Sarada Sang Mafia Tokyo

Sarada Sang Mafia Tokyo
Kembali ke dunia mafia


__ADS_3

sudah sebulan lebih aku gak kembali ke dunia mafia karena sibuk dengan yang lainnya oleh sebab itulah kini aku kembali lagi ke dunia mafia untuk memburu para musuh yang berani cari masalah dengan ku. Walaupun aku memiliki kekasih yang sama - sama jatuh ke dunia mafia akan tetapi tidak terlalu cinta karena cukup menjadi tempat pelengkap saja. Kini aku kembali lagi ke rumah lama ku karena gak ingin jauh dari markas utama apa lagi pembangunan untuk markas besar akan segera selesai dan juga aku gak bisa jauh dari anak buah karena takut kalau terjadi sesuatu hal di markas tersebut.


Pagi hari dimana aku terbangun dengan badan yang sakit dan melihat kalau ada banyak buku di tempat tidur ku sehingga itu badan ku sakit semua nya. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung bangun dari tempat tidur untuk membereskan semua buku yang berserat dimana - mana dan langsung mengembalikan nya ke rak nya lagi. Shikadai kembali ke rumah nya untuk sementara waktu setelah pertengkaran hebat waktu lalu itu dan kini harus mengerjakan semua nya sendirian akan tetapi tenang masih ada pelayan serta pengawal ku yang akan selalu membantu ku kapan pun itu di butuhkan. Setelah membereskan semua nya dimana aku langsung pergi mandi untuk membersihkan badan ku dari keringat yang menempel dan saat hendak berjalan ke kamar mandi mana aku melihat ke arah cermin kalau mata ku kembali lagi berwarna merah dan segel tersebut sudah gak ada sama sekali.


Tanpa sengaja dimana aku melihat foto yang mengingatkan ku dengan masa lalu sehingga mengingat masa indah dengan dua orang yang aku sayang yaitu kakak dan Atsyuri yang kini sudah tenang di atas sana. Sebenernya aku ingin membuat manusia buatan lagi tapi apa daya ku dimana dunia ku adalah mafia jadi mau gak mau harus meninggalkan semua nya demi menjaga kehormatan ku. Aku kembali ke Tokyo tanpa memberitahukan ke salah satu anak buah ku karena ingin memberikan kejutan dan ingin sekali mafia legenda membuka sayap nya untuk pertama kalinya.


Setelah itu dimana aku memutuskan untuk segera kekamar mandi karena mau mengecek keadaan markas yang sudah sebulan lebih gak ke sana sama sekali. Beberapa saat setelah mandi dimana aku langsung mengambil baju yang serba hitam karena ini adalah dunia mafia jadi semua nya harus serba hitam dan itu langsung memakai jubah mafia ku dengan bangga karena pemberian dari paman ku untuk terakhir kalinya. Aku pun langsung keluar dari kamar untuk menuju tangga karena sudah sangat telah sekali tidak lupa juga membawa pedang yang menjadi identitas ku selama ini.


Aku dengan wajah yang baru langsung menuruni anak tangga satu demi satu hingga sampai di lantai dasar dan seperti biasanya aku langsung mengambil apel yang ada di meja makan sambil berjalan menuju pintu keluar. Di dalam mobil aku meletakkan pedang di samping ku karena takut ada yang mengambil nya dan di sepanjang jalan aku hanya melihat pemandangan kota Tokyo. Tiba - tiba saja aku mendapatkan telpon dari salah satu anak buah ku dan tanpa pikir panjang dimana aku langsung mengangkat nya siapa tau penting sekali.


