
Pagi hari dimana aku bangun dengan kepala yang pusing sekali karena terlalu banyak memikirkan masalah yang sangat menganggu ku dalam beberapa hari ini dan aku tidak lupa pula kalau perayaan tahunan sekolah akan di adakan seminggu lagi oleh sebab itulah aku memutuskan untuk segera turun dari kasur. Aku terbangun dengan tersandung oleh selimut ku sendiri karena sangking terburu-buru untuk itu semua dan aku pun terjatuh di lantai dengan dagu yang mendarat terlebih dahulu di lantai. Saat hendak bangun dimana ada sebuah telpon yang masuk sehingga aku mengangkat nya dengan hologram yang terhubung di hp ku. Ternyata yang menelpon adalah wari.
" halo ada apa kamu telepon aku di saat yang genting sekali ? " kata ku sambil mencoba untuk bangun dari jatuh ku ini
" eh sarada, kenapa kamu tidur di bawah itu dan lagi pula kamu belum siap - siap untuk kesekolah " jawab wari dengan nada mengejek nya itu
" kamu tau gak aku barusan jatuh itu karena kamu yang telpon di saat yang gak pas sama sekali tau dan hari ini aku juga ada hal yang penting " jawab ku yang sambil membereskan tempat tidur ku
" eh iya tha, oh iya aku ingin tanya satu hal nih. gimana hubungan mu dengan diano itu apakah masih lanjut atau sudah putus ? " jawab wari yang sangat penasaran sama sekali
" dasar anak yang gak punya rahang Sama sekali ya, telpon mendadak cuma tanya kabar itu aja. aku dan diano sudah putus lama sekali lagi pula dia sudah pindah ke Swiss untuk menemani kakaknya " kata ku dengan nada yang kesal sekali
" Swiss ? apakah kamu gak salah tha, mereka bukan pergi ke Swiss tapi ke Amerika untuk urusan perjodohan kakak nya kata nya " jawab wari dengan nada yang binggung
" Apa kamu bilang ke Amerika dan juga masalah perjodohan diaron, sejak kapan kamu tau info itu " kata ku yang tidak percaya sama sekali
" kalau gak salah seh sudah hampir 1 bulan lebih kakaknya berada di Amerika sedangkan adiknya kini berada di Korea untuk berlibur " jawab wari yang akan menutup telpon
Setelah wari selesai menelpon dengan aku dimana aku berjalan ke kamar mandi dengan wajah yang lemas karena tidak percaya cinta pertama ku akan segera menikah dengan orang lain. Di sana pikiran ku menjadi kacau balau dan tidak tau harus berbuat apa, Saat di dalam kamar mandi dimana air mata ku mulai jatuh menjatuhi pipi ku ini karena tidak percaya sama sekali apa yang di kasih tau sama wari sahabat ku itu. Ternyata selama ini adik kakak itu telah membohongi ku dan pergi begitu saja.
Tanpa pikir panjang dimana mana mata merah ku tiba - tiba saja bercahaya dan mengakibat muncul nya sebuah tulisan kanji di tangan ku " ヘビ " yang artinya ular serta tubuh ku yang juga sangat sakit sekali seperti ada racun yang masuk ke dalam sehingga membuat ku berlutut di lantai kamar mandi dengan air yang masih mengalir tentunya.
__ADS_1
20 menit kemudian................
Rasa sakit tersebut pun hilang dengan sendirinya dan juga tulisan yang ada di tangan ku juga ikut menghilang tanpa pikir panjang aku langsung pergi ke kaca yang ada di kamar mandi tersebut sambil melihat bola mata ku yang masih saja merah. Setelah itu aku cepat - cepat mandi serta memakai handuk karena hari ini aku akan mengadakan rapat untuk membahas masalah tentang perayaan tahunan sekolah yang akan di adakan dalam seminggu lagi. Selesai mandi dimana aku pun langsung pergi ke meja rias ku untuk mengeringkan rambut ku yang masih basah tersebut dan juga aku menyiapkan baju yang akan aku pakai untuk pergi ke sekolah karena dalam beberapa hari terakhir aku sibuk sekali sehingga tidak pernah masuk sekolah atau alias bolos sekolah oleh sebab itulah aku takut kalau banyak orang mencari ku untuk membahas persiapan acara tahunan sekolah ini. Selesai rambut ku kering dimana aku juga memakai baju sambil membereskan barang - barang untuk aku bawah ke sekolah.
