Satu Impianku

Satu Impianku
Pertemuan Juno dengan Yola


__ADS_3

Saat kak Juno datang ke kantor dia bertemu dengan Yola.


"Kamu Juno yang aktor itu, kan? " tanya Yola


"Iya..." kata Juno


"Ke sini mau ketemu siapa? " tanya Yola


"Saya ada kerjaan di sini, memangnya kenapa?" tanya Juno


"Kerja.. Oh kamu jadi brand ambassador fantasi GROUP. " kata Yola


"Iya.. Kamu siapa?" tanya Juno


"Aku desainer terkenal Yola, aku ini teman dekatnya Fian suaminya Keira pemilik kantor ini." kata Yola


"Teman dekat.. Mantan maksudnya? " kata Juno


"Bukan.. Tapi kami sangat dekat." kata Yola


"Menarik.. " kata Juno dengan nada kecil


"Menarik apa?" tanya Yola


"Gak.. Hanya banyak ya.. Sesuatu yang berhubungan dengan bu Keira dan pak Fian. " kata Juno


"Ya sudah lah.. Aku juga mau ketemu Keira." kata Yola


"Dia ada jadwal kerja sama dengan aku jadi kamu belum bisa bicara sama dia. " kata Juno


Setelah selesai pemotretan kak Juno aku bicara dengan Yola.


"Ada apa kak Yola?" tanyaku


"Aku ke sini mau bicara soal Fian" kata Yola


"Ya silahkan.. " kataku


"Kenapa mendadak Fian menikah sama kamu padahal dari dulu Fian gak pernah mencintai wanita mana pun apalagi ada rencana buat nikah." kata yola


"Ya.. Karna.. Cinta" kataku


"Kok jawabnya ragu sih.. " kata Yola


"Tidak.. Tidak ragu" kataku


"Aku dari dulu sangat menginginkan Fian tapi kamu sudah menikah dengannya. " kata Yola


"Ya ambil saja.." kataku dengan nada rendah karena keceplosan


"Ambil saja.. Kamu rela suami kamu direbut terhadap aku.. " kata Yola


"Ambil saja.. waktu dulu kenapa kamu tidak paksa saja Fian itu maksud aku." kataku sambil menarik nafas


"Oh.. Ya dari dulu Fian tidak pernah mendekati aku." kata Yola


"Hm.. Masih banyak lagi pria di luar sana yang jauh lebih baik dari Fian." kataku


"Aku sangat cinta sama Fian dari dulu tidak mudah untuk aku melupakan dia." kata Yola


Ternyata kak Juno dan Fian mendengar pembicaraan kami. Pasti kak Juno curiga dengan hubungan aku dan Fian. Jadi aku bilang kalau aku juga cinta sama Fian.


"Itu kan dulu sekarang aku istrinya Fian aku sangat cinta sama Fian jadi lupakan dia ya.." kataku


"Kalau sampai kamu membuat Fian kecewa aku akan merebut dia dari kamu. " kata Yola


"Iya terserah. Aku akan membuat dia bahagia" kataku

__ADS_1


Fian pun datang menemui ku.


"Hai sayang makan siang yuk.. Pasti kamu lapar karena banyak kegiatan, kan?" tanya Fian


"Iya.. Tadi kamu memdengar pembicaraan aku dengan yola ya.. Jangan berharap dulu aku bilang cinta supaya Yola dan kak Juno gak curiga bukan berarti aku membalas perasaan kamu" kataku


"Iya istriku yang cantik tapi aku lebih senang kalau itu benar dari hati kamu. " kata Fian


"Ayo makan." kataku


"Boleh gabung gak aku juga mau makan siang?" tanya Juno


"Iya tentu " kataku


"Ganggu aja waktu berduaan." kata Fian


"Maaf ya.. Kalau ganggu" kata Juno


"Tidak apa apa.. Tidak mengganggu kak" kataku


"Makasih Keira" kata Juno


"Iya kak" kataku


"Kalian jadi akrab banget, kamu panggil dia kak anda juga panggil istri saya nama saja. " kata Fian


"Ini permintaan Keira sendiri." kata Juno


"Ya.. Ini di luar pekerjaan jadi tidak masalah aku bukan orang yang harus dipanggil bu terus hanya karena posisi aku. " kataku


"Iya aku mengerti.. Apa yang kamu suka lakukan saja" kata Fian


Fian selalu aja mengikuti kemauan yang bahkan dia tidak suka.