" halo, ada apa kamu menelpon ku ? " kata ku dengan nada yang serius sekali


" maaf bos menganggu dimana markas telah di serang oleh musuh dan kami menunggu mu untuk datang ke sini " jawab salah satu anak buah ku dengan nafas yang tak stabil sekali


" apa markas telah di serang musuh ? kenapa ini bisa terjadi seh " kata ku dengan nada kaget sekali

__ADS_1


" kami gak tau bos padahalan keamanan telah di perketat dan baru kali ini markas di serang musuh serta sebagian nya lagi telah terluka parah " jawab salah satu anak buah ku dengan nada yang tidak stabil sekali dan juga aku dapat merasakan detak jantung nya


" baiklah aku akan sampai dengan cepat ke markas dan sekarang kamu evaluasi yang lainnya saja biar aku saja yang akan menghajar nya " kata ku dengan nada yang sudah sangat marah sekali


tanpa pikir panjang dimana aku langsung mengambil alih setir mobil agar cepat sampai di markas karena semua orang sedang membutuhkan bantuan ku sekarang juga di sana pengawal ku hanya diam saja karena gak berani melihat ataupun bertanya sama sekali. Aura kemarahan sudah terlihat sejak aku mengambil alih kursi pengemudi dan dengan cepat melesat ke arah markas.


Sesampainya di markas dimana aku melihat kalau semua anak buah ku sudah tepar di luar dengan keadaan yang sangat lemas sekali serta mengeluarkan banyak darah dan sontak saja aku langsung marah besar karena sudah ada yang berani menyakiti semua anak buah ku dengan tanpa ampun sama sekali. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung mencari keberadaan nya karena sudah berani memasuki zona macan tidur dan setelah aku mencari sana sini Ternyata dia berada di ruangan cctv markas sambil mengotak-atik yang ada di sana. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung mengeluarkan pedang dan mata merah ku juga ikut menyala akan tetapi aku bersembunyi di tempat yang gelap jadi biar enak kalau waktunya menyerang.


" Asik sekali ya sudah mengotak - Atik cctv yang ada di sini " Kata ku sambil memejamkan mata


" oh bukan apa - apa kok lagian aku hanya melintas saja dan tidak sengaja bertemu di sini ya " kata ku yang masih memejamkan mata


" tunjukkan diri mu jangan jadi pengecut yang hanya bisa bersembunyi di kegelapan saja " jawab orang tersebut dengan nada yang merendahkan aku


Tanpa pikir panjang dimana ku langsung turun ke bawah sambil pedang yang sudah aku siapkan sebelumnya. Aku turun bagaikan kupu - kupu yang cantik sekali serta mata merah ku yang sudah siap sebelum nya. Di sana aku langsung mendekatkan pedang di leher nya sambil memperlihatkan mata merah ku kepada nya dan di sana orang tersebut tidak percaya kalau yang di hadapi adalah si mata merah yang sangat di takuti di Tokyo tersebut.

__ADS_1


Akhirnya pertarungan sengit pun terjadi dan aku sangat bersemangat karena sudah lama gak bertarung seperti ini apa lagi musuh nya adalah anak buah dari mafia misterius dan aku hanya bisa tersenyum saja.


" ara, cuma segitu saja kemampuan mu dan aku kira bakalan ada yang menarik " kata ku sambil bergelantungan di atas sebuah tali


" kamu jangan mengejek ku ya dan kamu beli lihat yang sempurna nya " jawab orang itu dengan nada yang mulai kesal sekali


" kamu gak pernah di ajarkan sama bos kamu ya dalam hal bertarung yang bener gimana " kata ku sambil duduk di atas tali tersebut


" bos kami jago dalam bertarung dan kamu yang payah dalam bertarung oleh sebab itulah mafia kalian sering di serang oleh mafia lain karena lemah dalam bertarung hingga sudah saat kalian untuk lenyap dalam muka bumi ini " jawab orang tersebut sambil tertawa


" Loh kamu belum tau siapa tau aku ini siapa dan jangan pernah menjelekkan mafia orang lain kalau belum tau yang sebenarnya " kata ku yang mulai berdiri serta mengeluarkan pistol dari balik kaos kaki panjang


Di sana aku langsung lompat sambil menembak pedang nya hingga tepat sasaran dan dia sangat terkejut karena tidak pernah melihat gaya bertarung yang hebat seperti itu. Akan tetapi orang tersebut menyebarkan sebuah serbuk yang membuat penglihatan ku terhalang akan tetapi aku tepat membunuh nya dengan cepat.


Sekian dulu

__ADS_1


__ADS_2