Satu Impianku

Satu Impianku
Persaingan Bisnis Dan Keluarga


__ADS_3

Aku bicara dengan Fian soal tender itu lalu, ada sekretarisnya dan sekretarisku datang ke ruangan.


"Jadi anda mau mengulang tender itu tapi kenapa? " tanyaku


"Gak apa apa saya senang lihat kamu senang dan juga itu bukan masalah buat saya." kata Fian


"Kenapa anda masih melakukan hal ini? " tanyaku


"Kamu pasti tahu jawabannya" kata Fian


"Tapi Saya sudah bilang kalau saya tidak bisa menerima kamu" kataku


"Desi.." kataku


"Liana.." kata Fian


"Bu Keira ada pak Abimanyu ke kantor. " kata Desi


"Iya pak Fian, pak Abimanyu ada di fantasi GROUP jadi saya harus bicara apa sama bu Maya." kata Liana


"Kamu bilang ke mama saya kalau papa ada sesuatu yang dibicarakan" kata Fian


"Iya kalau mami datang ke kantor kamu bilang hal yang pak Fian bilang ke mami. " kataku


"Cie.. Udah mulai sehati" kata Fian sambil menggodaku


"Apaan sih.. Saya bilang begitu ya karena apa yang kita bicarakan itu sama. " kataku


"Ya.. Aku mengerti padahal kalau sehati juga gak masalah" kata Fian


Saat pulang dari Wardun GROUP aku ketemu Doni


"Hai Kei.. Darimana kamu? " tanya Doni


"Hai Don.. Aku dari Wardun GROUP itu yang kemarin pengen ngobrol." kataku


"Oh.. Pak Fian gimana? " tanya Doni


"Iya alhamdulillah lancar." kataku


"Syukurlah" kata Doni


"Kalau masalah tender itu? " tanya Doni


"Dia kasih tender itu ke aku tapi dia terus mendekati aku padahal aku udah bilang kalau aku gak masalah gak dapat tender itu karena aku lebih memilih hubungan kita" kataku


"Terima kasih karena kamu mau mempertahankan hubungan kita tapi apa sebaiknya kamu terima tawaran dia? " tanya Doni


"Tapi itu artinya aku akan terus berhubungan dengan dia. Apa kamu mau itu?" tanyaku


"Tapi kamu bilang tender itu penting untuk papi kamu. Aku gak mau jadi penghalang untuk karier kamu" kata Doni


"Gak.. Kamu gak usah pikirkan itu. Bagi aku kamu yang paling penting, masalah tender aku bisa cari lagi" kataku


"Tapi papi kamu akan kecewa Kei.." kata Doni


"Terus kamu mau aku dekat dengan pak Fian karena dengan begitu aku akan dapat tender itu" kataku


"Kalian akan jadi rekan kerja. Kamu hanya mencintai aku jadi gak mungkin kalau kamu bersama pak Fian" kata Doni

__ADS_1


"Aku akan pikirkan nanti" kataku


Aku pulang bareng sama Doni dan bertemu pak Abimanyu


"Halo Keira.. Siapa pria yang bersama dengan kamu? " tanya pak Abimanyu


"Dia pacar saya, ada apa ya?" kataku


"Oh kamu sudah punya pacar dari perusahaan apa? " tanya pak abimanyu


"Saya seorang pelayan di kafe pak.." kata Doni


"Pelayan kafe.. Ternyata selera seorang CEO Fantasi GROUP seperti ini. Jujur saya kecewa. " kata pak Abimanyu


"Apapun profesinya bukan urusan bapak jadi jangan menghina pacar saya." kataku sambil menatap matanya


"Gak nyangka seorang CEO dari Fantasi GROUP perusahaan besar dan ternama punya pacar hanya seorang pelayan. " kata pak Abimanyu


"Ternyata saya tahu Fian bersikap menyebalkan seperti itu darimana?" kataku


"Apa kamu bilang lancang sekali.. Kamu itu cuma anak kecil yang baru masuk dunia bisnis jadi jangan sombong sama saya. " kata pak Abimanyu


"Udah Kei.. Kamu tenang ya.." kata Doni


"Udah Doni.. Ini urusan aku sama pak Abimanyu" kataku


"Saya akui kamu sangat menarik Keira" kata pak Abimanyu


"Terima kasih tapi saya tidak perlu pengakuan dari pak Abimanyu. Jadi saya permisi karena saya masih sangat sibuk dengan pekerjaan saya" kataku


"Maaf pak Abimanyu saya permisi" kata Doni


Aku dan doni pergi dari tempat itu dan melihat papi dan Fian berbicara serius.


