
Suatu pagi dimana aku bangun terlebih dahulu karena hari ini akan melakukan rapat penting di karena dalam waktu dekat ada acara tahunan sekolah mangkanya aku sebagai ketua osis aku harus ikut mengambil peran kali ini. aleksa masih tidur karena kelas nya libur sekolah selama beberapa hari oleh sebab itulah aku bangun terlebih dulu dan tidak ingin membangun adik tersayang ku. Aku turun dari tempat tidur dengan pelan sekali agar aleksa tidak terbangun. Saat aku sudah turun dimana langsung berjalan ke kamar mandi untuk bersiap - siap untuk ke sekolah. Selesai dengan mandi dimana aku memutuskan untuk mengeringkan rambut ku terlebih dahulu dan saat aku ngaca dimana penampilan ku kini seperti anak lelaki pada umum nya dengan rambut yang pendek sekali.
Selesai mengeringkan rambut dimana aku langsung memakai seragam sekolah dan tidak lupa memakai bet khusus yang menandakan kalau aku adalah ketua OSIS di sekolah tersebut. Tidak lupa aku membawa barang - barang yang aku butuhkan selama berada di sekolah, saat aku sudah siap semuanya aku melihat aleksa yang masih tertidur pulas sekali. Aku pun berjalan dengan sangat pelannya menuju pintu kamar ku. Saat aku sudah di luar dimana aku bilang kepada pelayan ku untuk mengawasi aleksa selama aku gak ada di rumah karena aku ada urusan di sekolah. Aku pun turun ke bawah untuk mengambil roti dan langsung pergi dari rumah ku menuju sekolah untuk siap menjalankan tugas sebagai ketua OSIS.
10 menit kemudian............
Aku sampai disekolah dengan wajah yang bahagia sekali karena ini pertama kalinya menjalankan tugas ku sebagai ketos yang bijak sekali. Aku pun langsung masuk ke dalam gedung sekolah dan menaiki anak tangga satu persatu hingga tak terasa sampai juga di kelas karena kebanyakan pikiran. Saat sudah di kelas dimana aku tidak melihat diaron di sana tanpa pikir panjang aku langsung berjalan menuju meja duduk ku dan mulai mengecek berita apa yang lagi trend sekarang. Karena sedang asik membaca berita tanpa aku sadari jam masuk sudah berbunyi dan semua anak - anak yang tadi berada di luar kelas pun masuk ke dalam karena pembelajaran akan segera di mulai. Saat semua sudah masuk dimana masuklah wali kelas kami dengan anak lelaki di belakang nya. Awalnya aku tidak memperdulikannya karena sedang asik melihat pemandangan dari jendela yang ada di samping ku.
Wali kelas itu suruh anak lelaki itu untuk memperkenalkan namanya. Dan namanya adalah diano, adiknya diaron. ternyata diano masuk ke kelas ini untuk mengganti posisinya diaron yang harus pindah sekolah ke Swiss untuk beberapa tahun. Saat aku mendengar itu dimana hati ku sangat kacau sekali karena tidak percaya orang yang sudah aku suka sejak awal ketemu harus pindah ke Swiss selama beberapa tahun. Wali kelas pun menyuruh diano itu duduk di sebelah ku dan sontak saja semua mata tertuju kepada ku dengan cepat nya aku menoleh serta memperhatikan sekitar yang lagi menoleh kearah ku. Diano pun langsung melihat ku juga seketika aku membuang muka begitu saja.
Diano pun berjalan mendekati bangku kosong yang ada di sebelah ku. Saat dia memandangi ku dimana aku tidak perduli sama sekali karena sibuk melihat kearah luar jendela dan berharap kalau diaron kembali ke sekolah ini lagi akan tetapi semua itu tidak akan terjadi. Wali kelas kami mengajar pembelajaran bahasa jepang dan itu adalah pembelajaran yang tidak aku sukai sama sekali dari dulu. Walaupun aku anak yang pintar di Jepang ini tapi bagaimana lagi karena harus memperdalam ilmu agar pengetahuan ku bertambah banyak. Aku mulai mencatat apa yang wali kelas ku tulis di papan tulis itu dan diano sejak tadi tetap saja menatap ku seolah - olah aku adalah penjahat yang sedang di awasi saja.
jam pembelajaran ke 2 berbunyi dengan keras sehingga aku memutuskan untuk membereskan barang - barang ku dan mengambil tablet yang berada di tas karena sudah saat nya mengadakan rapat untuk semua anggota OSIS. Aku pun berdiri dan wali kelas ku melihat hal tersebut.
