Satu Impianku

Satu Impianku
Datangnya Fian ke Kantorku


__ADS_3

Fian datang ke kantor aku.


"Bu Keira.. Ada pak Fian" kata Desi


"Iya suruh masuk aja. " kataku


"Pak Fian.. Silahkan masuk ke ruangan." kata Desi


"Ya.. Kamu telpon Liana untuk tunggu di harapan GROUP" kata Fian


"Baik pak" kata Desi


Fian pun masuk ke ruangan dan bilang..


"Kejutan suami kamu datang.. " kata Fian


"Apaan sih.. Katanya ada meeting kok kesini" kataku


"Ini kan masih jam setengah 12 siang jadi aku bisa makan siang sama kamu." kata Fian


"Bisa makan sama Liana dan Sheila kan kenapa kesini. " kataku


"Istriku aku kangen jadi mau ketemu kamu juga." kata Fian sambil tersenyum


"Berlebihan baru pagi dari rumah udah bilang kangen. " kataku


"Apa salah kangen sama istri tercinta, huh?" kata Fian


Aku pun makan siang dengannya dan kami shalat bareng.


"Gak nyangka suara kamu saat baca surah bagus juga kirain kamu itu.. " kataku


"Nyebelin.. Ya.. Aku gak apa apa dibilang nyebelin yang penting kamu ada disamping aku." kata Fian


Saat Fian ke kantor dan bertemu Sheila..


"Ada kamu, don?" tanya Fian


"Iya pak saya mulai bekerja disini sama bu sheila" kata Doni


"Wah.. Ada pak fian pengantin baru langsung kerja nih.. Semangat kerjanya kuat, pak fian banget. " kata Sheila


"Ya.. Saya itu profesional jadi saya pasti datang untuk meeting sama kamu." kata Fian


"Gimana keadaan bu Keira? " tanya Sheila


"Baik.. Dia juga titip salam sama kamu, la" kata Fian


"Saya juga, pengen banget bisa ngobrol sama bu Keira tapi pasti sibuk kalian kan pemilik dua perusahaan ternama jadi gak banyak waktu buat kumpul. " kata Sheila


"Ya.. Tapi kita saling mengerti" kata Fian


"Pasangan serasi deh.. Jadi bapak lihat pak fian sama bu Keira." kata Sheila


"Apa itu baper? " tanya Fian


"Ya ampun.. Baper itu kebawa perasaan pak fian." kata Sheila


"Oh gitu" kata Fian


"Saya yakin pak Fian tidak bisa romantis pada bu Keira" kata Sheila


"Kata siapa? Saya itu bisa membuat Keira senang menurut dia aku itu suami paling romantis" kata Fian


"Kapan aku bilang begitu? Dia terlalu berharap banyak" kataku


"Kalian benar benar pasangan paling romantis menurut aku" kata Sheila


Saat meeting berlangsung kemudian ada wanita yang dekat dengan Fian.

__ADS_1


"Halo Fian.. Udah lama gak ketemu" kata wanita itu


"Yola.. Kamu disini bukannya di jerman" kata fian


"Ya baru pulang" kata Yola


"Siapa ini pak fian? " tanya Sheila


"Dia itu temen saya, la" kata Fian


"Kok temen kita kan deket banget. " kata Yola


"Kita memang temen, kan?" kata Fian


"Ya deh.. " kata Yola


Lalu, saat aku pulang dari kantor, Fian udah ada di rumah.


"Halo istriku yang cantik.. Pasti capek ya.. Aku pijat" kata Fian


"Iya.. Capek banget tapi gak usah di pijat. " kataku


"Gak apa apa aku seneng kok" kata Fian sambil memijat aku.


