
Samuel membawa syalu, ke rumah pohon itu mereka merayakan ultah syalu hanya ada mereka berdua saja.
Samuel menutup mata, syalu dan menuntun nya ber jalan menuju rumah pohon mereka begitu bahagia dan seperti tidak ada beban setelah itu syalu meminta harapan saat meniup lilin, harapan syalu yang pertama yaitu ia ingin mama nya bisa menyayangi nya seperti mama menyayangi kakak nya dan ia ingin dipeluk dan dicium seperti apa yang di lakukan kepada Tina.
dan tidak ingin di benci lagi harap an ke dua ia ingin memiliki seorang pacar yang baik, pengusaha sukses,
dan perhatian seperti Samuel tapi ia tidak suka sama Samuel karena bagi syalu Samuel, hanya bisa jadi sahabat nya bukan untuk menjadi pendamping hidup nya.
" hei syalu, sudah sampaimana kamu" ucap Samuel kepada syalu berbicara di telepon.
" ini aku baru sampai, depan rumah mu Samuel" ucap syalu sambil ber jalan ke depan gerbang rumah.
" kamu jangan masuk dulu ya, tunggu aku di sana sebentar lagi aku selesai" ucap Samuel kepada syalu bersiap siap untuk menjemput nya di depan pintu gerbang dan mengambil seutas kain untuk menutupi mata syalu.
__ADS_1
" baik lalh tapi jangan lama-lama ia" ucap syalu sambil mematikan telepon.
lima menit kemudian Samuel datang, menghampiri syalu daln lingkungan memakai kan kain yang di bawa nya tadi untuk menutupi mata syalu.
" hei Samuel ada apa kau menelpon ku, dan menyuruh ku datang ke sini nggak bisa biasa biasa nya kau" ucap syalu bertanya kepada Samuel dengan penasaran.
" udah nanti juga kamu tahu, aku pakai kan dulu kain penutup mata ini kepada mu dan nanti, setelah sampai aku akan membuka nya" ucap Samuel kepada syalu sambil tersenyum.
" baik lah,....kau jangan yang aneh-aneh ia aku nggak suka itu" ucap syalu dengan meringankan Samuel dari awal.
setelah tiba di tempat tersebut, Samuel langsung membuka penutup mata nya dan syalu pun terkejut melihat ke sekeliling nya tampak begitu indah dan ia repleks, memeluk Samuel dengan begitu bahagia namun itu sangat lah wajar karena Samuel berhak mendapat kan pelukan persahabatan nya.
" sudah sampai belum sih kok, dari tadi kain ini belum di buka terus aku buka ia" ucap syalu kepada Samuel sambil memegangi kain itu.
__ADS_1
" eeh jangan dulu di buka syalu ini tuh kejutan, buat mu sebentar lagi ia kamu siapa 1,....2,....3........ kejutaan selamat ulang tahun syalu" ucap Samuel sambil mengaget kan syalu dengan kembang api di depan rumah pohon dan di bawah nya dan danau yang luas membentang.
" ya ampun Samuel ini kamu yang buat, terimakasih banyak hanya kau yang selalu bisa membuat ku senang" ucap syalu sambil memeluk Samuel dengan tersenyum dan berjalan ke depan melihat sekeliling nampak indah sekali.
"ayo kita tiup lilin nya, dan sebelum kamu meniup lilin kamu ucap kan harapan mu dan tiup lah lilinnya" ucap Samuel dengan mengelus kepala syalu.
" baik lah aku tiup lilinnya ya ucap syalu sambil menutup mata dan ia berbicara dalam hati nya, dengan harapan suatu hari nanti, ia bisa di sayang oleh mama nya dan bisa merasakan pelukan hangat mama nya dan tidak di benci lg dan yang kedua ia ingin menemukan pilihan hidup nya sendiri dan tidak ber gantung kepada orang lain.
"apa yang kamu harapkan syalu" ucap Samuel bertanya dengan penasaran.
" itu rahasia" ucap syalu dengan singkat dan tersenyum bahagia.
setelah selesai akhir nya ia pulang ke rumah di anterin oleh Samuel. dan menutup pintu naik ke atas dan pergi tidur..........
__ADS_1
Bersambung.........