Satu Impianku

Satu Impianku
Rencana Pernikahan Yang Mendadak


__ADS_3

Papi bilang kalau hubungannya dengan pak Abimanyu membaik dan kembali akrab seperti dulu. Aku disuruh ketemu sama Fian dan keluarganya.


"Sayang kamu siap - siap ya.. " kata mami


"Iya mi.. Papi di mana?" tanyaku


"Papi udah di restoran" kata mami


Kami pun pergi ke restoran. Dan orang tua kami membicarakan soal hubungan kami.


"Keira.. Kamu cantik sekali pantas Fian selalu memuji kamu ke tante." kata ibu Maya


"Ya.. Fian selalu menceritakan kamu ke mamanya. " kata pak abimanyu


"Makasih tante.. Om.., tante juga cantik" kataku sambil canggung


"Iya dong mam, itu sebabnya aku jatuh cinta banget sama dia. " kata Fian sambil menatapku


"Apaan sih Fian.." kataku sambil merasa aneh karena bertemu orang tuanya


"Kami ingin kamu dan Fian bisa menikah Keira" kata pak Abimanyu


"Apa? Maaf pak Abimanyu bu Maya.. Saya tidak mencintai Fian


"Iya jadi kamu jangan panggil Om dan tante lagi biar akrab kan kita akan jadi keluarga. " kata ibu Maya


"Maaf.. Tapi saya sudah punya pacar jadi saya tidak mungkin menikah dengan Fian" kataku


"Ayolah Princess.. Kamu mau kan kalian itu cocok banget loh.. " kata papi


"Papi apaan sih.. Papi tahu kan aku cinta sama siapa." kataku


"Iya lagian Fian itu pria yang baik mami yakin kok" kata mami


"Aku mohon ra.. Menikahlah denganku" kata Fian


"Diam kamu.. Ini sama sekali tidak lucu" kataku


Aku mengajak Fian bicara empat mata.


"Anda gila ya.. Saya tidak pernah mencintai anda dan kita pun belum lama kenal tapi tiba tiba anda ingin menikahi saya." kataku


"Aku sayang sama kamu sejak pertama ketemu dan kamu juga orangnya sangat baik dan perhatian. Aku cemburu melihat kamu bersama Doni. Rasanya aku ingin menjadi dia bisa kamu cintai." kata Fian


"Baik.. Kamu tahu dari mana kalau aku sangat baik, aku selalu saja memarahi kamu. Jadi apa alasan kamu cinta sama aku?" tanyaku


"Aku rasa cinta gak perlu ada alasan ketika hati sudah mencintai alasan sudah tidak diperlukan. " kata Fian


"Aku mencintai doni jadi aku gak bisa menikah sama kamu." kataku


"Aku akan buat kamu jatuh cinta sama aku dan kamu harus menikah sama aku." kata Fian

__ADS_1


"Huh.. Kok maksa aku mau nikah atau enggak itu hak aku" kataku


"Ya.. Tapi aku cinta banget sama kamu Keira.. Aku gak bisa lihat kamu menikah dengan pria lain. Aku ingin nikah sama kamu" kata Fian


"Aku tidak mau menikah sama kamu" kataku


"Aku mohon Ra.. " kata Fian


"Apa kamu mau menikah dengan wanita yang tidak mencintai kamu? " tanyaku


"Aku gak apa-apa asal kamu menikah sama aku." kata Fian


"Huh.. Kamu sadar kan dengan jawaban kamu. Pernikahan itu bukan main main dan harus dilandasi oleh cinta. " kataku


"Cinta bisa berjalan oleh waktu asal kita terbiasa bersama. Aku yakin kamu akan mencintai aku seperti aku mencintai kamu" kata Fian


"Kenapa? Kenapa harus aku? " tanyaku


"Aku juga tidak tahu tapi yang aku tahu aku cinta sama kamu" kata Fian


Mendengar jawaban Fian aku takut pernikahan ini akan terjadi aku benar benar benci sama dia. Aku harus melepaskan Doni adalah sesuatu yang sangat menyakitkan.


