
Syalu begitu bersalah kepada Raditya fikram, ia sudah memutuskan hubungan cinta nya itu demi kakkak tersayang nya????ia rela melepaskan kebahagiaan nya sendiri dan menyerahkan nya kepada Tina ia tidak ingin membuat kakak nya kecewa kepada nya jika itu terjadi, siapa lagi yang bisa sayang dan peduli terhadap nya lagi saat ia pulang ke rumah selain Tina.
" Hahahaha Raditya kau ini curang aku tidak ingin bermain lagi" ujar Tina tertawa bahagia bersama Raditya fikram saat berada di taman belakang rumah nya.
" Seperti ada yang tertawa di taman siapa saja?"ujar syalu langsung melihat nya ke taman rumah.
Syalu dengan penasaran ia berjalan menuju taman, dan apa yang terjadi ia melihat Tina bahagia bersama Raditya fikram? sedang bercanda bersama di taman tersebut, Raditya fikram menyadari bahwa syalu berada di rumah dan ia sengaja di depan mata syalu mengatakan bahwa ia sangat mencintai Tina itu membuat hati syalu begitu sakit saat mendengar kekasih hati nya berbicara seperti itu di depan mata nya sendiri.
" Tina ada yang harus aku katakan kepada mu" ujar Raditya fikram dengan sengaja ia langsung berbicara dengan Tina.
" Apa itu kata kan saja Raditya? aku siap mendengarkan nya" ujar Tina langsung menjawab pertanyaan Raditya fikram dengan tersenyum bahagia
" Mau kah kau menjadi pacar ku, dan menikah dengan ku Tina" ujar Raditya fikram dengan sesekali melirik syalu dengan sengaja mengungkapkan perasaan nya kepada Tina.
" Aku mau menjadi pacar mu Raditya, dan menikah dengan mu juga" ujar Tina langsung menjawab nya dengan bahagia.
Akhirnya Raditya fikram mengangkat tubuh Tina dan membuat nya bahagia dan membuat syalu menyaksikan sendiri bagaimana kakak nya begitu bahagia bersama Raditya fikram dan setelah itu ia pun pergi,ia tidak ingn mengganggu nya lagi.
Raditya fikram bicara dalam hati nya, maaf kan aku syalu mungkin ini akan membuat mu sakit hati aku dengan sengaja mengungkapkan perasaan ku yang dengan penuh ke pura-pura an ini di depan mu aku harap kamu tidak menangis setelah mendengar kan aku berbicara seperti itu kepada Tina.
Di sisi lain syalu berlari ke dalam rumah, dan ia menangis diam-diam tanpa seorang pun yang tahu.
" Kenapa... disaat aku melihat cinta ku bersama orang lain dan ia mengungkapkan perasaan nya kepada orang itu meskipun ia adalah kakak ku kenapa hati ini rasanya sakit sekali hiks... hiks....
Syalu berbicara sendiri sambil menatap foto nya saat bersama Raditya fikram di lokasi syuting iklan produk minuman tersebut, dan tidak terasa ia ketiduran sampai malam hari tiba.
__ADS_1
" Hay, syalu rupanya kau sudah bangun???? bagaimana tidur mu enak kah" ujar Tina menyapa syalu sambil membaca artikel di ranjang nya.
" Ah kak Tina' kau di sini sejak kapan? bukan kah kau bersama Raditya di taman belakang" jawab syalu bertanya kepada Tina sambil bangkit dari tempat tidur nya.
" Aku???? dari tadi juga di sini melihat mu lagi tertidur pulas banget, ya emang tadi siang itu aku bersama Raditya tapi ia sudah pulang waktu sore tadi" ujar Tina menjawab pertanyaan syalu dengan tersenyum.
" Apa.... tadi sore kak Tina kenapa tidak membangun kan ku ini sudah jam berapa" ujar syalu dengan kaget nya ia langsung berdiri seketika dan bertanya kepada Tina.
" Hey kau mau kemana, ini sudah jam 10 malam kau belum makan sama sekali, cepat lah mandi lalu kita pergi makan bersama" ujar Tina menjawab pertanyaan syalu dengan menghindari nya.
