuat air mata ku jatuh dengan sendiri. Kehangatan ini lah yang aku yang cari selama ini di karenakan kedua orang tua ku sibuk dengan pekerjaan nya sehingga tidak sempat pulang ke apartemen oleh sebab itulah rasa ini tiba - tiba muncul begitu saja. Diaron yang menyadari kalau selama ini hal yang di cari oleh sama sarada adalah kebersamaan sebuah keluarga.
akan tetapi pelukan tersebut menandakan kalau benih cinta di dua orang tersebut muncul muncul dengan sendirinya. Rasa saling suka di antara mereka adalah munculnya sebuah cinta tersebut.
kini hati ku sudah terisi oleh dua hal yang sangat berharga sekali di dalam hidup ini yaitu kehangatan dan cinta yang baru saja tumbuh. Setelah air mata nya berhenti dimana diaron memutus untuk pamit karena akan tertinggi beberapa pembelajaran yang sudah terlewatkan dari tadi. Setelah diaron pergi dimana aku langsung memikirkan kembali momen dimana pangeran dari sekolah tersebut memeluk ku dengan penuh kelembutan sehingga di bayangkan kalau aku adalah seorang putri yang sedang di peluk sama pangeran asli kayak di buku dongeng gitu.
sekian dulu
__ADS_1