
sebulan kemudian..............
Pagi hari aku bangun seperti biasanya dengan rambut yang berantakan serta wajah seperti zombie yang baru saja bangun tidur di sana. Sontak saja aku langsung bangun dari tempat tidur ku dan Mulai berjalan kekamar mandi untuk membasuh muka seta membasahi rambut. Setelah selesai membasuh rambut di aja aku langsung berganti pakaian menggunakan celana panjang, baju biasa dan juga tidak pula dengan jubah yang bermarga uchiha tersebut. Setelah semua beres dimana aku langsung mengambil hp serta tablet ku untuk bergegas melaksanakan pembangunan tersebut. Tanpa pikir panjang aku langsung keluar dari kamar di ikuti menelpon pengacara ku untuk mengurus rencana pembangunan laboratorium yang resmi.
" Halo, pengacara kamu dimana ? aku akan segera ke tempat proyek konstruksi nih " kata ku yang sambil menuruni anak tangga
" Maaf kan saya nona sarada karena masih di luar kota jadi gak bisa datang ke tempat kontruksi " jawab pengacara ku
" Oh masih di luar kota ya tapi aku melihat kamu berada di bar ya " kata ku yang sambil mengecek posisi di tablet
" Enggak kok nona sarada, saya berada di luar kota bukan di bar " jawab pengacara ku dengan nada berbohong
" Mulai sekarang kamu bukan pengacara ku lagi dan semua aset akan di urus oleh asisten ku " kata ku yang langsung masuk ke dalam mobil
__ADS_1
" nona sarada gak bisa memecat ku dengan begini lagi pula itu sudah ada undang - undang nya " jawab pengacara ku dengan panik sekali
" Kamu hanya seorang pengacara jadi aku bisa memperhentikan kamu dengan suka hati lagi pula kamu juga gak bisa mengancam ku karena ku adalah aset Negera dan juga kebanggan kaisar Jepang " kata ku yang sambil menutup telpon
Tanpa pikir panjang dimana aku langsung menyuruh pengawal ku untuk mengantar ku ke tempat pengacara ku berada sekarang karena ingin memberikan pelajaran yang setimpal. Seketika itu dimana mobil langsung ngebut dengan cepat sekali serta pengawal ku tidak dapat menoleh ke belakang karena merasakan hawa yang sangat berbeda sekali di dalam mobil tersebut. Tak perlu waktu panjang dimana aku sampai di sebuah bar yang sudah aku lacak sebelumnya. Karena merasa marah dimana aku langsung menendang pintu tersebut hingga pecah dan juga di tangan ku sudah ada pistol yang siap menembak nya dengan membabi buta. Di bar tersebut terdapat beberapa kamar jadi aku menendang satu persatu hingga dapat menemukan pengacara ku yang kayak setan itu.
Eh akhirnya aku menemukan kamar yang paling atas di bar tersebut dan membuka paksa pintu itu dengan kaki ku. Di sana aku melihat kalau pengacara ku sedang merayu perempuan seksi sekali tanda pikir panjang aku meminta kepada pengawal ku untuk mengantar kan perempuan itu pulang karena aku ada tugas yang belum selesai sama sekali. Setelah perempuan itu di bawa pergi mana aku langsung menendang wajah pengacara ku dengan keras sehingga keluar dari jendela dan di bawah juga sudah ada pengawal ku yang siap menjaga nya kalau sampai terjatuh ke bawah. Aura kemarahan ku semakin menjadi - jadi sehingga tanpa sadar kepala ku mengeluarkan tanduk sehingga mata merah ku juga sakit sekali.
Tanpa pikir panjang dimana aku langsung turun kebawah untuk siap membunuh pengacara ku tersebut. Pengawal ku masih memegangi tangan nya agar tidak kabur lagi.
" eh tunggu dulu nona sarada, tadi saya hanya bercanda doang tidak seperti yang anda harapkan " jawab pengacara ku sambil berkeringat
" kau tau semua yang aku berikan itu buat kamu tapi kamu membalas nya dengan cara begini dan diri mu sudah aku anggap seperti keluarga sendiri tapi nyatanya kamu bajingan berduit saja " kata ku yang mulai menembak nya
__ADS_1
" memang aku keluarga kamu tapi aku juga memiliki ke sibukan yang lainnya " jawab pengacara ku yang sambil menunduk kepalanya
" Kesibukan lain ? KAU PIKIR KAMU BISA BEKERJA DENGAN YANG LAIN KAH. KAU SUDAH MENJADI BAGIAN DARI KELUARGA UCHIHA TAPI BALASAN MU KAYAK GINI. JANGAN SAMPAI AKU MEMBANTAI SEMUA KELUARGA MU SAMPAI GENERASI BERIKUT NYA " kata ku dengan nada yang penuh amarah sekali
" Aku juga punya kerjaan yang lainnya Nona sarada bukan hanya menjadi pengacara saja dan aku juga adalah sekolah pengusaha juga " jawab pengacara ku dengan nada kebingungan
" Pengawal cepat cari dimana perusahaannya hancurkan saja dan jangan sampai ada yang tersisa sedikit ku " Kata ku dengan amarah yang membara sekali
" baiklah nona sarada saya akan mencari apa yang di perintahkan oleh anda " jawab salah satu pengawal ku sambil membungkukkan badan
" bersiap - siaplah untuk mati di tangan ku pengacara bajingan dan aku juga akan membantai seluruh keluarga mu sampai tidak ada yang tersisa lagi " kata ku yang mulai siap menembaki nya
Tanpa pikir panjang dimana salah satu peluru meluncurkan di kepalanya yang menyebabkan mengeluarkan darah yang begitu banyak dan salah satu pengawal ku menutup mata ku agar tidak melihat darah tersebut. Pengacara ku langsung tergelatak di tanah dengan tak bernyawa sama sekali dan di sana air mata ku mulai membasahi pipi dan di sana pengawal ku masih menutup mata ku karena takut akan menimbulkan trauma yang mendalam kalau melihat nya. Setelah itu aku meminta kepada pengawal lain untuk membakar jenazah pengacara ku dan jangan sampai ada noda yang tertinggal di sana.
__ADS_1
Cepat atau lambat dimana aku akan membuka mata dan melihat noda darah yang sesungguhnya karena aku adalah bos mafia yang berhak mengetahui hal tersebut. Terus salah satu pengawal yang menutup mata ku membawa ku ke mobil untuk di antar akan pulang karena sudah waktunya beristirahat. Selama di perjalanan aku hanya berdiam saja tidak melakukan apapun ataupun berbicara karena hanya ingin memikirkan apa yang akan terjadi setelah ini. Sesampainya di rumah dimana pelayan ku sudah menunggu ku untuk mengganti baju serta melayani aku seperti biasanya. Di sana aku bener - bener bagai seorang ratu saja dan karena hari juga semakin siang dimana pelayan ku sibuk mengurus ku karena aura ku bener - bener berbeda dari yang tadi. Setelah makan, ganti baju dan bersih-bersih di mana aku langsung naik ke atas untuk bersiap tidur karena aku akan melupakan apa yang terjadi tadi. Kini aku akan mencari pengacara baru untuk melakukan proyek konstruksi laboratorium ku yang baru. Semua yang aku lakukan hanya buat masa depan yang indah sekali.
sekian dulu