"Kamu menuruti kemauan aku" kataku


"Kak Juno pasti berpikir kalau aku dan kamu tidak seperti suami istri" kataku


"Sudah.. Kamu jangan pikirkan itu" kata Fian


"Iya.. Kita pulang saja" kataku


Saat dalam mobil Fian memainkan radio dan memutar lagu kesukaan aku yaitu Cinta kita.


"Ini lagu favorit aku banget" kataku


"Oh iya.. Aku juga suka lagu ini" kata Fian


"Berarti kita sama" kataku


"Iya.. Kalau sehati pasti sama" kata Fian


"Apaan sih.. Kebetulan saja" kataku


"Kalau jodoh itu berawal dari kebetulan menjadi serasi" kata Fian


"Iya.. " kataku


"Bagaimana dengan Juno? Apa dia cocok menjadi brand ambassador kamu?" tanya Fian


"Iya cocok.. Dia aktor hebat pemotretan saja bisa lancar" kataku


"Bagus kalau begitu" kata Fian sambil cemberut


"Kenapa? " tanyaku


"Tidak ada" kata Fian

__ADS_1


"Ayo lah.. Aku tahu kamu kalau bohong seperti apa. Pasti kamu cemburu aku bilang dia aktor yang hebat " kataku


"Tidak.. Seorang Fian cemburu dengan aktor seperti dia" kata Fian


"Bilang saja.. " kataku


"Aku tidak cemburu aku hanya merasa kalau aku jauh lebih baik dari dia. Aku tampan, baik, pintar, dan satu satunya pria yang sangat mencintai kamu" kata Fian


"Hm.. Kamu sudah jelas cemburu tapi tidak mengakui. Fian.. Fian" kataku


"Aku tidak cemburu.. " kata Fian


"Terserah.. Aku mau masuk duluan" kataku


"Tunggu.. Kita masuk bareng saja" kata Fian


"Di rumah tinggal masuk saja.. Tidak perlu bersama. Kamu itu terlalu berlebihan " kataku


"Aku lebih cemburu kamu dengan Doni. Waktu itu. Aku lihat kalian saling menatap satu sama lain" kata Fian


"Waktu itu.. Aku tidak sengaja melihat dia. Aku tidak menatap mata Doni terus menerus kamu salah paham saja" kataku


"Aku tidak suka melihat kamu dan Doni seperti itu" kata Fian


"Iya.. Lain kali aku tidak akan seperti itu" kataku


"Kalau masalah Yola kamu harus bilang terhadap aku. Aku tidak ingin dia datang menemui kamu dan bicara berdua dengan kamu. " kata Fian


"Tidak masalah.. Kak Yola juga tidak berbuat apa apa" kataku


"Kamu harus bilang kalau dia datang ke kantor kamu kepada aku" kata Fian


"Iya.. Aku akan bilang terhadap kamu soal Yola" kataku


"Aku senang mendengar perkataan kamu. " kata Fian


"Iya.. Aku mau kerjakan tugas dulu" kataku


"Nanti saja.. Sekarang kamu istirahat" kata Fian


"Tapi masih banyak tugas aku" kataku


"Ya sudah.. Aku bantu" kata Fian


"Kamu tidak ada kerjaan? " tanyaku


"Aku sudah selesaikan semua tugas" kata Fian


"Oh begitu.. Kamu cepat juga ya.. Kalau mengerjakan tugas" kataku


"Iya supaya aku bisa cepat istirahat berdua dengan kamu" kata Fian


"Dasar.. Kerjakan saja tugas aku" kataku


Lalu, Desi memberitahu kalau dia tidak bisa masuk besok karena dia sakit.


"Kenapa Desi telepon kamu? " tanya Fian


"Dia bilang dia sakit jadi besok dia tidak masuk ke kantor" kataku


"Oh begitu" kata Fian


"Aku khawatir dengan keadaan Desi" kataku


"Kamu khawatir banget.. Besok kita temui dia dulu sebelum ke kantor" kata Fian


"Iya.. Kamu mau ikut? " tanyaku

__ADS_1


"Pasti.. Aku akan mengantar kamu kemana pun" kata Fian


__ADS_2