Sarada Sang Mafia Tokyo

Sarada Sang Mafia Tokyo
adik kesayangan


__ADS_3

Pada malam harinya dimana aku memutuskan pulang bersama dengan aleksa karena dia sudah menjadi bagian dari keluarga uchiha. Kami menaiki mobil bersama melewati kota di tengah malam, aleksa sangat kegirangan sekali melihat pemandangan kota di tengah malam tersebut. Aku merasa terharu karena baru kali ini melihat anak kecil yang begitu bahagia nya melihat hal tersebut dan belum lagi saat aku tunjukkan semuanya kepada aleksa nantinya. Aku melihat usia aleksa sekitar 5 tahun atau 6 tahunan dan dia berkeliaran di luar sana sendirian oleh sebab itulah memutuskan mengangkat aleksa menjadi adik angkat ku saja walaupun aku anak tunggal.


Saat sudah sampai dimana aku langsung menggendong tubuh kecil aleksa tersebut untuk masuk ke dalam rumah. Aleksa tertidur di pangkuan ku dan aku dapat merasakan tubuh kecil nya tersebut. Semua pelayan yang ada di rumah kaget tidak percaya karena nyonya muda nya membawa anak kecil pulang ke rumah dan juga mengenakan pakaian bermarga uchiha. Semua pelayan hendak memanggil ku akan tetapi aku meminta dia untuk diam dan tidak berbicara apapun karena adik ku sedang tertidur. Aku menaiki anak tanggal satu demi satu agar aleksa tidak terbangun dari tidur nya tersebut. Sesampainya diatas dimana salah satu pelayan ku membukakan pintu kamar buat aleksa dan disana aku langsung masuk saja. Saat sudah di dalam kamar aku menaruh tubuh aleksa di kasur dengan pelan - pelan agar tidak terbangun dari tidur nya tersebut, pelayan yang ada di depan pintu melihat ku bagaikan seorang kakak yang sedang menjaga adiknya tersebut.


Setelah menaruh aleksa di kasur dan menyelimuti nya dimana aku keluar dan menyuruh pelayan untuk berjaga di sana kalau terjadi sesuatu dengan aleksa. Aku berjalan kembali ke kamar ku akan tetapi terhenti oleh suara telpon yang berasal dari ponsel ku tanpa pikir panjang aku mengangkat nya sambil berjalan menuju kamar. Ternyata yang menelpon adalah mama ku.


" halo ma, ada apa ? " kata ku sambil membuka pintu kamar


" halo sarada, mama dengar kalau kamu membawa pulang anak kecil ke rumah ya " jawab mama ku


" iya ma, emang kenapa ? " kata ku sambil masuk kedalam dan menutup pintu


" itu anak siapa yang kamu bawa pulang ke rumah dan bisa - bisa nya memakainya baju ada marga uchiha nya " jawab mama ku dengan nada sedikit keras


" dia adalah adik angkat aku mulai sekarang dan mama gak ada hal buat melarang aku " kata dengan nada yang juga sedikit marah


" kamu gak boleh seenaknya gitu sarada dimana umur kamu masih 11 tahun berani - beraninya kamu membawa anak asing masuk ke dalam rumah dan anggap dia sebagai adik kamu " Jawab mama ku yang mulai marah


" aku tanya sama mama, apakah mama punya hal atas aku selama ini ? kenapa baru sekarang munculnya dan dari dulu kemana aja mama itu. Aku sudah hidup sendiri sejak umur 9 tahun dan di sanalah merasakan namanya kesepian sendiri. Aku mati - matian agar bisa bertahan dan berjuang agar bisa membalaskan dendam paman serta mengangkat kembali grup mafia. Tapi apa daya aku selalu saja tidak di anggap oleh kalian berdua dan sekarang aku membawa anggota uchiha yang baru kalian kembali " kata ku dengan nada yang mulai menangis


" maafkan mama sarada yang gak pernah hadir selama ini karena terlalu sibuk dengan pekerjaan tapi mama akan usahakan untuk pulang hari ini dan menyambut kedatangan adik baru kita " jawab mama


" gak usah ma, lebih baik mama lanjutkan saja pekerjaan nya dari pada terganggu gara gara aku saja " kata ku yang langsung menutup telpon.


Selesai dengan menutup telpon dari mama tadi secara tidak sadar aku langsung berlari ke arah tembok dan memukul nya dengan keras sehingga menimbulkan retakan yang lumayan besar. Emosi tidak terkontrol sama sekali membuat ku seperti ini karena terlalu marah dimana mata ku dengan sendirinya mengeluarkan darah. Tanpa pikir panjang aku langsung berlari ke arah cermin dan melihat bola mata ku yang berubah menjadi merah banget di sertai oleh darah yang terus mengalir keluar tanpa henti.