" ibu, aku izin ya untuk keluar sebentar karena ada urusan " kata ku ke wali kelas ku
" kamu mau kemana kok bawa tablet sekali apakah penting sekali kah " jawab wali kelas ku sambil menatap ke arah ku
" ibu gak lihat bet yang ada di baju ku ini kah " kata ku sambil menunjukkan bet ku kepada wali kelas
" oh kamu ketua OSIS yang mu mengurus itu kan ya udah ibu izin kan kamu pergi untuk mengurus perayaan itu " jawab wali kelas mu dengan menganggukkan kepala.
" oke bu " kata ku sambil menganggukkan kepala kepada wali kelas kepada ku
saat aku ingin membuka pintu kelas dimana aku memanggil diano untuk menjadi wakil ketos ku. Semua orang berada di sana tidak percaya kalau anak baru yang masuk ke dalam sekolah ini langsung diangkat menjadi wakil ketos dalam waktu singkat. Diano pun hanya bisa menurut saja karena dia sudah tau tentang aku gimana di sekolah. Kami berjalan melewati lorong untuk menuju ruangan OSIS berada. Tak perlu waktu lama dimana kami pun sampai diruang OSIS yang khusus buat rapat. Saat aku kamu dimana aku pun terkejut karena banyak mata yang memandang ku karena membawa anak baru.
Tanpa pikir panjang dimana aku memperkenalkan diano kepada mereka semuanya sebagai wakil ketos yang baru karena yang lama sudah mengundurkan diri akan tetapi banyak orang tidak menyukai keberadaan anak baru tersebut. Aku pun menundukkan kepala dan semua anak osis yang melihat aku menundukkan kepala langsung takut serta menerima diano sebagai wakil ketua osis yang baru. Setelah itu aku dan diano pun duduk untuk memulai rapat untuk membahas perayaan tahunan sekolah yang akan datang dalam sebulan lagi.
__ADS_1
" baiklah kita akan membahas acara tahun sekolah yang akan datang dalam sebulan lagi apakah kalian mempunyai ide dalam acara ini ? " kata ku sambil membuka tablet
" ketua osis bagiamana kalau kita membuat acara pensi dan drama sekolah saja " jawab osis 1
" apa acara pensi dan drama sekolah bukankan itu sudah umum sekali aku gak suka sama sekali " kata ku sambil memandang ke arah anak tersebut.
" tapi kalau kita membuat acara yang besar mana mungkin bisa mengeluarkan dana yang besar itu dan lagi pula ini acara yang di adakan selama setahun sekali " jawab osis 2
" seberapa besar dana yang akan di keluarkan biarkan aku saja yang membayar nya karena aku tau kalau dana yang terkumpul hanya sekitar 3 juta saja kan " kata ku dengan tegas
" memang dana yang terkumpul memang segitu mangkanya aku binggung harus bikin acara apa buat acara tahun depan " jawab osis bendahara
" kalau begitu aku akan menyewakan arti untuk membuat konser yang paling megah di sekolah ini aja " kata ku sambil menatap mereka semua nya
" aku setuju dengan pendapat sarada lagi pula sekolah ini belum pernah mengadakan konser yang paling megahkan jadi ini saat nya nama sekolah untuk melambung tinggi " jawab diano yang setuju
" kalau begitu bulan depan aku akan mengadakan konser buat acara tahunan sekolah aja " kata ku dengan santainya
" tenang aja untuk itu biar aku saja yang mengurus dan kini kita harus membentuk bagian penting nya. untuk MC pembuka nya adalah osis 3, penata lampu osis 4, penyambutan tamunya osis 8 dan 9, pembagian makanannya osis 6, keamanan selama acara berlangsung osis 5, keamanan artis nya diano, penata lagunya osis 7. Apakah semua sudah paham belum tentang pembagian itu dan kalau tidak ada yang setuju jangan salahkan aku mengeluarkan kalian dari OSIS ini " kata ku dengan muka yang menunduk
" kok aku seh yang menjadi MC nya " jawab osis 3 dengan santainya
" aku sudah kata tadi siapa yang tidak setuju dengan pembagian itu silakan tinggalkan ruangan ini dan aku juga akan mengambil osis mu itu " kata ku sambil memukul meja itu dengan keras
" kami setuju kok ketos dengan pembagian itu " jawab seluruh anggota OSIS dengan wajah yang ketakutan sekali
" baiklah rapat kali Ini sampai sini dulu bila ada yang di tanyakan silahkan chat aja di grup ya nanti aku balas kok dan untuk diano yang baru masuk ke anggota osis ini bilang kepada OSIS bendahara nya karena yang membuat grup itu bukan aku " kata ku dengan berdiri
__ADS_1
aku pun keluar sana sambil di ikutin oleh diano yang berada di belakang ku karena harus kembali ke kelas juga untuk mengikuti pembelajaran selanjutnya. Selama di perjalanan menuju kelas dimana suasana hening tanpa adanya yang mengobrol sama sekali untuk mencari suasana itu aku pun memutuskan untuk membuka pembicaraan terlebih dahulu.
