Sayangi Aku Mama.

Sayangi Aku Mama.
fikram menghampiri syalu di ruang tamu episode 27.


__ADS_3

syalu menunggu pak fikram hampir satu jam, tapi ia belum juga keluar ia semakin mengantuk dan tidak lama kemudian, pemilik rumah tersebut menghampiri mereka dan seketika itu syalu yang tadinya mengantuk


sambil duduk di kursi ia langsung berdiri dan bersemangat kembali. dan sambil tersenyum kepada pak fikram tersebut yang masih memakai baju piyama.


" hemmm hemmm? sahut pak fikram menyapa syalu sambil mendehem kan suaranya.


" ah pak fikram, akhirnya anda keluar juga" sahut syalu sambil menengok ke atas dan berdiri seketika itu dengan tersenyum bahagia.


" maaf anda siapa dan mau apa, anda menemui saya nona" sahut pak fikram bertanya kepada syalu.


" perkenalkan nama saya syalu palentin Nugroho, anak dari karisma di perusahaan industri Nugroho" sahut syalu menjelaskan nya sambil berjabat tangan dengan pak fikram.


"oh anaknya Nugroho yang perusahaan, industri buah mangga dan stroberi itu ia saya kenal dia ternyata anda adalah anak dari almarhum Nugroho, saya masih ingat dulu saat berkunjung ke rumah mu kamu itu masih sangat kecil sekali. tidak di sangka sekarang sudah sebesar itu" sahut pak fikram mengingat masa lalu bersama Nugroho, dan menjelaskan nya kepada syalu dengan memeluk nya.


" ah anda kenal papa saya pak?" sahut syalu dengan penasaran bertanya kepada pak fikram dengan melepaskan pelukannya.

__ADS_1


" saya tidak hanya kenal, tapi juga dulu beliau adalah teman satu sekolah saya sewaktu di SMA dulu oh ya kamu jangan memanggil saya, dengan sebutan pak ia panggil saja paman" sahut pak fikram sambil berjalan jalan di sekitar rumah.


" hahaha ia pak,! eh paman fikram" sahut syalu dengan gugup ia memanggil nya paman.


" oh iya kamu mau apa gerangan datang kesini malam hari kenapa tidak di siang hari saja" sahut pak fikram bertanya kepada syalu dengan penasaran.


" saya gimana ya, mau ngomong nya?" sahut syalu dengan ragu mengungkapkan tujuan nya, datang ke rumah pak fikram sambil membelakangi nya.


" jangan ragu ragu nak syalu, anggap saja saya ini orang tua mu saja" sahut pak fikram menepuk pundak syalu dengan menghampiri nya di jendela rumah saat syalu melihat ke arah luar jendela rumah..


" sebenarnya saya ke sini untuk meminta anda, bekerja sama dengan perusahaan Nugroho, dan membantu kesulitan keluarga kami" sahut syalu mengungkapkan, tujuan nya kepada pak fikram sambil terus memandangi ke luar jendela dan di sisi lain dari jendela dekat pak fikram adalah Raditya fikram anak nya pak fikram itu sendiri menjawab pertanyaan nya sambil berbisik kepada pak fikram.


"apa kata mu cewek pengatur, tapi papa rasa ia orang nya manis, sopan dan polos dari mana ia seorang pengatur" sahut pak fikram melihat syalu dari sisi yang berbeda.


" paman fikram bagi mana anda bisa, membantu bekerja sama tidak dengan perusahaan kami" sahut syalu dengan bertanya kepada pak fikram yang terdiam sejenak.

__ADS_1


"oh bisa bisa, tapi sayang nya saya telah pensiun dari perusahaan industri tersebut,dan saya sudah menyerah kan semua aset perusahaan itu kepada anak saya yang bernama Raditya fikram yang sangat ini sudah kembali dari luar negeri untuk studi lanjut, dan untuk mengelola perusahaan tersebut kini dia sedang di luar bermain bersama teman-temannya" sahut pak fikram menjawab pertanyaan syalu dengan beralasan bahwa Raditya fikram sedang di luar.


" oh kalo begitu saya boleh tunggu, di sini sampai ia pulang paman" sahut syalu dengan berusaha untuk menunggu, kedatangan nya.


" oh boleh saja nak syalu, tidak apa-apa kok anggap saja seperti rumah sendiri kalo mau di sebelah sana, ada kamar tamu untuk mu beristirahat" sahut pak fikram memperoleh kan nya, untuk menunggu bahkan sudah mempersiapkan kamar tidur buat tamu ber malam.


" oh tidak apa-apa, kok paman saya akan tunggu di sini saja?" sahut syalu menolak nya dengan cara halus.


" huh jangan sok menolak deh cewek pengatur, kamu juga sudah cape kan dari tadi menunggu terus, itu mah terserah kamu di baik in bukan ya, terima saja malah menolak ke baikan orang lain" sahut Raditya fikram mengomentari syalu yang menolak apk fikram untuk istirahat di kamar tamu.


" heh bukan maksud ku untuk menolak, pemberian paman aku hanya ingin menunggu nya saja di ruang tamu" sahut syalu melihat ke arah Raditya yang meninggal kan ruang tamu naik ke atas ke kamar nya sendiri.


" terserah mu saja nona pengatur, lebih baik aku istirahat dulu mau tidur nganuk kalo kau sudah, bertemu dengan nya tolong bangun kan aku di kamar tuan Raditya fikram ia aku ada di sana" sahut Raditya fikram masih saja menyembunyikan identitasnya sebagai tuan rumah itu sendiri.


" sudah jangan hiraukan dia, nak syalu kalo begitu saya permisi dulu mau lanjut tidur lagi" sahut pak fikram mengomentari tentang Raditya fikram yang tidak memberi tau nya bahwa supir yang syalu bawa itu adalah anak nya seperti.

__ADS_1


" ia paman silahkan saja anda lanjut beristirahat saja saya akan terus menunggu nya di sini" sahut syalu menyuruh nya untuk beristirahat, sedang kan ia sendiri masih terjaga sampai pagi tanpa tidur semalaman.


Bersambung..........


__ADS_2