
syalu ber cerita kepada Tina,pada kejadian waktu sore tadi itu waktu itu ia bertemu dengan seorang pemuda yang berpakaian seperti super dan bodoh menurut syalu, ia percaya saja apa yang syalu kata kan padahal ia membohongi nya padahal di sana itu tidak ada jalan keluar cuma ada untuk naik tapi tidak ada untuk turun.
bukit itu sangat lah terjal,curam dan sangat lah licin bila mana melangkah kan kaki nya dengan tidak hati-hati,ia akan terjatuh kebawa begitu menurut syalu cara untuk turun dengan cepat dan setelah turun pun tidak mudah untuk, menemukan jalan karena disana juga ada sungai mungkin dalam, bila ia tidak menemukan seseorang ia akan terjebak beberapa hari di sana kalo emang ia beruntung ia akan menemukan perahu dan mendayung perahu itu sampai ke tepi an jalan, dan untuk kembali ke jalan yang tadi yang pertama kali ia turun itu mungkin harus menaiki mobil yang berisi banyak kambing nya mbeee menurut perincian syalu mereka pun tertawa bahagia.
" kau ini emang Adik ku, yang nakal membohongi orang sampai segitunya" ucap Tina yang tadi nya berbaring di kasur bersama dan bangunan menimpa badan syalu dan mencubit kedua pipinya dengan bercanda an.
" aduh kak Tina sakit, lepas kan kalo tidak aku akan kelitik in kamu ia" ucap syalu sambil menggelitiki Tina.
" aaaaaahhh hahahaha sudah, cukup syalu kakak geli awas ya kamu nanti kakak kelitik in balik ia" ucap Tina sambil menggelitiki syalu sampai lupa waktu mereka pun tertawa bahagia dan ketiduran di ranjang Tina.
keesokan harinya mereka berangkat kerja masing-masing, seperti biasa syalu meminta uang kepada Tina, untuk membeli cemilan bila saat bekerja.
__ADS_1
dan ongkos untuk pulang. disini lain Raditya fikram yang menyamar menjadi anak dari super nya itu bernama Luigi Ferraris ia ketiduran semalaman di mobil yang penuh dengan kambing ia turun dari mobil itu dan melihat jalan itu lagi, dan ia protes sama supir mobil tersebut.
" hei pak bangun, tujuan mu untuk ke perusahaan fikram industri sudah sampai" ucap super mobil itu kepada Raditya fikram ini.
" oh begitu ia tunggu sebentar, aku akan turun oh melelahkan sekali terimakasih bapak pak supir atas tumpangannya" ucap Luigi kepada pak supir itu.
" ia sama sama lain kali kau hati hati ia aku pergi dulu" ucap super itu hendak berjalan tapi di panggil lagi sama Luigi dan melihat ke sekeliling nya.menurutia jalan itu adalah jalan waktu ia berbicara dengan wanita pada waktu kemarin itu.
" ah eeeh pak berhenti sebentar" ucap Luigi kebingungan kenapa ia kembali lagi ke jalan yang kemarin lagi.
" lihat keras ini pak baik baik, di sini itu tempat kemarin aku di turun in sama mobil travel ini bpk lagi nurunin orang di sini lagi" ucap Luigi menjelaskan kepada pak supir.
__ADS_1
" ia pak saya tidak salah turun in bpk, di sini emang tempat nya sesuai dengan kertas ini" ucap pak supir ber debat dengan Luigi sambil memegang alamat di kertas itu.
"hei anda jangan membodohi, ku ya" ucap Luigi dengan memegang kerah baju super itu sampai ia emosi.
" tidak pak saya tidak membohongi anda emang di sini tempatnya lihat lah petunjuk jalan itu" ucap pak supir sambil menunjuk ke arah petunjuk jalan di depan nya.
" jadi saya dari kemarin itu sudah sampai, ini semua gara gara wanita itu bila ketemu lagi akan ku habisi kau" ucap Luigi sambil mengancam dan melepaskan genggaman tangan nya, dari super tersebut.
" hei dasar orang gila lain kali jangan lagi menumpang, di mobil ku lagi ia ucap pak supir sambil meninggal kan tempat itu dengan kesal.
" hei pak siapa yang kau kata in gila saya nggak gila , kau yang gila" ucap Luigi sambil berteriak kepada orang itu dengan geram nya
__ADS_1
setelah itu ia melanjutkan perjalanan ke salah satu perusahaan industri tersebut dan bertemu lagi dengan syalu.
Bersambung........