Satu Impianku

Satu Impianku
Pernikahan Pun Terjadi


__ADS_3

Hari ini adalah hari pernikahan aku dengan Fian. Aku gak pernah menduga akan menikah selain dengan doni. Hanya rasa benci yang aku rasa pada Fian. Tapi hari ini aku akan jadi istrinya itu berarti aku harus melupakan semua tentang doni. Sulit tapi aku coba karena doni harus mendapat wanita yang lebih baik dariku. Datanglah Fian..


"Selamat atas pernikahan kalian.. Aku doakan semoga bahagia Kei... Selamat pak Fian." kata Doni sambil terlihat sedih


"Terima kasih maaf jika perlakuan saya ke kamu tidak menyenangkan. " kata Fian


"Iya pak.." kata doni


"Aku harap kamu dapat wanita yang jauh lebih baik dari aku, Don" kataku


"Amin.. " kata Doni


Lalu, ada wanita rekan kerja Fian.


"Selamat ya.. Pak Fian bu Keira.. Kenalin saya Sheila dari harapan GROUP saya ini rekan bisnis pak Fian sejak lama pak Fian selalu mengajari saya sampai saya bisa ada dititik." kata Sheila


"Ya.. Makasih Sheila jadi Fian ini udah jadi senior kamu ya.. Kamu pasti baik banget karena sepertinya kamu memuji Fian sampai seperti ini" kataku


"Aku emang hebat lagi Ra.. " kata fian


"Apaan sih.. Terlalu percaya diri banget" kataku


"Ya ampun romantis banget cocok.. Kalian itu pasangan paling cute yang aku kenal. " kata Sheila


"Romantis apanya?" tanyaku


"Iya mirip film" kata Sheila


"Bisa aja sheila.." kataku


"Bagus sheila.. Saya suka kata kata kamu nanti kita kerja sama lagi ya.. " kata Fian


"Siap pak.. Tapi saya salut sama bu Keira karena cuma bu Keira yang bisa naklukin pak Fian dan buat pak Fian sedikit lebih nyantai mau ngobrol banyak soalnya pak Fian itu kaku, tegas, disiplin dan mungkin banyak yang bilang menyebalkan." kata Sheila


"Apa.. Saya menyebalkan kerja sama kita batal berani banget kamu bilang gitu. " kata fian


"Jangan dong pak maafin saya ya.." kata Sheila


"Kamu jangan khawatir.. Pak Fian akan tetap kerja sama saya pastikan itu, lagian emang bener dia itu menyebalkan. " kataku


"Wah.. Pantes aja pak Fian cinta banget sama bu Keira udah cantik baik banget lagi.. Saya jadi kagum sama bu Keira." kata Sheila


"Terima kasih atas pujiannya, kamu juga cantik" kataku


"Wah.. Suatu kehormatan bisa dipuji oleh CEO yang hebat seperti bu Keira.. " kata Sheila


"Apaan sih.. Gak usah seperti itu kita kan berteman" kataku


"Bu Keira benar benar ramah dan baik. Beruntung pak Fian mendapat bu Keira" kata Sheila


"Nikmati makanannya, la" kata Fian


"Ya terima kasih. " kata Sheila


Lalu, aku lihat Sheila dan Doni berbicara berdua. Aku harap mereka bisa cocok dan Doni bisa menghilangkan rasa sakit. Karena tidak seharusnya dia merasakan sakit seperti ini dia terlalu baik.


"Halo siapa namanya? Pasti tamu dari bu Keira ya.." kata Sheila sambil mengeluarkan tangan

__ADS_1


"Saya doni sebenarnya saya mantan dari Keira jadi saya kesini untuk mengucapkan selamat buat mereka. " kata Doni


"Pasti sulit ya.. Soalnya ku rasa kalian pasti baru putus, tapi aku rasa bu Keira bukan orang yang mudah melupakan dan mencari pria lain tapi kok menikah sama pak Fian." kata Sheila


"Kenapa bisa tahu kalau saya baru putus dengan Keira? " tanya Doni


"Terlihat kamu begitu sedih pasti baru putus" kata Sheila


"Oh gitu, mungkin udah jodoh sama pak Fian. " kata Doni


"Iya ya.. Jodoh gak ada yang tau." kata Sheila


"Aduh jadi curhat.. Maaf ya Sheila.. " kata Doni


"Gak apa apa aku juga ngerti pasti sakit aku juga pernah ditinggal nikah sama mantan." kata Sheila.


