Sayangi Aku Mama.

Sayangi Aku Mama.
Persiapan Pertunangan Tina Dan Raditya Episode 49.


__ADS_3

Setelah ke bioskop mereka pergi makan bersama, di kafe favorit Anda syalu duduk di samping syamuel sedang kan Raditya fikram bersama Tina? mereka berdua begitu romantis saling suap menyuapi dan mereka begitu bahagia, meskipun Raditya fikram sesekali melirik ke arah syalu hanya menunjukkan kemesraan nya bersama Tina.


Agar ia merasa bersalah yang sudah memutuskan hubungan nya, dan membuat ia merasa cemburu????dan syalu pun begitu sebaliknya ia juga tidak tau kalah, dari Raditya fikram ia justru memberikan minuman nya satu gelas berdua mereka!!!!! Raditya fikram begitu emosi dan marah melihat mereka berdua begitu dekat dan merasa, ia niat nya ingin membuat syalu cemburu kepada nya eh malah ia sendiri yang tidak tahan melihat kedekatan dan kemesraan mereka.


Bruuukkkkk.......


Suara meja di pukul oleh Raditya fikram, dengan emosi melihat kedekatan syalu bersama syamuel.


" Ah, kamu kenapa Raditya????


Tina bertanya kepada raditya fikram, mereka sampai kaget melihat sikap Raditya fikram seperti lagi marah.


" Maaf....aku ingin ke toilet sebentar" jawab Raditya fikram, menahan emosi nya dengan beralasan dan pergi ke toilet untuk menenangkan diri.


"Oh ku kira kau kenapa sayang!!!! jangan lama-lama ya soalnya ini sudah malam" ujar Tina memegang tangan Raditya fikram, dengan tersenyum.


" Iya aku tahu????" ujar Raditya fikram melangkah pergi ke toilet umum dan menengok ke arah syalu yang lagi tertawa bahagia bersama syamuel dan Tina.


10 menit kemudian syalu meminta ijin untuk pergi ke toilet umum, sebelum pulang ke rumah.


" Ka Tina, syamuel, aku mau ke toilet sebentar ia kalian tunggu lah aku di mobil? aku mau buang air kecil dulu.

__ADS_1


Syalu langsung pergi ke toilet umum dan setelah ia keluar dari toilet tersebut, di depan pintu toilet ada Raditya fikram yang sedang menunggu syalu dan saat syalu melangkah pergi???? seketika itu Raditya fikram, langsung memeluk nya dari belakang dan berkata.


" Syalu aku hanya memohon satu kali kepada mu? tolong jawab aku dengan jujur, apakah kamu masih mencintai ku atau tidak jawab lah syalu.


Raditya fikram mengungkapkan perasaannya kepada syalu dengan memberikan ia kesempatan, untuk bicara sebelum ia memutuskan untuk bertunangan bersama Tina.


" Raditya???? tolong lepaskan aku.... aku tidak ingin kak Tina melihat mu sedang berduaan dengan ku, dan membuat nya Salah paham kenapa kita.


Syalu berusaha tenang, saat ia di peluk sama Raditya fikram dengan diam diam dari belakang nya? dan melepaskan tangan nya perlahan lahan dan berbalik badan melihat Raditya fikram.


" Kenapa syalu kamu melakukan ini kepada ku, kamu tidak memperdulikan perasaan ku samasekali???? kamu hanya peduli kepada perasaan Tina, Tina dan Tina asal kamu tahu saja tadi itu aku melihat mu bersama syamuel begitu dekat dan akrab, ingin rasanya aku menghajar nya karena ia mendekati mu tapi aku tidak bisa melakukan itu.


Raditya fikram dengan marah, ia setelah itu menunduk kan kepalanya sambil berbicara kepada syalu.