"Ya kamu seneng bisa pegang pegang aku " kataku


"Ya ampun aku mau pijat kamu bukan mau cari kesempatan" kata Fian


"Tadi lancar meetingnya? " tanyaku


"Iya Sheila itu sudah handal jadi tidak lama meeting sama dia" kata Fian


"Aku langsung tidur ya.. " kataku


"Ya.. Ini ada telepon dari Liana aku angkat ya. " kata Fian


"Ya angkat aja pake bilang segala" kataku


"Apa.. Aku cemburu sama kamu gak ya.. Mau telepon cewe juga gak apa apa" kataku


"Kamu begitu banget.. Aku padahal mau kamu cemburu sama aku. Aku juga tidak mungkin telepon wanita lain aku sudah punya wanita paling cantik aku punya kamu" kata Fian


"Ah.. Bisa aja, aku tidak percaya kalau kamu tidak pernah pacaran" kataku


"Kenapa kamu tidak percaya sama aku? Aku itu jujur sama kamu" kata Fian


"Iya.. Sudah bicaranya Liana telepon kamu" kataku


Fian langsung mengangkat telepon dari Liana.


"Halo Liana.. Ada apa malam begini telepon? " kata Fian sambil jutek


"Saya mau kasih informasi kalau pak Yudha sudah ada di Indonesia pak" kata Liana


Setelah telepon selesai..


"Siapa yang ada di Indonesia? " kataku


"Temen baik aku Yudha, tunggu dulu kamu tanya begini cemburu ya.. Kamu kira ini wanita, kan? " kata Fian


"Gak cuma penasaran aja siapa. Oh ya.. Kamu jangan jutek sama sekretaris kamu. " kataku


"Ya soalnya dia ganggu waktu berdua aku sama istri aku" kata Fian


"Tapi dia hanya mau memberi kamu kabar. " kataku


"Iya maaf.. aku janji berubah buat kamu" kata Fian


"Jangan berubah hanya karena aku.. Kamu harus berubah untuk diri kamu sendiri" kataku

__ADS_1


"Iya bu bos.. " kata Fian


Aku langsung ke luar kamar.


"Kamu mau ke mana?" tanya Fian


"Ketemu sama Desi" kataku


"Untuk apa? " tanya Fian


"Aku mau bicara soal pekerjaan sama dia" kataku


"Memangnya tidak bisa besok? Sekarang sudah malam kamu harus cepat tidur" kata Fian


"Iya.. " kataku


"Sudah mulai menurut sama suami.. Istri terbaik" kata Fian


"Terserah kamu saja.. Aku mau tidur" kataku


"Selamat malam istriku yang cantik.. Semoga kamu mimpi indah dan dalam mimpi kamu ada aku" kata Fian


"Untuk apa? Aku sudah bosan ketemu kamu saja. Aku mau bermimpi hal yang menyenangkan" kataku


"Kamu.. Jujur banget kalau bicara soal aku" kata Fian


"Untuk apa juga bohong? " tanyaku


"Kamu tahu tidak Yudha itu teman aku satu satunya." kata Fian


"Tidak ada teman lain? "tanyaku


"Ada.. Satu teman wanita tapi kami tidak terlalu dekat" kata Fian


"Siapa? Wanita?" tanyaku


"Tenang saja.. Kalau bertanya jangan cemburu juga" kata Fian


"Apa? Aku cemburu.. Kamu itu terlalu berharap banyak" kataku


"Aku kasih tahu kalau teman aku itu namanya Yola dia hanya teman saat sekolah" kata Fian


"Cantik? " tanyaku


"Biasa saja.. Lebih cantik.." kata Fian sambil terdiam melihat aku.


"Lebih cantik siapa? " tanyaku


"Lebih cantik istri aku Keira Hardianto" kata Fian sambil tersenyum


"Masa? Aku lebih cantik dari Yola" kataku


"Iya.. Dia itu hanya teman biasa untuk aku" kata Fian


"Bukan mantan? " tanyaku


"Huh mantan.. Bukan dia itu bukan tipe aku" kata Fian


"Memangnya tipe kamu seperti apa? " tanyaku


"Tipe wanita aku itu.. Cantik.. Baik.. Tapi galak sama aku dia juga pintar cuek sama aku tapi peduli banget sama orang lain." kata Fian sambil melihat aku


"Siapa wanita itu? " tanyaku


"Masih perlu jawaban aku.. Wanita itu ya kamu" kata Fian


"Jadi.. Aku galak" kataku


"Iya.. Sedikit tapi lebih banyak baik" kata Fian

__ADS_1


"Kalau tipe pria aku jauh banget dari kamu" kataku


__ADS_2