
Kak Juno datang ke kantor, aku tidak percaya bisa bertemu dan bekerja sama dengannya.
"Pak Juno, sudah ditunggu oleh bu Keira di ruangan bu Keira" kata Desi
"Iya.." kata Juno
Saat masuk ke ruangan aku.
"Halo selamat siang bu Keira.. " sapa Juno
"Siang pak Juno, silahkan duduk" kataku
"Senang bisa bertemu CEO fantasi GROUP dan menjadi brand ambassador di sini. " kata Juno
"Saya juga senang seorang aktor ternama menjadi brand ambassador saya. Apalagi dari dulu saya mengidolakan anda." kataku
"Oh ya.. Wah suatu kehormatan bisa diidolakan oleh CEO yang sangat cantik. " kata Juno
"Bisa aja terima kasih atas pujian ya." kataku
"Saya harap kita bisa bekerja sama dengan baik" kata Juno
"Tentu saja.. Saya juga berharap demikian" kataku
Kami pun mulai bekerja sama dan saat istirahat Fian datang mengajakku makan siang.
"Hai sayang.. Makan siang yuk.." kata Fian
"Iya.. Ini Fian suami saya pak Juno. " kataku
"Oh.. Kamu sudah menikah. Perkenalkan saya Juno pak fian" kata Juno
"Iya saya Fian CEO Wardun GROUP suami dari bu Keira. " kata Fian
"Waw.. Saya kira belum menikah karena bu Keira ini masih muda. " kata Juno
"Memangnya kenapa kalau belum menikah?" tanya Fian
"Tidak apa apa" kata Juno
"Apaan sih.. Dia ini brand ambassador aku jadi kamu gak boleh bersikap seperti itu pada dia ingat dia bukan pegawai kamu. " kataku
"Hubungan kalian unik ya.. Seperti bukan suami istri." kata Juno
"Kata siapa kami ini pasangan romantis hanya saja kami mencoba bersikap profesional dalam pekerjaan" kata Fian
"Iya saya minta maaf pak.. Saya salah bicara" kata Juno
"Hati hati kalau anda bicara" kata Fian
"Sudah.. Kamu jangan seperti itu Fian. Kak Juno kita harus bekerja baik" kataku
Fian pun langsung merangkul dan berkata.
"Hubungan kami sangat baik ini hanya karena kami suka bercanda agar bisa bekerja fokus di kantor. " kata Fian
"Saya bercanda pak Fian." kata Juno
"Baiklah pak Juno kami permisi dulu. " kata Fian
"Apa saya boleh ikut?" tanya Juno
"Maaf tapi ini waktu kami berdua. " kata Fian
"Gak apa apa.. Kak Juno boleh ikut bergabung makan siang bersama kami." kataku
"Terima kasih.. " kata Juno
__ADS_1
"Apa.. Ya udah terserah kamu, Ra" kata Fian
"begitu.. Kita makan siang bersama supaya seru" kataku
"Iya istri aku.. Ayo kita makan" kata Fian
Kami makan siang dan bertemu Sheila dan Doni.
"Siang bu Keira pak Fian.. Ada kak Juno juga wah aku ketemu aktor terkenal. " kata Sheila
"Siang bu Keira pak Fian pak Juno" kata Doni
"Kalian ada disini gabung makan siang dengan kami"kataku
"Yah.. Tadinya aku mau makan berdua saja jadi romantis tapi karena kamu mengajak semua orang ya sudah " kata Fian
"Ya udah gak apa apa bisa lain kali kan, nanti malam juga kita makan berdua di rumah jangan berlebihan jadi orang" kataku
"Ya.. Maaf sayang" kata Fian
"Romantis banget pak Fian mau makan berdua tapi maaf ya aku ikut gabung pasti pak Fian gak nyaman" kata Sheila
"Gak masalah Sheila kamu tahu seperti apa dia" kataku
"Wah.. Bu Keira orang yang sangat baik ya.. " kata Juno sambil melihat aku.
