Sarada Sang Mafia Tokyo

Sarada Sang Mafia Tokyo
Pertunangan dadakan dan murid kurang ajar


__ADS_3

seminggu kemudian


seminggu telah berlalu semenjak pesta besar itu aku lewatkan dan hari ini aku harus ke sekolah karena ada urusan yang harus aku selesaikan secepat mungkin. Setelah bangun tidur aku langsung beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhku dari keringat yang menempel semalaman. Beberapa menit setelah aku mandi dimana aku langsung mengambil baju dan memakai serta bergegas keluar dari kamar serta turun kebawah. Saat aku memasang bet osis sambil turun tangga bertapa terkejutnya aku melihat seluruh anggota keluarga Uzumaki datang ke rumah ku dan juga ada papa serta mama ku di sana. Papa ku menyuruh ku untuk duduk sebentar di sana karena ingin membicarakan hal yang serius sekali terhadap ku. Tanpa pikir panjang aku langsung menuruti apa yang di bilang oleh papa ku tersebut.


Aku duduk di satu sofa dengan boruto karena seluruh sofa telah di penuhi oleh keluarga Uzumaki tersebut. Setelah aku duduk dimana papa ku mulai membahas masalah yang sangat penting sekali.


" baiklah, kenapa keluarga Uzumaki datang kekediaman kami apakah ada hal yang sangat penting sekali ? " kata papa ku ke Naruto Uzumaki


" kami datang ke sini ingin melamar anak perempuan tuan dan menjadikan sebagai menantu dari keluarga Uzumaki ini " jawab Naruto Uzumaki sambil menjelaskan dengan detail sekali


" apa ingin melamar anak saya ? akan tetapi anak saya masih berumur 11 tahun mana mungkin bisa menikah muda itu " kata papa ku dengan kaget


" memang anak anda masih muda akan tetapi kita bisa melakukan pertunangan sampai anak anda berumur 18 tahun baru diadakan pernikahan " jawab Naruto Uzumaki tersebut


" kalau begitu tanyakan kepada anak saya saja karena yang berhak memilih adalah dia bukan saya " kata papa ku sambil melihat ke arah ku


" baiklah kalau begitu, sarada apakah kamu mau menerima pertunangan ini dan kelak di usia 18 tahun menikah serta siap menjadi menantu dari keluarga Uzumaki ini ? " jawab Naruto Uzumaki sambil menoleh ke arah ku


" a......aku bersedia menerima pertunangan ini dan siap menjadi menantu dari keluarga Uzumaki kelak nantinya serta siap mengganti marga " kata ku sambil menundukkan kepala


" baiklah kalau begitu yang dimana boruto akan memasangkan cincin di jari mu yang menandakan kalau kamu sudah bertunangan dan resmi menjadi menantu keluarga Uzumaki ya " jawab Naruto Uzumaki itu sambil memberikan cincin nya kepada boruto


Lalu dimana boruto menghadap ku dan mulai memasang cincin di jari ku yang menandakan kalau aku telah resmi tunangannya serta akan pindah marga kelak sudah menikah nanti. Selesai memasang cincin dimana aku memutuskan pergi dari sana karena harus ke sekolah untuk mengurus beberapa dokumen yang belum selesai dan selama di perjalan aku langsung memberitahukan kabar ini ke sahabat ku yang berada di Belanda sambil telpon dan lagi pula mobil ku di beri sekat yang kedap suara jadi gak bakalan kedengaran apa yang di bicarakan.

__ADS_1


" halo wari, aku punya kabar buruk nih " kata ku


" kabar buruk apa sih ? jangan membuat ku jantungan dong " jawab wari yang mulai penasaran


" sebenernya aku sudah bertunangan dengan anak dari marga Uzumaki dan ini sangat mendadak sekali bagi ku dan belum lagi kita gak saling suka " kata ku dengan menjelaskan semua nya kepada wari


" apa tunangan ? apa kamu sudah gila sarada, umur kamu aja masih sangat muda loh masa iya langsung nikah gitu aja " jawab wari dengan kaget nya


" Ya gimana lagi karena kamu tau sendiri kan kalau keluarga Uzumaki di kenal akan militer yang kuat dan aku hanyalah aset negara " kata ku sambil menjelaskan situasi yang sebenarnya


" bentar - bentar terus kamu nikah nya kapan ? jangan bilang Minggu depan " jawab wari yang mulai memikirkan hal yang lainnya