Setelah semua siap dimana aku mengambil tas ku serta pergi keluar untuk turun kebawah, tidak lupa pula dimana aku hampir terjatuh dari tangga cuma gara - gara terburu buru saja oleh sebab itulah aku harus berhati - hati akan tetapi jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi yang sebentar lagi gerbang sekolah akan di tutup tanpa pikir panjang aku mengambil aku berlari sambil mengambil roti yang sudah di siapkan di meja makan. Di sana pelayan ku yang hendak memberikan susu tidak jadi karena aku sudah sangat terlambat sekali oleh sebab itulah aku tidak jadi meminum susu tersebut. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung masuk ke mobil sambil memakan roti ku dan membalas chat dari grup osis yang meminta ke datangan ku kesekolah cepat mungkin.
Di sepanjang perjalanan aku terus saja membalas chat yang teras saja masuk dan tanpa henti sama sekali. Setelah sampai di sekolah dimana pengawal ku membuka kan pintu mobil agar aku bisa turun, saat aku sudah turun ternyata aku langsung mematikan tablet ku untuk sementara dulu karena harus berjalan menuju pintu utama gedung sekolah. Tiba - tiba saja aja ada yang membicarakan aku dari belakang akan tetapi aku tidak menghiraukan di karena sibuk sekali.
" ternyata calon istri ku bersekolah di sini dan juga kelihatan nya sangat sibuk sekali apakah aku harus membantu nya tapi menurun peraturan yang ada aku tidak boleh membantunya akan tetapi aku bisa melihat nya dari dekat " kata seorang misterius itu saat sarada sudah berada didalam gedung sekolah
Sesampainya di kelas dimana aku di kaget kan oleh anak - anak osis yang sudah lama menunggu ku karena rapat harus di laksanakan tanpa pikir panjang mereka langsung saja menarik tangan ku serta mendorong tubuh ku dan disana aku juga baru sampai belum juga bernafas dengan lancar di suruh ke bawah lagi. Akhirnya aku pasrah karena mereka yang memaksa untuk di adakan rapat secepat nya.
jam demi jam pun berlalu................
beberapa menit kemudian.................
aku pun terbangun dari pingsan dan sudah berada di sebuah ruangan yang sama sekali bukan UKS sekolah seperti kamar di sebuah villa. Serta aku juga melihat kalau pakaian ku juga berubah perasaan aku menggunakan seragam deh kenapa bisa berubah menjadi baju tidur saja. Tiba - tiba saja dimana pintu kamar pun terbuka dan masuklah dua orang yang salah satunya adalah pelayan serta yang satunya memakai baju rapi layaknya bos besar saja. Tanpa pikir panjang dimana aku mengeluarkan pisau yang tersembunyi di balik rambut ku dan siap untuk menyerang nya kapan saja.
si lelaki misterius itu menyuruh pelayan nya untuk pergi karena dirinya akan ngobrol dengan ku oleh sebab itulah aku selalu berjaga - jaga misalnya kalau dia menyerang dengan senjata. Ternyata prediksi ku salah yang dimana si lelaki misterius itu malah bertepuk tangan dengan keras dan tertawa dengan keras sehingga membuat ku takut.