"Kamu tamu pak Fian ya soalnya tadi aku lihat kamu akrab sama pak Fian" kata Doni


"Iya.. Dia udah kayak senior dalam dunia bisnis buat aku dia selalu ngajarin dan mendukung aku. " kata Sheila


"Berarti kamu juga seorang CEO" kata Doni


"Ya.. Dari harapan GROUP, tapi kamu jangan sungkan sama aku karena aku harap kita berteman. " kata Sheila


"Ya.. Bu sheila.." kata Doni


"Jangan panggil bu dong aku kan bukan bos kamu plis.. Nama aja ya" kata Sheila


"Ya Sheila" kata Doni


"Aku hanya pelayan kafe" kata Doni


"Oh.. Gak apa apa lagi" kata Sheila


"Kamu orang kedua yang bilang seperti itu selain Keira" kata Doni


"Oh iya.. Kalau kamu butuh pekerjaan kamu datang ke kantor saya aja. Saya sedang menerima karyawan" kata Sheila


"Terima kasih atas tawarannya" kata Doni


"Gak masalah.. " kata Sheila


"Senang bisa bicara sama kamu Doni. Tapi saya harus pergi lagi masih banyak pekerjaan yang saya harus kerjakan" kata Sheila


"Iya.. Saya juga harus pergi" kata Doni


"Kalau begitu kita pulang bareng aja" kata Sheila


"Boleh.. " kata Doni


Mereka pun pulang bersama setelah dari pernikahan aku.


"Pak Fian.. Bu Keira.. Aku harus kembali ke kantor. Maaf tidak bisa lama" kata Sheila


"Saya juga harus pergi, permisi" kata Doni


Mereka pun pergi dan Fian langsung menggoda aku.

__ADS_1


"Sepertinya mantan kamu udah punya wanita baru. Dia langsung pulang bersama. " kata Fian


"Iya bagus.." kataku


"Kamu udah gak cemburu? Baguslah berarti kamu akan cepat mencintai aku" kataku Fian


"Aku gak cemburu karena aku sudah tidak pantas tapi kalau perasaan aku tetap sama. Aku tidak mencintai kamu" kataku


"Iya.. Aku mengerti. Aku akan menunggu kamu" kata Fian


"Semua yang datang rekan kerja kamu aja" kataku


"Iya teman aku jauh belum kembali ke sini, kamu sendiri? " tanya Fian


"Iya.. Aku hanya punya teman bisnis" kataku


"Oh gitu.. Kalau kamu lelah duduk aja" kata Fian


"Iya.. Banyak banget tamu yang datang" kataku


"Mau aku pijat kaki kamu" kata Fian


"Gak usah.. " kataku


"Ya udah.." kata Fian


Acara pernikahan pun selesai. Semua berjalan dengan lancar. Aku berpikir omongan Desi itu benar. Mungkin takdir aku bersama Fian. Ternyata aku memang berjodoh dengan dia.


"Kita tinggal di rumah baru kita ya.. " kata Fian


"Iya.." kataku


"Aku senang banget bisa jadi suami kamu. Terima kasih sayang" kata Fian


"Jangan panggil aku sayang. Aku tidak senang jadi istri kamu" kataku


"Yah gitu.. Bilang senang aja" kata Fian


"Kamu mau aku bohong" kataku


"Iya jangan.. Jujur aja" kata Fian


"Ya udah.. Ini aku jujur" kataku


"Kamu pasti suka rumahnya karena dekat dengan kantor kamu" kata Fian


"Itu artinya jauh dari kantor kamu" kataku


"Iya.. Gak masalah" kata Fian


"Aku lapar banget" kataku


"Kita cari tempat makan yang enak, ok" kata Fian


"Iya.. Cepat jalannya" kataku


"Iya sabar ini aku udah cepat bawa mobilnya" kata Fian

__ADS_1


__ADS_2