Retakan yang dinding tersebut mengakibatkan tembok langsung hancur seketika karena pukulan ku yang begitu kuat nya. Aku masih bersandar di meja rias ku dan mengambil gunting untuk memotong rambut ku sama seperti anak laki - laki. Helai demi helai rambut aku potong sampai pendek sekali karena capek mempunyai rambut panjang akan tetapi tidak bahagia sama sekali.


pagi hari pun tiba dimana aku merasakan tangan yang menempel di lengan ku serta menggoyang - goyangkan tubuh dengan pelan sekali, aku pun membuka mata ku dengan perlahan dan melihat ternyata aleksa yang dari tadi berusaha membangunkan aku dari tadi. Saat aku sudah terbangun dimana aleksa langsung memeluk ku dengan erat sekali seolah - olah gak mau kehilangan.


" adik kenapa menangis dan memeluk kakak ? " kata ku kepada adik dengan wajah yang masih kebingungan

__ADS_1


" dari tadi adek sudah membangunkan kakak tapi kakak tak kunjung bangun sama sekali oleh sebab itulah adek khawatir sama sekali " jawab aleksa


" Oh iya adek kita pindah ke apartemen saja ya biar gak ada yang dapat menganggu kita dan juga kakak akan memasukkan kamu ke sekolah yang dekat dari sana ya " kata ku sambil mengelus rambut aleksa


" loh kakak punya apartemen kah ? kok adek tidak tau sama sekali ya kalau kakak punya apartemen " jawab aleksa dengan kaget


" kakak belum cerita ke adek mangkanya adek gak tau sama sekali tentang apartemen kakak itu " kata ku sambil memegang kepala aleksa


Setelah itu aku pun berdiri dan mulai menggendong aleksa untuk bersiap ke apartemen ku yang ada di seberang Tokyo. Aku turun kebawah sambil menggendong aleksa dan semua pengawal serta pelayan tidak percaya kalau anak asing kini telah bermarga uchiha. Kini aku sangat bahagia sekali karena memiliki aleksa di dalam hidup ku ini dan juga tujuan yabg harus di capai dengan cepat agar semua tunduk kepada ku. Kami memasuki mobil dan si saat itulah aleksa tertidur lagi di pelukan ku erat sekali serta aku tidak ingin ada yang berani mengusik ketenangan ku walaupun sekecil apapun itu. Perjalan panjang kami akan tempuh dengan santai saja karena aku gak ingin aleksa terbangun cuma gara - gara terlalu cepat ke apartemen yang berada di seberang Tokyo. Saat sudah setengah perjalanan dimana aleksa terbangun dari tidur nya dan melihat ku yang tengah membaca berita online. Tiba - tiba saja aku mendengar kalau perut aleksa berbunyi sehingga memutuskan untuk mampir ke restoran yang ada di dekat sana. Saat sudah sampai di restoran aku mulai menggendong aleksa untuk masuk ke dalam restoran tersebut.


saat hendak masuk dimana pundak ku di pegang sehingga aku memutuskan untuk melihat nya dan ternyata benar kalau yang menghalangi ku adalah preman rendahan yang tidak kalau aku adalah bos mafia yang paling di Tokyo. Akan tetapi salah satu dari preman tersebut menusuk aleksa dengan begitu cepat nya dan darah aleksa pun keluar serta membasahi tangan ku. Di sana aku langsung marah dan menyuruh pengawal ku untuk membawa aleksa ke rumah sakit terdekat sana karena aku menghajar semua preman rendahan itu. Saat aleksa sudah di bawa pergi dari sana ini saat nya untuk menghajar preman tersebut dan membayar apa yang mereka perbuat tadi. Aku pun menghajar mereka dengan membabi buta dan aku akan membawa mereka ke neraka yang paling panas di muka bumi ini.


Salah satu senjata mereka mengenai baju kesayangan ku dan melihat lambang mafia legenda tersebut dengan jelas sekali sehingga membuat preman yang melihat nya sangat takut karena tidak tau kalau sudah berurusan dengan bos besar nya. Dalam waktu singkat saja pasukan mafia legenda pun Datang ke sana untuk membantu dalam perkelahian hebat tersebut. Anak buah perempuan ku datang menghampiri ku.


