
setelah kejadian itu syalu sudah tidak peduli lagi, pada Risma setiap melihat nya selalu marah dan seakan akan syalu tidak ada benarnya. melakukan kebaikan dan menjadi penurut, ia salah pada akhirnya syalu melawan Risma dengan setiap kata per kata dari Risma biasa nya ia selalu dialm kalo di marahi dan kini ia sudah dewasa dan bukan lah anak anak lagi.
ia sudah bisa membedakan mana yang benar dan salah pagi hari ini ia tidak ada kelas kuliah ia selalu pergi ke rumah Samuel menggunakan sepeda dan membawa seekor anjing, kesayangan nya dari kecil ia sudah mengurus nya, anjing itu di beri nama Maxi.
" hai kak Tina selamat pagi" ucap syalu sambil menuruni tangga menuju ke ruang makan, menghampiri Tina yang sedang duduk mengoleksi roti
" pagi syalu sini makan, bareng sama kakak kamu mau makan apa" ucap Tina kepada syalu.
" tidak kak aku mau makan apel saja, dan mau langsung pergi ke rumah Samuel sekarang kan aku nggak, ada kelas kuliah dah kak Tina" ucap syalu sambil memakan apel dan mencium pipi Tina meninggal kan tempat makan, dan tidak lama kemudian Risma pun menghampiri syalu dan melihat penampilan nya seperti anak laki laki memakai baju nya. ia emang sering syalu berubah menjadi tomboi karna itu juga ulah Risma yang tidak menyukai nya.
__ADS_1
" hei syalu mau kemana kau pergi, pagi hari seperti ini contoh kakak mu ia setiap hari bekerja di butik" ucap Risma kepada syalu membanding kan nya dengan Tina dan memarahi syalu lagi.
"sudah lah mah, biarkan saja ia mau pergi kemana juga ini ia kan libur kuliah nya"ucap Tina kepada mama nya sambil memegang tangan nya.
" mama peduli apa sama aku, coba aku tanya pada mama apa kah pernah mama sedikit saja peduli dan sayang kepada ku tidak kan mah dan sekarang buat apa, aku men dengar kan mu Maxi ayo kita pergi " ucap syalu kepada Risma sambil memanggil anjing nya.
" apa Maxi, ia belum keluar juga dari rumah ini lama kelamaan rumah ini akan menjadi kebun binatang kenapa kamu suka sekali dengan anjing itu dari dulu"ucap Risma ber tanya mengenai anjing nya sambil membentak syalu.
" hei syalu kamu sengaja ia menyentuh pas bunga nya sampai terjatuh, tau nggak sih pas bunga itu mahal harganya anak ini bikin aku kesel saja" ucap Risma memarahi syalu tanpa henti hentinya.
__ADS_1
"sudah lah mah lagi pula, syalu sudah pergi mama kenapa sih dari dulu selalu membenci syalu dan kalian tidak pernah akur yang aku lihat selama ini" ucap Tina ber tanya kepada mama nya dengan penasaran.
"ia karena dia itu bukan, ah sudah lah Jangan peduli kan dia lagi" ucap Risma kepada Tina sambil bicara dalam hati nya huh untung saja tidak keceplosan, bilang bahwa syalu bukan anak ku.
" sudah lah mh aku pergi dulu, ke butik nanti sore kita lanjutkan lagi pembicaraan kita dah mama" ucap Tina meninggal kan rumah seperti biasa Tina mencium pipi Risma sambil tersenyum.
" dah sayang, hati hati di jalan ya" ucap Risma sambil memeluk Tina dan mengelus rambut Tina.
setelah sampai ke rumah samuel, syalu duduk di kursi dan air mata nya mengalir begitu derasnya dan ber pikir dengan dalam nya, ia dalam pikiran nya banyak pertanyaan yang belum ia ketahui tentang keluarga nya yang selalu setiap saat membuat mama nya kesal dan marah kepada nya.
__ADS_1
Bersambung.........