" minta di pukul nih anak, mana mungkin aku nikah sekarang lagi pula aku menikah nya itu di umur 18 tahun nah sekarang aku masih umur 11 tahun wah " kata ku dengan nada serius


" wari dengarkan aku, walaupun aku sudah nikah kelak kita pasti akan bersama kok lagi pula persahabatan di atas segala nya dan tidak dapat memisahkan kita jika aku sudah menikah nantinya " kata ku dengan penuh keyakinan


" gak akan sarada, dimana kehidupan mu sudah berubah jika sudah menginjak umur 18 tahun dan di umur segitu aku akan tinggal di Brazil untuk kuliah serta menetap di sana " jawab wari yang mulai menangis


" Apa kamu mau ke Brazil ? bukannya di Belanda kan enak dan kamu bisa ke Jepang seh " kata ku


" Untuk 7 tahun kedepan aku akan pindah ke Brazil dan gak akan kembali ke Belanda lagi pula di sana ada kakak angkat ku jadi aku akan di jaga bener - bener serta aku gak bisa ke Jepang juga " jawab wari


" Kata nya setelah aku menikah aku akan tinggal di Osaka bukan lagi di Tokyo karena calon suami ku rumah nya di sana dan kabar buruk nya dimana marga uchiha ku bakalan hilang setelah menikah nanti " kata ku yang sudah meneteskan air mata

__ADS_1


kami pun ngobrol sampai aku tiba di sekolah dan di sana kami bener - bener nangis karena kita gak bisa bersama lagi seperti dulu lagi. Selesai menelpon dengan wari dimana aku pun turun dari mobil dan berlari ke arah gedung sekolah untuk cepat - cepat untuk mengurus berkas tersebut. Sesampainya di kelas dimana nya banyak murid yang melihat ke arah ku semua dan salah satu murid yang sombong langsung menghampiri ku serta menampar pipi. Tanpa pikir panjang dimana aku langsung menendang nya hingga terpental sangat jauh sekali dan juga mengeluarkan pisau yang berada di belakang kepala ku sambil mengejar nya.


" maksud Lo apa nampar aku tadi dan apakah kamu belum tau siapa aku di sekolah ini " kata ku yang menodong pisau di depan muka nya


" emang siapa kamu di sekolah ini ? Lagi pula hanya anak biasa di sekolah ini aja sombong sekali " jawab anak yang sombong tersebut


" loh gak tau aku siapa ya, sini aku beri tau kalau di sini adalah daerah kekuasaan ku jadi siapa yang berani sama aku sama aja berani cari mati tau gak " kata ku yang mulai mengangkat kepala nya dan menancapkan pisau di lantai


" sombong sekali kamu, apakah kamu osis di sini dan apakah kamu seorang mafia di sekolah kalau iya aku akan berlutut di hadapan mu serta menjadi pelayan kamu seumur hidup " jawab anak sombong tersebut sambil ketawa kecil


" loh he nantang kamu, kalau emang aku adalah ketua osis dan bos mafia di sekolah ini bukan hanya bos mafia di sekolah ini tapi bos mafia di mafia legenda dan juga aset negara nah apakah kamu masih berani sama aku ? " kata ku yang mulai menamparnya dengan keras


" apa kata mu bos mafia dari mafia legenda yang paling di takuti di Tokyo ini ? " jawab anak sombong itu yang mulai ketakutan


" emang iya aku adalah bos nya emang kenapa ? oh iya aku juga punya julukan loh kalau gak salah si mata merah yang sangat di takuti oleh orang - orang, apakah kamu masih berani dengan ku " kata ku yang mulai mengambil pisau yang menancap di lantai tersebut sambil berdiri


" ma........ma......mata merah ? " jawab anak itu yang sudah ketakutan sekali


" Anak - anak tolong ikat orang ini dan bawa dia ke tengah lapangan agar tau rasa karena sudah berani menantang bos kalian " kata ku yang langsung pergi dari sana karena ingin istirahat di kelas


Saat sudah sampai di baku ku dimana aku memutuskan untuk tidur sana karena sangat lelah sekali akibat berurusan dengan orang yang bukan tandingan ku sama sekali dan sisi lain aku terus saja memandangi cincin tunangan ku tersebut serta apakah aku siap menjadi seorang istri dari marga Uzumaki tersebut.


sekian dulu

__ADS_1


__ADS_2