" oh iya diano, kenapa kamu masuk ke sekolah ini dan apa tujuan nya ? " kata ku sambil berhenti
" aku masuk ke sini karena di suruh sama kakak ku untuk menjaga kak sarada selama beberapa tahun selama kakak ku berada di Swiss " jawab diano dengan jujur
" apa menjaga ku ? aku gak perlu di jaga lagi pula aku ini adalah bos dari organisasi terlarang oleh pemerintah mana mungkin membutuhkan perlindungan " kata ku sambil menundukkan kepala
" walaupun kak sarada adalah bos mafia tapi juga harus di lindungi lagi pula umur kakak yang masih muda sekali mana bisa menjadi diri itu oleh sebab itulah aku hadir di sini untuk melindungi kakak " jawab diano yang mulai memegang pundak ku
" tapi kenapa diaron harus ke Swiss itu ? apakah dia gak mau melindungi ku lagi semenjak aku menjadi bos mafia " kata ku dengan wajah yang menatap diano
" karena kakak ku ke Swiss untuk menjalankan misi penting oleh sebab itulah terpaksa meninggalkan kak sarada hanya untuk menjalankan misi rahasia yang di perintahkan oleh petinggi Jepang " jawab diano dengan wajah yang sedikit menunduk
" sebagai gantinya kamu harus mau pacaran dengan ku karena kakak kamu gak ada di sini oleh sebab itulah tanggung jawab nya sekarang " kata ku sambil memandang wajah diano lebih dekat
" apa ? tapi aku baru saja masuk ke sekolah ini mana mungkin langsung pacaran dengan kak sarada itu " jawab diano yang pipinya mulai memerah
" emang kenapa gak mau pacaran dengan ku jika kamu gak mau jangan salah kan aku memukul mu nanti " kata ku dengan nada yang mulai marah
Akhirnya diano pun menjawab iya dan mulai sekarang kami berpacaran serta tidak ada yang mengetahui hubungan tersebut. Memang kami beda satu tahun saja akan Tetapi hati ku sudah tidak terluka lagi setelah ke hilangan diaron.
Aku, sarada dari marga uchiha + bos mafia + anak terpintar di Jepang + aset negara mulai hari ini sudah mempunyai pacar dan juga ingin membangun masa depan bersama - sama mulai detik ini juga.
Kami berdua berjalan bersama menuju kelas dengan bergandengan tangan dan semua anak - anak yang ada di kelas lain tidak percaya kalau bos mafia di sekolah berpacaran dengan anak baru. Sehingga kami menjadi berita hangat di forum sekolah saat itu juga. Memang kami berdua sama - sama sibuk tapi gak memiliki kemungkinan untuk tidak menghabiskan waktu bersama - sama.
aku tidak perduli apa yang mereka bilang karena aku tetap sayang sama diano sejak awal dia masuk sekolah ini. Setiap kali ada yang menganggu kami pacaran maka aku akan memukulnya dengan keras sehingga tidak ada yang berani menganggu kami lagi.
__ADS_1
Saat jam istirahat dimana aku menelpon pengacara ku untuk menyewakan artis, Alat² band dan juga panggung nya dengan cepat. Pengacara ku menghitung ternyata biaya yang aku keluarkan sebesar 10M sendiri oleh sebab itulah aku tidak memperdulikan biayanya yang penting acara buat bulan depan harus berjalan dengan lancar karena aku gak mau mempermalukan sekolah di mata orang - orang Jepang kalau acara nya tidak berjalan lancar sama sekali. Di sana diano yang mendengarkan kalau dana yang ku keluarkan sangat lah banyak sekali hingga membuat nya terkejut oleh sebab diano tidak membantu apa - apa.
sekian dulu