
keesokan harinya
Aku bangun dengan sangat nyenyak sekali karena tidak ada yang berani menganggu ku setelah masalah kemarin itu. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung turun dari tempat tidur karena harus membersihkan badan ku akibat tidur nyenyak ku itu. Sesampainya di kamar mandi dimana aku langsung melihat cermin betapa terkejutnya aku kalau warna merah yang ada di bola mata ku semakin hari semakin terang saja dari pada sebelumnya. Setelah itu aku mulai melepaskan baju dan mulai menyalakan shower ku untuk membasahi rambut serta badan ku dengan sangat deras nya. Setelah itu aku terduduk di bawah sambil air shower yang masih menyala karena aku ingin menghilangkan momen kemarin yang baru saja aku alami dalam hidup ku. Tanpa aku sadari rasa ngantuk kembali datang akibat dinginnya air yang muncul dari shower tersebut dan bener saja aku tidur di bawah guyuran air tersebut.
Satu jam kemudian............
Aku terbangun dari tidur ku tersebut dan menyadari kalau diri ku masih berada di kamar mandi dengan kondisi air yang masih menyala serta belum aku matikan sama sekali. Cepat - cepat aku langsung bangun dan mematikan air tersebut serta memakai handuk biar menghangatkan tubuh ku yang dingin seperti es ini. Setelah aku pakai handuk segeralah keluar dari kamar mandi untuk mencari baju yang pantas di pakai untuk ku. setelah ganti baju dimana aku langsung keluar dari kamar untuk turun serta sarapan pagi yang sudah di buatkan oleh pelayan ku tadi pagi. Saat aku sudah di bawah betapa terkejutnya aku melihat para pelayan dan pengawal melihat ku semuanya dengan tatapan yang kaget di campur oleh rasa tidak percaya akan suatu hal. Tanpa pikir panjang salah satu dari pelayan ku mengambilkan cermin dan aku melihat ada tanda dijidat ku oleh karena itu mata merah ku sudah tidak ada lagi.
Aku tidak menghiraukan tersebut dan memutuskan jalan ke meja makan karena perut sudah lapar sekali. Di meja makan sudah tersedia makanan : sereal, susu, buah²an, telur dan pancake yang lezat sekali. Aku pun duduk di kursi dan hanya memakan pancake serta susu saja karena aku gak terlalu suka makan - makanan yang berat sekali. Setelah sarapan dimana aku naik ke atas lagi untuk mengurus dokumen ke universitas yang terkenal di Tokyo karena aku keluar dari sekolah ku yang dulu maka berhak untuk lompat kelas saja. Akan tetapi aku harus merubah nama ku serta identitas ku karena bisa saja ada yang mengenali jika aku masuk ke sana. Aku mendaftar di universitas yang terkenal di Tokyo dengan nama samaran yaitu noichi dan juga nama marga yang sedikit jarang orang ketahui sama sekali.
Akhirnya aku di terima di salah satu universitas yang ada di Tokyo tersebut dan akan masuk mulai besok dengan jalur spesial sekali. Tanpa pikir panjang aku memutuskan untuk cepat - cepat tidur karena besok adalah hari yang baik buat ku.
Keesokan harinya ...............
__ADS_1
Alarm sudah berbunyi yang menadakan sudah jam 7 pagi dan aku bangun dengan penuh semangat serta aura bahagia ku yang terus memancar kan cahaya nya bagian matahari saja. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung mandi dengar cepat karena ini pertama kalinya aku akan berkuliah dengan usia yang di bilang masih muda sekali. Selesai mandi dimana aku langsung berpakaian sambil melihat kecermin kalau tanda yang ada di jidat ku belum hilang sama sekali dan akan tetapi aku tidak memperdulikan itu karena yang terpenting sekarang aku harus pergi ke universitas untuk mendapatkan materi baru. walaupun aku ini adalah aset Negera serta anak terpintar secara internasional tapi juga aku ingin merasakan duduk di bangku kuliah.