"Keira pernikahan kalian akan dilaksanakan 2 minggu lagi. " kata ibu Maya


"Ya.. Jadi kalian tenang aja biar kami yang mengurus soal pernikahan." kata mami


"Ya pasti mereka lelah dengan pekerjaan jadi gak usah urusin pernikahan juga. " kata papi


"Makasih ma.. Pa.. Pi.. Mi... Kalian bener bener baik mau siapin pernikahan kita ya kan, sayang? " kata Fian


"Iya.." kataku


Lalu, Fian dan aku bicara pergi ke kantor masing masing.


"Permisi.. Ada urusan kantor" kataku sambil pergi


"Iya aku juga sama" kata Fian sambil menyusul aku.


"Jangan ikutin aku" kataku


"Tapi kamu benar benar ke kantor, kan? " tanya Fian


"Iya.. Dan asal kamu tahu kamu adalah orang yang paling aku benci" kataku dengan sangat marah


"Maaf Keira.. " kata Fian


Aku langsung bicara sama papi dan mami di rumah


"Ini ada apa? Kenapa tiba tiba aku harus nikah sama Fian? Aku gak cinta sama dia. " kataku


"Perusahaan kita terancam dan mereka mau menyumbang dana yang sangat besar." kata mami

__ADS_1


"Jadi kamu mau ya menikah dengan Fian." kata papi


"Aku bisa cari solusi lain atau pinjam ke temanku. " kataku


"Gak ada yang mau pinjaman dana sebesar itu sayang." kata mami


"nanti juga kamu bisa cinta sama Fian lagian Doni itu gak pantes buat kamu yang lebih cocok adalah Fian." kata papi


"Kenapa papi jadi menilai Doni seperti itu? " tanyaku


"Karena papi malu setiap bertemu orang penting mereka akan bicara kalau anak papi memiliki pacaran seorang pelayan kafe" kata papi


"Tapi ini hidup aku.. Aku mau sama orang yang aku cinta, dan aku tidak peduli kata orang" kataku


"Tapi papi peduli, papi tidak ingin kamu dibicarakan orang hanya karena pacar kamu" kata papi


"Tolong mengerti Keira maksud dari papi dan mami" kata mami


"Kalian juga tolong mengerti.. Aku cinta sama Doni. Aku tidak bisa mencintai Fian" kataku


"Kamu pasti bisa mencintai Fian dia pria yang baik dan setia. Dia juga melakukan apapun untuk kamu. Papi yakin kalau kalian menikah kamu pasti bahagia" kata papi


"Aku akan pikirkan cara agar perusahaan kita tidak bangkrut karena aku tahu perusahaan ini sangat penting untuk papi dan mami" kataku


"Sudahlah.. Kamu gak akan bisa melakukan hal itu sendiri Keira" kata papi


"Tapi ini sulit untuk aku" kataku


"Papi yakin kamu bisa" kata Papi


"Kita bicarakan ini nanti ya setelah kamu tennag" kata mami


"Iya.. Aku mau sendiri dulu" kataku


Aku langsung menemui Desi dan cerita padanya.


"Desi.. Kamu satu satunya orang yang bisa aku ajak curhat" kataku


"Iya bu.. Ada apa? " tanya Desi


"Saya akan menikah dengan Fian. Apa yang harus saya lakukan?" tanyaku


"Apa? Bukannya bu Keira sudah bersama pak Doni" kata Desi


"Iya.. Tapi tiba tiba orang tua kami menjadikan kami berdua" kataku


"Oh.. Sabar ya bu.. Saya yakin kalau misalkan bu Keira dan pak Dini berjuang kalian akan tetap bersama tapi kalau bu Keira berjudul dengan pak Fian ibu harus terima karena ini adalah takdir" kata Desi


"Tapi saya di kasih waktu 3 hari untuk memutuskan Doni" kataku


"3 hari.. Pasti sangat sulit untuk bu Keira" kata Desi

__ADS_1


"Iya.. Saya sangat mencintai Doni" kataku


__ADS_2