Satu Impianku

Satu Impianku
Yudha Teman Dari Suamiku


__ADS_3

"Kamu begitu banget sama aku.. Masa aku bukan tipe pria kamu" kata Fian


"Memang benar.. " kataku sambil tersenyum


"Tapi aku tidak peduli kalau aku bukan tipe pria idaman kamu yang penting aku bisa menikah sama kamu" kata Fian


"Iya lah.. Kita menikah juga karena kemauan kamu" kataku


"Lama lama juga kamu jatuh cinta sama aku" kata Fian


"Kenapa kamu yakin banget? " tanyaku


"Iya.. Karena aku tidak akan melepaskan kamu karena aku akan membuat kamu jatuh cinta sedalam aku mencintai kamu" kata Fian


"Jangan bermimpi.. " kataku


"Semua hal itu diawali dari mimpi" kata Fian


"Sudah.. Tidur saja" kataku


Pagi pun datang aku dan Fian pergi ke kantor bersama.


"Semangat bekerja istriku.. " kata Fian


"Iya.. Kamu juga harus cepat ke kantor nanti telat" kataku


"Perhatian banget.. " kata Fian sambil cium kening aku.


"Fian.." teriak aku sambil mengusap kening aku.


Semua pegawai aku melihat kami dan aku harus pura pura mencintai Fian.


"Semua pegawai kamu melihat kita" kata Fian


"Iya.. Aku tahu" kataku


"Sayang.. Kamu lucu banget masa aku cium kamu usah kening kamu." kata Fian


"Iya.. Sayang aku bercanda supaya kamu ketawa" kataku sambil ketawa


"Kamu masuk ya.. " kata Fian


"Iya.." kataku


Saat aku masuk ke kantor Desi sudah banyak tugas yang harus aku kerjakan. Fian juga pergi ke kantor dia.


"Maaf pak ada tamu seorang pria." kata Liana


"Iya suruh dia masuk. " kata Fian


"Baik pak" kata Liana


"Hai bro, lama gak ketemu masih sibuk aja lu.kapan punya cewe? " kata Yudha


"Jangan salah gue udah punya istri sekarang." kata Fian


"Apa.. Lo jahat banget sama gue gak bilang apa apa" kata Yudha


"Ini kan kejutan buat lo" kata Fian


"Gak asik main rahasiaan, tapi siapa nih wanita hebat yang bisa naklukin hati pria cuek dan menyebalkan ini" kata Yudha


"Lo sama aja seperti dia bilang gue nyebelin" kata Fian


"Serius dia siapa sih dan gimana orangnya? " kata Yudha

__ADS_1


"Dia itu Keira Hardianto CEO fantasi GROUP dia cantik banget, baik, sholeh, dan pintar dalam bisnis" kata Fian


"Gue pengen ketemu istri lo" kata Yudha


"Gak boleh nanti lo deketin dia lagi lo kan gak bisa liat cewe cantik" kata Fian


"Ya.. Gak mungkin gue rebut istri temen gue sendiri gila lo.. " kata Yudha


"Bercanda.. Jangan marah gitu" kata Fian


"Kalau Yola sudah tahu? " tanya Yudha


"Belum, emang kenapa? Harus gue kasih tahu dia" kata Fian


"Lo gak peka banget dia itu udah naksir lo dari dulu lo aja yang cuek sama dia padahal cowo lain ngejar ngejar dia" kata Yudha


"Dia bukan tipe gue" kata Fian


"Ya tapi lo harus kasih tahu dia jangan sampai dia terus berharap." kata Yudha


"Tapi emangnya dia beneran suka sama gue, gak mungkin buktinya dia gak pernah bilang dari dulu. " kata Fian


"Ya.. Dia gak berani buat nembak lu takut ditolak, lu gak peka banget jadi cowo." kata Yudha


Lalu, Fian dan Yudha datang ke kantorku.


"Bu Keira.. ada pak Fian sama seorang cowo. " kata Desi


"Suruh mereka masuk." kata Keira


"Hai sayang.. Makan bareng yuk. " kata Fian


"Sayang sayang apaan sih.. Nama aja kali" kataku


"Iya berlebihan banget" kata Yudha


"Iya.." kata Yudha


"Ini ada temen deket aku yudha yang aku bicarakan waktu malam. " kata Fian sambil mengenalkan aku pada temannya.


