
di sisi lain anak dari fikram pemilik perusahaan itu, baru kembali ke rumah dari luar negeri dan ia di perintah kan ayah nya yang tidak lain pak fikram itu sendiri untuk membantu nya mengurus perusahaan. yang hampir bangkrut itu untuk maju kembali namun pendapat, anak nya yang bernama Raditya fikram mengusul kan perusahaan itu harus di jual saja karena sudah tidak mendapat kan keuntungan lagi dan buat apa di pertahan kan.
ayah nya terus mau mempertahan kan perusahaan perusahaan tersebut, karena menurut ayahnya itu perusahaan adalah hasil jerih payahnya nya mendirikan bertahun-tahun, dan sampai sekarang seperti ada yang tidak beres maka dari itu ia memanggil Raditya fikram, untuk pulang dari studi nya dari luar negeri untuk menyelidiki apa saja yang mencurigakan di perusahaan industri itu sehingga bisa hampir bangkrut itu. tapi Raditya fikram ini mengusul kan, kepada ayah nya dan asisten ayah nya untuk merahasia kan, penyamaran nya sebagai supir karena salah satu karyawan di perusahaan industri tersebut, sedang cuti 2 bulan, maka dari itu ia ingin menyelidiki nya dengan secara terang terangan, dan tidak ada orang yang mengetahui nya, ia akan menggunakan nama anak super tersebut yang bernama Luigi Ferraris.
dan pergi ke perusahaan tersebut, untuk penyelidikan dengan menggunakan pakaian seragam sederhana dan membawa tas ransel, dan menaiki mobil angkutan umum.
di sisi lain di perusahaan syalu menghampiri orang dan bertanya kepada orang tersebut ia ingin melamar pekerjaan di perusahaan nya dan orang itu membawa nya menemui bos yang memakai rambut palsu do perusahaan industri tersebut, dua orang ini sebenar nya masih bawah an bos mereka ini hanya mengaku ngaku menjadi bos perusahaan industri tersebut mereka sedang mengobrol berdua membahas tentang pembagian hasil koreksi mereka dengan orang lain yang, mengusul kan mereka meminta bagi an nya juga. dan melepaskan rambut palsu nya.
" hei kak Seto, kamu yakin dengan rencana kita ini perusahaan industri ini kalo setiap terus ada penurunan perusahaan ini akan di jual sama tuan fikram" ucap tolas kepada Seto kakak nya.
__ADS_1
" ia jelas tolas, kita hanya bisa menjalankan rencana kita saja" ucap Seto sambil memperbaiki rambut nya.
setelah itu mereka keluar melihat keributan besar di luar dan melempari mereka dengan telur dan batu ke kaca perusahaan itu.
" hei ada keributan apa di luar, coba kita lihat sebenar ke luar l" ucap Seto ke pada tolas sambil ber jalan ke luar dengan penasaran.
" ia kak Seto aku juga ke ganggu, dengan suara itu yuk kita ke luar dulu" ucap tolas mengikuti dari belakang.
di sisi lain orang di bagian HRD itu mengantar kan syalu ke ruang an tuan Seto yang pada itu ia sedang keluar.
__ADS_1
" tok.....tok....tok.... permisi tuan Seto ada orang yang ingin melamar pekerjaan di sini" ucap HRD itu tapi tidak ada jawaban sama sekali dari dalam.
" ah sudah lah mbak, biar saya aja yang mengetuk pintu nya mbak kembali saja ke tempat" ucap syalu sambil tersenyum kepada HRD tersebut.
" ia kalo begitu saya undur diri nona,,,, permisi" ucap HRD itu meninggal kan syalu.
" tuan apa kah anda ada di dalam tuan ah aku mau meminjam toilet nya dulu" sambil membuka pintu dan masuk ke dalam langsung ke toilet kantor tuan Seto.
" ah ini gara gara gara mereka baju ku jadi kotor kena telor busuk" ucap Seto kepada tolas sambil melepaskan rambut palsu nya mereka.
__ADS_1
" ia ni kak aku juga kena, bau sekali" ucap tolas di dalam kantor nya dan membahas tentang yang belum selesai ia bahas dan tidak lama kemudian mereka melihat ada seorang perempuan berdiri ia membuka pintu toilet nya ia mengira syalu sudah mendengar kan semua pembicaraan nya tadi dan mereka berdua kaget dan saling menatap satu sama lain dengan bertanya tanya tentang keberadaan syalu.
Bersambung.......