Aku memakai baju berwarna hitam, celana kuliat yang di impor dari Rusia dan tidak pula dengan rompi pendek yang berwarna hitam serta heels kesukaan ku juga. Setelah semua siap aku mulai memasukkan laptop, hp dan iPad ke dalam tas mungil ku tersebut. Aku keluar dari kamar dengan bahagia sekali karena tidak menyangka kalau akan pergi ke kuliah untuk pertama kalinya. Aku menuruni anak tangga satu persatu dengan riang sekali dan juga tidak sesekali aku bernyanyi untuk pertama kalinya.
" I don't give a **** about you anyways Whoever said I gave a shit 'bout you? You never share your toys or communicate I guess I'm just a play date to you " kata ku dengan bernyanyi karena hati ku ini senang sekali.
Aku melihat kalau para pelayan dan pengawal yang ada di sekitar ku tidak percaya kalau aku bernyanyi dengan senang sekali. Tanpa pikir panjang dimana aku melanjutkan nyanyi ku sambil mengambil sepotong roti serta susu yang ada di meja makan tersebut. Setelah itu aku berjalan ke mobil sambil memakan roti ku tadi dan saat di perjalanan dimana aku langsung mengambil hp yang ada di tas untuk mengecek apakah ada kabar dari markas mafia ku. Perjalanan dari rumah ke kampus sekitar 1 jam saja sama seperti sekolah ku dulu. awalnya aku gak yakin ingin kuliah karena bisa di bilang aku sudah termasuk anak yang pintar di dunia serta pernah ikut lomba olimpiade tingkat internasional secara otomatis aku gak butuh itu kuliah lagi dong.
Sesampainya di universitas yang aku masuki dimana semua orang menatap karena tidak pernah anak yang ke kuliah diantar oleh mobil mewah nya itu serta di bukakan oleh pengawal. Aku meminta kepada pengawal ku dimana selalu berjaga - jaga di sekitar universitas kalau ada masalah yang aku hadapi. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung masuk ke dalam dengan penuh senang sekali karena baru kali ini merasakan bangku kuliah yang selama ini belum aku rasakan. Tiba - tiba ada kakak senior yang menghampiri ku sambil membawa catatan di tangan nya itu serta berlutut di hadapan ku dan ternyata dia adalah bunga kuliah di sini sekaligus tanggung jawab buat yang baru masuk ke kuliah ini.
" maaf kakak aku bukan cari siapa - siapa kok lagi pula aku mahasiswa baru di universitas di sini " jawab ku dengan tersenyum ria
" kakak gak salah dengar kan dek, umur kamu masih berapa kok sudah berani masuk ke universitas yang mewah ini " kata kakak itu dengan nada sombong nya
__ADS_1
" Umur aku memang masih 11 tahun kakak tapi boleh kok untuk masuk ke universitas ini " jawab ku dengan nada yang mulai sedikit marah
" apa umur 11 tahun sudah masuk universitas dan kayaknya adek salah masuk deh " kata kakak itu sambil tertawa terbahak-bahak
" oh jadi kakak gak tau aku siapa ya ? apakah perlu aku perkenalkan dulu biar kakak menyesal nantinya " jawab ku sambil menundukkan kepala
" memang adek siapa kok berani banget ngomong gitu ke seniornya " Kata kakak itu dengan sombong
" Nama ku adalah noichi uchiha, pemegang saham terbesar di dunia ini, aset Negera, kesayangan kaisar Jepang, pendiri laboratorium terbesar dan anak terpintar no 1 di dunia " jawab ku dengan nada teriak di hadapan kakak sombong tersebut
" tidak mungkin yang dimana aset Negera ini adalah sarada Uchiha bukan noichi berarti kamu penipu saja " kata kakak senior tersebut sambil menjambak rambut ku
Karena merasa sangat marah sekali dimana tanda yang ada di jidat ku pun hilang di ikutin oleh mata merah ku yang mulai muncul juga. Tiba - tiba saja kakak senior tersebut kaget bukan main karena melihat mata merah yang sangat di takuti di Jepang tersebut dan memperbolehkan aku masuk ke dalam universitas dengan bahagia.
__ADS_1
sekian dulu