
Mereka pun adik kakak tersebut pulang ke rumah bersama sama meskipun mereka satu ayah dan beda ibu mereka sangat lah akur seperti adik dan kakak, sering kali Risma ingin memisahkan mereka berdua dari kecil tapi usaha nya sia sia malah membuat anak yang ia sayangi itu menjadi pemurung dan selalu menjauhi nya, akhirnya pada waktu itu pun Risma mengijinkan nya untuk selalu berteman dengan adik nya' dan selalu membela nya meskipun ia sangat kesal dengan kelakuan Tina namun ia tetap lah anak kesayangan nya dari kecil.
" hahahaha kak Tina kamu ini jangan seperti ini.
Seketika itu mereka pun berhenti tertawa, melihat Risma berada di hadapan mereka dan seketika itu pula syalu langsung pergi ke kamar nya seperti biasa ia menghindari konflik di antara mama nya dan dirinya dan ia berbalik badan sejak.
" Kapan aku bisa dekat dengan mama dan di sayang seperti kak Tina" gumam syalu melihat mereka berpelukan dan meninggal kan nya dengan mengusap air mata nya.
Malam hari berikutnya syalu keluar dari rumah, meninggal kan Tina sendiri an di rumah seperti biasa ia menemui sahabatnya itu tidak lain Samuel'di rumah pohon.nya.
__ADS_1
Tina duduk di kursi ayunan tersebut di balkon atas rumah ya sambil memandang langit yang penuh dengan bintang bintang, ia tersenyum sambil membayangkan kejadian pada waktu itu' bersama Raditya fikram mama nya menghampiri nya, seketika itu ia salah tingkah di depan mama nya sendiri.
"Sayang kamu kenapa, senyum senyum seperti itu apa kah kau sedang jatuh cinta sama siapa" tanya Risma menghampiri nya dan duduk bersama.
" Ah mama bisa aja....???? nggak kok mah aku hanya.
"Sama Raditya fikram mah, ah tapi mama jangan memberi tau siapa siapa yah nanti aku akan malu" ujar Tina berterus terang kepada mama nya.
"Oh Raditya fikram anak dari pak fikram, tenang saja mama tidak akan memberi tau siapa pun" jawab Risma sambil memeluk dan mencium pipi Tina seperti yang ia lakukan sewaktu kecil nya dulu.
__ADS_1
Risma dengan terdiam sejenak, ia membayang kejadian pada waktu itu suaminya di rebut oleh orang lain bernama Salma tidak lain ibunya syalu kini ia berpikir, jangan sampai cinta anak nya itu di rebut oleh syalu seperti dirinya Dulu.
Ia menaruh dendam nya itu selama bertahun-tahun lamanya, dan yang harus menerima imbasnya yaitu syalu atas perbuatan orang tua nya kepada keluarga nya tersebut ia selalu membenci syalu tanpa sebab apa pun....
"Tina kalo kau mau mama akan, ngomong soal ini kepada pak fikram sendiri'buntuk menjodohkan mu dengan Raditya fikram kalo begitu kamu tidak perlu untuk senyum senyum sendiri lagi seperti ini" Risma mengolok olok Tina yang seperti itu.
" hahahaha mama bisa aja, membuat ku senang....
Dengan memeluk erat mama nya, di sisi lain pas syalu pulang ke rumah ia melihat Tina bersama mama nya sedang tertawa bahagia bersama' ia hanya bisa memandangi Risma dari kejauhan, dan air mata nya mengalir begitu derasnya batin nya tersiksa saat melihat kakaknya selalu di sayang sedang kan, ia di kucil kan bagaikan sampah di mata Risma.
Iya. selalu membayangkan, bila mama nya sayang kepada nya mungkin ia tidak akan seperti ini, ia akan lebih bahagia lagi dengan mengusap air mata nya syalu meninggal kan mereka dan kembali ke kamar nya.
__ADS_1
Bersambung..........