Mungkin Fian mau aku bersikap romantis agar aku bersikap manis di depan Yudha.


"Keira.. " kataku


"Yudha.. Bener ya. Kata Fian istrinya sangat cantik. Beruntung Fian dapat kamu Keira" kata Yudha


"Terima kasih.. Kamu pasti teman baik Fian karena dia itu tipe orang yang tegas dan tidak terlalu banyak berteman" kata Keira


"Iya kamu benar.. Istri Fian ini sudah cantik pengertian pula" kata Yudha sambil menatap mataku


"Ingat istri gue.. " kata Fian


"Iya pak bos.. Takut banget gue ambil. " kata Yudha


"Dia itu memang cemburuan orangnya. " kataku


"Tapi kamu hebat Keira belum pernah Fian jatuh cinta sama wanita dan sedalam ini dari dulu dia gak pernah peduli sama cewe. " kata Yudha


"Ya.. Karena dia itu cewe idaman gue dia itu satu impian gue sampai selamanya." kata Fian


"Cie... Seorang Fian bisa berkata manis juga sama wanita" kata Yudha


"Pasti.. Dia itu wanita yang berbeda menurut gue. " kata Fian


"Sudah ayo makan siang ke kantin." kataku

__ADS_1


"Iya.. Gue sudah lapar banget.. " kata Yudha


Saat makan siang ada cewe yang mendekati Fian.


"Halo Fian mau makan siang ya.." kata Yola


"Ya.. Oh.. Kenalin ini istri tercinta aku Keira Hardianto. " kata Fian


"Istri.. Kamu sudah nikah? Kenapa kamu tidak pernah bilang." kata Yola


"Ya.. Buat apa kita kan gak deket banget lagian kita teman biasa" kata Fian


"Tapi aku perlu tahu Fian" kata Yola


"Fian kamu gak boleh bicara seperti itu sama wanita" kataku


"Ya.. Maaf saya tidak beritahu pernikahan saya" kata Fian


"Dengerin istri lo.. Yola lagian Fian sudah nikah jadi jangan terlalu dekat lagi sama Fian nanti Fian bisa dapet masalah sama istrinya gara gara kamu. " kata Yudha


"Fian.. Kamu kenapa memilih dia?" tanya Yola


"Kamu jangan bersikap seperti itu.. Keira itu istri aku" kata Fian


"Kamu harus jaga jarak sama Fian" kata Yudha


"Sudah.. Jangan ribut lebih baik kamu makan siang sama kita" kataku


"Tentu saja aku mau gabung sama kalian" kata Yola


Kami pun makan siang bersama. Dan Yudha pergi dari kantor aku.


"Aku pulang ya.. Keira terima kasih atas makanan ini." kata Yudha


"Mau pulang sekarang bareng saja" kata Fian


"Iya.. Kalian kan ada kerjaan" kataku


"Aku juga mau pulang" kata Yola


"Sekalian antar kak Yola juga Fian.. " kataku


"Wah istri lo.. Baik banget dia tidak cemburu sama Yola" kata Yudha


"Dia orang yang tidak cemburu sama siapa pun" kata Fian


"Ya sudah kita pulang saja.. " kata Yola


"Iya.. Hati hati" kataku


Mereka pun pergi dari kantor aku. Desi menemui aku di ruangan.


"Bu Keira.. " kata Desi


"Iya.. Ada apa?" tanyaku


"Kita harus segera menemukan brand ambassador untuk produk kita" kata Desi


"Iya.. Saya sedang mencari aktor yang sesuai dengan kriteria" kataku


"Kalau begitu saya kembali bekerja bu Keira.." kata Desi


Setelah selesai bekerja Fian langsung menjemput aku.


"Keira.. Sudah selesai " kata Fian

__ADS_1


"Iya.. Kita pulang saja" kataku


"Kamu lelah ya.. " kata Fian


__ADS_2