"Iya Kei.." kata Doni


Aku dengar kalau papi mengancam Fian kalau sampai curang lagi


"Fian.. " ujarku


"Hai Keira.. Kamu dari tadi disini?" tanya Fian


"Lumayan.. " kataku


"Oh.. Tadi pak Hardianto.." kata Fian


"Tadi papi mengantar anda ya.. " kataku


"Iya.. Kita tidak sengaja bertemu di jalan. " kata Fian


"Apa yang kalian bicarakan? " tanyaku


"Tidak ada" kata Fian


"Gak usah bohong aku tahu papi seperti apa, maaf ya" kataku


"Kenapa minta maaf kamu gak salah adanya juga aku yang salah karena memang benar aku curang sama kamu. " kata Fian


"Tuh kan.. Kamu mengakui itu tapi kenapa?" tanyaku

__ADS_1


"Supaya aku bisa kenal dan dekat dengan kamu" kata Fian


"Apa? Hanya itu alasan kamu melakukan hal itu" kataku


"Iya aku sangat menyesal dan ingin minta maaf sama kamu" kata Fian


Dari situ aku sadar kalau Fian tidak terlalu menyebalkan dia juga bisa bijak sana. Aku mulai bisa menerimanya sebagai rekan kerja.


"Jangan mikirin aku nanti jatuh cinta loh.. Eh.. Tapi gak apa apa sih malah bagus jadi cinta aku berbalas." kata Fian


"Apaan sih aku itu.. " kataku


"Pacar Doni.. Ya aku tahu beruntung dia bisa miliki gadis baik dan secantik kamu. "kata Fian


Kami terus mengobrol sampai aku terdiam sebentar merenungkan dia.


"Kenapa diam Ra..? " tanya Fian


"Gak apa apa, besok meeting kan?" tanyaku


"Iya.. Tapi kalau kamu gak mau juga gak apa apa" kata Fian


"Iya.. Aku mau mendapat tender itu" kataku


"Serius kamu... " kata Fian


"Iya.." kataku


Aku pulang ke rumah dan mami bilang..


"Sayang gimana tadi dengan kamu kenapa? " tanya mami Mayshita


"Mami.. Aku kalah dari Fian CEO Wardun GROUP jadi aku ngobrol sama dia, mi" kataku


"Bicara soal apa? " tanya mami


"Soal tender itu.. Dia bilang dia mau berikan tender itu buat aku" kataku


"Serius.. Masa sih? " tanya mami


"Iya.. Tapi dia suka dekat sama aku terus padahal aku udah bilang sama dia kalau aku punya Doni." kataku


"Oh iya.. Dia tetap dekat sama kamu meski kamu sudah bilang seperti itu" kata mami


"Iya. Dia bilang dia tidak pernah jatuh cinta dengan wanita dan pertama kali merasakan cinta pada aku. Aku jadi bingung mi.. " kataku


"Bingung.. Kenapa?" tanya mami


"Karena aku takut buat dia berharap lebih sama aku kalau aku terima tender itu. Tapi papi juga ingin banget aku dapat tender itu. Dan aku juga gak mau buat Doni cemburu" kataku


"Iya mami mengerti keadaan kamu.. Keira" kata mami


"Aku jadi curhat sama mami" kataku


"Iya harus.. Mami akan dengar semua masalah kamu. Dan kamu harus terbuka sama mami" kata mami


"Iya.. Aku janji akan selalu cerita sama mami" kataku


"Oh iya.. Mami udah masak buat kamu, makan yuk.. " kata Mami

__ADS_1


"Ok.. Wah masakan mami udah terdiam dari jauh pasti enak banget" kataku


"Buat anak mami pasti mami masak yang enak" kata mami


__ADS_2