"Tidak usah melihat istri saya" kata Fian
"Iya.. Pak Fian aja sampai cinta mati karena kebaikan bu Keira." kata Sheila
"Jangan memuji berlebihan Sheila. " kataku
"Ya bu Keira ini memang orang yang rendah hati" kata Sheila
Doni menatapku dan aku pun menatapnya.
"Maaf pak.. Saya tidak bermaksud melihat bu Keira"kata Doni
"Maaf ya Doni.. Kamu jangan marah Fian" kataku
"Iya.. Aku hanya tidak nyaman saja" kata Fian
"Maaf kalau saya membuat tidak nyaman saya duduk di sebelah sana saja" kata Doni
"Tidak perlu.. Kamu jangan dengar kata Fian dia itu memang cemburuan" kataku
Kak Juno pun melihat aku, Doni dan Fian. Dan kak Juno terlihat seperti merasa aneh terhadap hubunganku dengan Fian. Kak Juno langsung mengajak Doni bicara berdua.
"Bisa kita bicara berdua Doni? " tanya Juno
"Iya pak.. Bisa pak." kata Doni
Pasti kak Juno mau tanya sesuatu sama Doni sampai pergi menjauh dari meja makan.
"Apa hubungan kamu sama bu Keira, Doni? " tanya Juno
"Saya.. Hanya teman lama." kata Doni
"Ayolah.. Kamu tidak perlu bohong tadi Fian seperti sangat cemburu sama kamu. " kata Juno
"Mungkin karena salah paham." kata Doni
"Gak.. kamu ke bu Keira sangat beda seperti ada cerita lama yang terpendam, apa kamu mantan pacar bu Keira? " kata Juno
"Sebenarnya iya pak Juno tapi saya minta tolong jangan bahas masalah ini ke pak Fian saya tidak enak karena pak Fian kan suami bu Keira." kata Doni
"Tapi pak Fian tahu kamu mantan dari bu Keira? " tanya Juno
__ADS_1
"Iya.. Pak Fian tahu" kata Doni
"Tapi kalian masih berhubungan baik" kata Juno
"Iya pak Juno.. Kami menjadi teman dan rekan kerja karena saya bekerja di perusahaan milik bu Sheila" kata Doni
"Kenapa kamu dan Keira tidak menikah? " tanya Juno
Juno hanya terdiam dan tidak bisa berkata.
"Doni.. Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan saya?" tanya Juno
"Iya pak.. Maaf tapi itu urusan pribadi jadi pak Juno tidak perlu tahu" kata Doni
Doni langsung bergabung kembali ke meja makan.
"Maaf pak Fian.. Bu Keira.. Bu Sheila" kata Doni
"Tidak apa apa" kataku
"Kamu mau makan apa Doni? " tanya Sheila
"Saya sama seperti bu Sheila saja" kata Doni
Kak Juno juga bergabung ke meja makan.
"Kak Juno mau makan apa? " tanyaku
"Saya sama seperti bu Keira" kata Juno
"Baiklah.. " kataku
Setelah selesai makan siang kami langsung kembali bekerja.
"Sayang.. Aku ke kantor lagi" kata Fian
"Iya.. " kataku
"Bu Keira kita bicara dengan pak Juno" kata Sheila
"Baik bu Sheila.. Kita bicara di ruang rapat" kataku
Saat kami bicara tentang pekerjaan.
"Produk ini sangat cocok jika pak Juno yang pakai" kata Sheila
"Iya.. Saya rasa juga begitu" kataku
"Saya akan membuat produk ini sangat menarik" kata Juno
"Boleh foto pak Juno? " tanya Sheila
"Saya juga" kataku
"Boleh tentu saja.. " kata Juno
Kami berfoto bersama dan Kak Juno pulang dari kantor aku.
"Besok kita mulai foto" kataku
"Iya.. Kalau begitu saya masih ada urusan jadi harus pamit" kata Juno
"Iya.. Pak Juno" kata Sheila
Sheila dan Doni pun pergi ke kantor.
"Bu Keira.. Kami harus kembali ke kantor" kata Sheila
__ADS_1