" kalian datang terlambat " kata ku dengan nada yang sedikit marah


" maaf kan kami bos " jawab anak buah ku yang perempuan


" baiklah bos, kami akan menghajar mereka semua sesuai dengan perintah mu " jawab anak buah ku yang perempuan


" oh iya jangan ada satu orang pun lolos ya kalau enggak kalian tau akibatnya " kata ku sambil menundukkan kepala


" baiklah bos " jawab anak buah ku yang perempuan


aku pun pergi menjauh dari sana karena sudah ada yang mengurus nya dan aku sampai lupa sama aleksa. Muncullah mobil yang ingin menjemput ku untuk mengantar ku ke rumah sakit. Sontak saja aku pun masuk ke dalam dan saat di dalam aku melepaskan pakaian ku itu serta mengganti nya dengan yang baru setelah itu membersihkan darah yang menempel di tangan serta wajah ku. Mobil yang aku naikin ini dengan desain yang unik dimana kuris pengemudi dan kuris penumpang di pisah oleh kaca hitam jadi pengemudi tidak dapat melihat apa yang di lakukan penumpang Walaupun sedang berganti baju ataupun apa.


sesampainya di rumah rumah sakit dimana aku langsung berlari dan mencari keberadaan adik kesayangan ku itu. Lalu aku menemukan dimana aleksa di rawat dan di sana aku juga melihat banyak perban yang menutupi tubuh kecil nya itu serta alat - alat medis juga tertancap ditubuhnya itu. Ketika aku melihat dimana kaki ku menjadi lemas sehingga membuat ku terduduk di lantai karena aku tidak menyangka kalau aku gagal melindungi adik ku tersebut. Karena tekanan itu sehingga membuat ku pingsan ditempatkan dan pengawal yang melihat aku mulai pingsan langsung memanggil dokter ataupun suster untuk memberikan penanganan bagi ku.


1 jam kemudian............


Aku pun tersadar di ruang inap dan melihat ke sekeliling yang ternyata ada papa serta mama di sana. Mama langsung memeluk ku dengan sangat erat dan bersyukur kalau aku tidak terjadi apa - apa.

__ADS_1


" syukur lah sarada, kamu tidak kenapa - kenapa " kata mama dengan nada khawatir sekali


" memang nya aku kenapa ? " jawab ku yang masih kebingungan


" kamu tidak sadarkan diri selama 1 jam lama nya " kata papa ku


" oh iya dimana aleksa sekarang ? " jawab ku sambil bertanya


" sayang aleksa sudah kami pindahkan ke rumah sakit lain yang penanganan lebih serius " kata mama ku


" mama pindahkan aleksa kemana ? " jawab ku yang kebingungan


" aleksa sudah kami pindahkan ke Korea untuk sementara waktu karena Tokyo belum stabil setelah perkelahian preman dan mafia yang kamu kelola itu " kata papa ku dengan tegas


" aku ingin bertemu dengan aleksa sekarang papa dan mama yang dimana aleksa adalah permata yang indah bagi ku serta tidak ada yang menggantikannya " jawab ku yang mulai mengeluarkan air mata


" Tapi maaf sayang untuk sementara kamu jangan ketemu sama adik dulu ya biarkan dia sembuh dulu dari lukanya itu " kata mama ku


" lalu siapa yang akan menjaga aleksa selama di Korea ? " jawab ku


" kamu gak usah khawatir karena papa sudah mengerahkan seluruh pengawal untuk menjaga adik kamu itu " kata papa ku dengan penuh keyakinan


" oh iya mama mau tanya gimana ceritanya kamu bisa membawa anak asing masuk ke rumah dan seenak nya saja menyandang marga uchiha itu " kata mama ku


" sebenernya aku menemukan aleksa itu di markas mungkin dia ikut dengan orang - orang yang ingin bergabung di mafia legenda ini. Di sana keadaan aleksa memperhatikan sekali yang dimana pakaian nya lusuh, rambut acak - acakan, badan kurus dan wajah yang begitu kotor sekali kayak orang yang ada di jalan. Serta aku tanya ternyata aleksa tidak ada nama + orang tua nya sudah meninggal dunia oleh sebab itulah aku membawa nya ke rumah " jawab ku sambil menceritakan kejadian sebenarnya


Setelah mendengar cerita ku itu dimana papa dan mama ku setuju untuk mengangkat aleksa sebagai adik ku serta memberikan marga uchiha itu kepada nya. Aku mulai berpikir dimana aleksa akan aku jadikan alat percobaan akan tetapi itu gak mungkin karena dia adik kesayangan ku sekali. Kini keluarga ku mulai kembali lagi seperti dulu dan semua ini berkat aleksa.


seminggu telah berlaku begitu cepat nya dan aleksa kembali ke apartemen dengan sembuh dengan total sekarang. Serta rumah kami masih di renovasi gara - gara ulah ku yang menghancurkan dinding tersebut. Kini hidup ku kembali berwarna semenjak munculnya aleksa di dalam diri ku akan tetapi sebagai aduk ku.


sekian dulu

__ADS_1


__ADS_2