" Apa kata mu jam 10 malam? huuh baik lah aku mau mandi dulu kakak dulu an saja ke bawah nanti aku menysul" ujar syalu langsung pergi ke dalam kamar mandi tersebut.
Di sisi lain di rumah Raditya fikram, sedang memikirkan keadaan syalu saat mereka bertemu dengan tidak sengaja melihat syalu berlari ke dalam rumah nya saat itu, ia termenung sejenak membayangkan beberapa hari yang lalu bersama syalu sebelum kejadian putus hubungan dengan nya.
" Syalu kau di mana aku tidak bisa melihat mu" ujar Raditya fikram mencari syalu dengan mata tertutup oleh kain merah, mereka bermain bersama anak anak di pantai asuhan.
" Ayo ka Raditya, jangan mau kalah sama ka syalu???
" iya masa begitu saja sudah menyerah yaahahaha,,,,
Mereka meledek Raditya fikram, dengan permainan menangkap mangsa dengan mata tertutup.
" Siapa yang menyerah, aku bisa menangkap kalian awas saja kalau tertangkap ia aku akan kelitik in kalian satu persatu argh.... ah kalian tertangkap juga akhirnya bagaimana bisa kan aku" ujar Raditya fikram dengan langsung membuka penutup mata nya tersebut.
Akhirnya syalu lah yang tertangkap, dan di peluk oleh Raditya fikram dengan tidak sengaja mereka pun sejak saling menatap satu sama lain di depan anak anak pantai asuhan tersebut.
__ADS_1
" Syalu ternyata kau???? ujar Raditya fikram melihat syalu berada di peluk an nya.
" Apa hehehehe, ini rasa kan kelitik an ku ayo anak-anak, kita kelitik in ia sampai menyerah" ujar syalu mengusir ke canggung an nya terhadap Raditya fikram.
" Ah hahaha hahaha.... sudah cukup kalian yang menang aku menyerah" ujar Raditya fikram dengan tertawa terpingkal pingkal, dengan bahagia.
Setelah itu mereka pun pada lari menjauh dari Raditya, mereka semua begitu bahagia saat kedatangan syalu dan Raditya fikram ke pantai tersebut.
" Memang masa itu sangat lah bahagia bagi kami seperti terasa dunia milik berdua" ujar Raditya fikram membayangkan nya sambil tertawa bahagia
Tok......tok.....tok....
" Raditya bisa kah kita bicara sebentar???? kau sedang sibuk tidak" ujar fikram menghampiri nya di ruang baca.
" Ah papa ada apa? tumben belum tidur" ujar Raditya fikram melihat ke jam tangan nya yang menunjukkan pukul 10 malam.
" Iya papa memang belum tidur, papa nggak bisa tidur maka nya papa ke sini menghampiri mu" ujar fikram menjawab pertanyaan Raditya fikram dengan tersenyum.
" Apa hal apa papa menemui ku di sini" ujar Raditya fikram bertanya kembali kepada fikram papa nya.
" Begini nak, kau akhir akhir ini aku perhatikan seperti ada yang di tutup tutupi dari ku ada apa cerita kan saja kepada papa mu ini, begini juga papa mu ini pernah mengalami muda seperti mu" ujar fikram memberitahu Raditya fikram tenang masa muda nya dulu.
" Terus aku harus bagaimana pah???? hubungan ku dengan syalu dan impian kita untuk hidup bersama kini sudah hancur, karena ia ingin aku mencintai kakak nya meskipun ia tahu bahwa aku tidak bisa melakukan itu, demi ia aku terpaksa membohongi perasaanku terhadap Tina.
" Tidak ada yang tidak mungkin, di hidup ini jika kau di takdir kan untuk bersama dengan nya itu pasti akan terjadi nak" ujar fikram menepuk pundak Raditya fikram dan meninggal kan tempat tersebut.
__ADS_1
Setelah mereka ayah dan anak berbicara dari hati ke hati Raditya fikram pun sudah paham dengan permasalahan yang di hadapi nya itu bersama syalu.
Bersambung.......