Sarada Sang Mafia Tokyo

Sarada Sang Mafia Tokyo
Mafia vs gangster part 2


__ADS_3

Karena terlalu lama bicara dimana aku pun langsung mulai mengeluarkan pedang untuk menghajar nya dan di sana para anak buah ku pada keluar dari tempat persembunyian setelah melihat tanda dari ku tadi. Bos gangster tersebut kaget ternyata tadi hanyalah umpan saja dan kini pertarungan pun tidak dapat terhindari karena sudah sangat marah sekali dimana aku meminta kepada pasukan udara agar segera keluar sekarang juga. Pedang ku sudah siap untuk menyantap darah yang ada serta mengirim mereka semua ke neraka tapi kali ini mata merah ku tidak bereaksi sama sekali dan juga bos gangster tersebut tidak tinggal diam dimana dia mengerahkan seluruh anak buah nya yang ada.


Aku pun berhadapan dengan bos gangster tersebut tapi di pisahkan oleh pedang yang berada di tangan satu dengan yang lainnya dan tidak lupa pula serangan dari pistol yang ada di kaki ku tersebut sehingga membuat kaki dari bos gangster tersebut terluka. Tapi salah satu anak buah nya memotong jubah kebanggaan ku dan sehingga membuat mata merah ku kembali muncul serta membuat orang yang lain terdiam karena tidak menyangka kalau di hadapinya adalah si mata merah yang paling di takuti oleh warga Jepang.


Di sana aku langsung melepaskan topeng ku dengan tertawa bahagia sekali karena belum pernah melihat orang begitu kaget seperti ini setelah tau yang di hadapi nya adalah seorang mata merah.


" Apakah ini gangster yang paling di takuti oleh Tokyo tapi hanya diam saja saat tau lawannya adalah anak yang memiliki mata merah " kata ku dengan tertawa bahagia sekali


" Bukannya kamu adalah anak biasa tapi kenapa memiliki mata merah dan pasti ini hanyalah softlens saja kan " jawab bos gangster tersebut meledek sekali


" Oh kamu masih gak percaya ya kalau aku adalah mata merah yang banyak di cari oleh orang Tokyo karena kehebatan nya dalam bertarung " kata ku yang mulai mengeluarkan pisau kecil di balik rambut


" Iya aku yakin kalau kamu pakai softlens agar seolah - olah menjadi anak si mata merah yang di takuti di Tokyo ini kan " jawab bos gangster tersebut yang masih gak percaya sama sekali

__ADS_1


Tanpa pikir panjang dimana aku langsung mengeluarkan sapu tangan yang bergambar marga uchiha dan sontak saja bos gangster tersebut langsung lemas sekali karena gak percaya kalau di hadapannya adalah anak bermata merah sungguhan


" apakah kamu masih belum percaya kalau aku adalah anak bermata merah itu ? " kata ku sambil menunjuk sapu tangan tersebut


" gak mungkin, itu pasti salah dan anak bermata merah itu berasal dari marga uchiha asli serta kamu hanya palsu saja " jawab bos gangster tersebut dengan wajah yang sedikit ketakutan


" oh masih belum percaya ya " kata ku sambil memberikan kode ke pasukan udara


" Apakah kamu sudah percaya ? " kata ku dengan nada sedikit kesal sekali


" iya sekarang aku percaya dan ada satu hal yang ingin aku tanyakan kepada kamu " jawab bos gangster tersebut yang sangat penasaran sekali


" katakanlah sepenting tidak menyinggung tentang masalah pribadi ku saja " kata ku yang mulai mengambil pisau yang menancap di tanah tadi

__ADS_1


" kenapa kamu membunuh adik ke sayangan ku ? " jawab bos gangster tersebut sambil mengeluarkan air mata


" Hahahaha, aku membunuh nya karena dia telah melukai sahabat yang paling berharga di dunia ini oleh sebab itulah pembalasan nya adalah kematian " kata ku dengan menutup mata sambil ketawa keras karena belum pernah sebahagia ini


" Tapi dia adalah adik ku dan kau gak berhak untuk membunuh seseorang tau " jawab bos gangster tersebut sambil menangis sejadi-jadinya


" oh apakah kamu ingin aku kirim ke tempat adik kamu sekarang ? " kata ku yang sambil berdiri serta mengeluarkan pistol


Di sana bos gangster tersebut sudah sangat pasrah sekali karena hidup nya akan segera berakhir dan aku yang melihat nya sangat kasian sekali oleh sebab itulah dimana aku langsung memasukkan pistol kembali ke dalam tempat nya karena gak berhak juga untuk membunuh orang tanda sebab. Tanpa pikir panjang aku meminta kepada salah satu anak buah ku untuk membawanya ke penjara yang ada di markas inti karena di sanalah dia bakalan berubah seutuhnya dan memang benar kalau tugasnya seorang mafia adalah membunuh orang yang bersalah akan tetapi itu tidak berlaku kepada ku.


Bos gangster tersebut sangat bersyukur karena tidak jadi di bunuh akan tetapi harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu dan aku pergi dari sana untuk mengecek keadaanya boruto serta melepaskan seluruh darah yang menempel pada kain kesayangan ku. Saat aku sudah sampai di tempat dimana boruto di sembunyi aku langsung berlari sekuat tenaga untuk melihat keadaanya dan betapa terkejutnya aku melihat kalau boruto sudah sadarkan diri serta bisa berjalan kayak dulu lagi. Di sana aku langsung berlari memeluk nya dengan erat karena gak menyangka kalau usaha yang aku lakukan selama ini berhasil membuat boruto sadar kembali dan seluruh anak buah ku juga ikut senang karena bos mereka bisa berkumpul dengan sahabat nya lagi.


Sekian dulu

__ADS_1


__ADS_2