" ternyata hebat juga ya calon istri ku, selalu siap siaga dan selalu waspada pantas saja keluarga ku sangat tertarik kepada mu " kata lelaki misterius itu dengan bangga nya
__ADS_1
" Apa kau kata istri ? eh enak saja aku masih 11 tahun mana mungkin menjadi istri kamu itu dan lagi pula kenapa kamu membawa aku ke sini " jawab ku dengan ketakutan sekali
" oh iya aku belum memperkenalkan nama dimana aku adalah boruto dari marga Uzumaki dan kamu berada di villa ku yang berada di ujung pulau Jepang jadi kamu gak usah khawatir calon istri ku " kata boruto sambil mengulurkan tangannya ke arah ku
" Apa kau kata marga Uzumaki ?. terus kamu juga bilang kalau aku adalah calon istri mu hish mana mungkin aku mau menikah dengan mu " jawab ku sambil menggelengkan kepala karena tidak percaya ini
" orang tua kamu yang menjodohkan nya sendiri masa kamu lupa itu dan lagi pula sebentar lagi kamu akan jadi nyonya besar bermarga Uzumaki " kata boruto itu sambil berjalan ke kursi yang ada di sekitar
" aku gak akan menikah dengan anggota dari marga Uzumaki ingat itu lagi pula aku harus mengejar mimpi ku yang masih sangat panjang sekali " jawab ku sambil menaruh kembali pisau di belakang kepala dan juga memencet tombol meminta bantuan
" tapi bagaimana lagi karena perjodohan ini sudah banyak setuju dan tidak bisa di batalkan begitu saja " kata boruto yang mulai mengambil cangkir nya itu
aku mengambil kesempatan ini dengan berjalan mendekati jendela untuk mengambil salah satu selambu yang ada di sana. Boruto yang sedang menikmati secangkir teh nya itu tidak tau kalau aku mengambil selambu yang ada di dekat jendela, setelah aku lihat ternyata situasi yang membaik dimana aku pun langsung berlari ke arah pintu kamar dan pergi begitu saja. Boruto yang melihat calon istri nya pergi dia pun memutuskan mengerahkan seluruh bodyguard nya untuk membawa kembali istri nya itu dengan keadaan baik - baik saja.
Aku berlari sambil merobek kain tersebut dan memakai nya di sekitaran pinggang ku agar tidak terlihat seksi sekali kalau di pandang. Akan tetapi sebagain kain yang sudah di potong aku ikatkan di pisau ku agar mudah melawan para bodyguard tersebut, aku berlari terus menerus sambil menghidar dari mereka semua. Aku sudah sampai di pintu gerbang awal dan melihat ada helikopter yang berlambangkan mafia legenda tanpa pikir panjang dimana aku langsung melempar pisau tersebut ke arah helikopter itu agar bisa membawa aku pergi dari sana. Ketika sudah terikat dengan kuat aku menyuruh helikopter nya untuk segera terbang dan aku pun berpegang di sana dengan sangat kuat nya. Aku dapat melihat para bodyguard nya boruto berdiam diri karena tidak dapat menangkap ku serta boruto yang hanya melihat saja dari kamar nya itu.
Saat di dalam helikopter aku pun mulai melepaskan kain yang menutupi rok tersebut dan membuangnya begitu saja karena aku gak mau ada barang yang tertinggal di aku. Setelah itu aku mulai duduk di helikopter itu sambil mengambil makanan yang sudah di sediakan oleh anak buah ku dan di dalam sana sekitar 10 anak buah ku yang menjaga aku dengan ketat nya karena takut kalau bos mereka di ambil oleh musuh ataupun siapa lah. Aku baru sadar kalau tablet ku tertinggal di sana dan seluruh data yang aku butuhkan juga ada di sana akan tetapi aku bisa memindahkan nya yang terhubung di laptop ku yang berada di rumah. Tanpa pikir panjang aku mengambil alat yang berada di pisau ku tersebut dan memindahkan ke laptop dengan secepat mungkin agar tidak ada yang mengetahui isi di dalam nya.
setelah berhasil memindahkan seluruh data yang ada aku pun mulai menghapus seluruh data yang ada di tablet ku itu dan mulai merusaknya dari jarak jauh. Di villa nya itu dimana boruto yang ingin menyalin data yang ada di tablet sarada di buat terkejut karena muncul percikan api di tablet tersebut dan boruto sudah mengetahui kalau semua data nya sudah di pindahkan ke tempat lain oleh sebab itulah tablet nya di rusak seolah - olah seluruh data nya juga ikut terbakar di dalam nya.
" tunggu saja sayang ku dimana kita akan bertemu kok dan kamu akan menjadi nyonya besar di marga Uzumaki ini kok jadi untuk sekarang aku bebaskan kamu dulu " kata boruto yang sambil membuat tablet milik sarada.
__ADS_1
sekian dulu