" Baik lah jika itu kemauan mu sendiri, aku tidak akan menggangu mu lagi aku akan mempercepat pertunangan ku dengan Tina bila perlu 2 hari lagi? setelah itu kamu bebas bersama syamuel, dan aku bersama Tina kita akan sampai kapan bertahan dalam pasangan yang tidak mempunyai perasaan sama sekali dan setelah kami menikah, aku akan membawa nya ke luar negeri dan mungkin kita tidak akan kembali lagi "ujar Raditya fikram dengan marah ia langsung berbalik badan dan pergi meninggalkan syalu.


Syalu setelah Raditya fikram pergi ia menangis diam-diam, ia begitu sakit hati dengan perkataan nya yang begitu kasar meskipun ia berpura-pura kuat di depan mereka namun terkadang saat mereka sudah pergi ia langsung menangis tangisan nya tidak terbendung lagi.


Ke esok harinya di saat syalu bangun tidur, ia mendengar suara yang begitu berisik mengganggu nya tidur dan ia terbangun dan melihat ke arah ranjang nya Tina ternyata ia sudah bangun dulu an dan sudah tidak ada di tempat nya lagi.


" Aduh ini ada apa sih???? berisik sekali kak Tina tolong bangun lagi coba lihat di bawah ada apa berisik sekali....kak Tina" ujar syalu yang tadinya menutupi wajahnya dengan bantal dan memanggil nama Tina namun tidak ada sautan juga akhirnya ia bangun sendiri dan pergi ke luar kamar.

__ADS_1


Syalu berbicara dalam hati nya, di sini banyak sekali orang padahal masih jam 10 pagi ada acara apa kah kok aku tidak tahu sama sekali tentang hal ini ya.


" Syalu akhirnya kau bangun juga? tadi nya aku mau membangun kan mu" ujar Tina menghampiri syalu naik ke atas dengan tersenyum.


" Maaf kak ini ada apa ya! kenapa di rumah kita banyak tamu seperti ini" ujar syalu bertanya kepada Tina dengan penasaran.


" Hey kau tidak ingat ya, tadi malam Raditya berbicara dengan mama kata nya ia akan mempercepat pertumbuhan kita uh aku sangat senang sekali hahahaha!!!! oh ya syalu jika saja kau semalam tidak langsung naik ke atas dan tidur, mungkin itu akan jauh lebih baik lagi karena kau juga menjadi saksi nya juga


Tina berbicara tanpa henti, membuat syalu semakin teriris iris hati nya mendengar kan pembicaraan Tina kepada nya dengan perasaan senang.


" Ternyata ia tidak main-main dengan ucapan nya itu ia langsung membuktikan bahwa ia akan langsung melakukan pertunangan nya" ujar syalu berbicara sendiri dan tidak sengaja terdengar oleh Tina .


" Apa syalu???? kau berbicara kepada siapa" ujar Tina berbalik badan dan bertanya kepada syalu.


" Ah tidak apa-apa kok aku hanya bahagia untuk mu kak Tina hiks.... hiks...." ujar syalu dengan memeluk nya dan menangis di pelukan Tina dan beralasan bahwa ia bahagia melihat Tina bertunangan dengan Raditya fikram.


" Ioh kok kamu malah menangis sih, syalu ada apa" ujar Tina dengan mengusap air mata syalu.


" Ah hahaha ini air mata kebahagiaan kok kak, kakak tentang saja aku sangat bahagia untuk mu" ujar syalu menyeka air matanya sendiri di depan Tina.


" Aku tidak mengerti kepada mu syalu???? kenapa kau menangis karena bahagia, bukan menangis itu karena bersih hati aku tidak bisa jika aku menangis karena bahagia melainkan sebaliknya" ujar Tina berkomentar lagi mengenai syalu sambil melihat wajah nya yang dipenuhi air mata.

__ADS_1


Setelah beberapa jam kemudian mereka pun sedang bernyanyi dan menari bersama di bawah dengan sangat bahagia tidak lama kemudian syalu naik ke atas dan tidak sengaja, mendengar pembicaraan mama nya bersama orang lain di ruang an baca nya, dengan tertekan dan marah marah di acara persiapan Pertunangan Tina yang akan di adakan besok pagi.


Bersambung.........


__ADS_2