
Syalu dengan Isak tangisan nya, membuat ia lemah dan tidak berdaya mendengar kan cerita masa lalu mereka ia berpikir tentang Risma mengapa selama ini ia tidak menyayangi nya ternyata penyebab! nya adalah ia bukan lah anak kandung nya melainkan anak pelakor yang sudah merusak rumah tangga nya, bersama papa nya sendiri dan ia terkena imbas dari ibu kandungnya tersebut.
Ia termenung sejenak dengan terdiam duduk di lantai di ruang tamu tersebut dengan air mata yang mengalir begitu derasnya ia sangat terpukul, dengan perkataan Risma kepada nya!!!! seketika itu ia teringat kepada Tina kakak yang ia sayangi dan di hormati nya selama ini ia langsung berlari ke atas dan masuk ke dalam kamar tersebut dan menghampiri Tina langsung memeluk nya dengan rasa bersalah kepada Tina bahwa ia tidak tahu bahwa Tina pun menyukai Raditya fikram.
" Kak....kak Tina? tolong maafkan aku kak, aku tidak bermaksud seperti yang di katakan mama kepada mu tolong kakak percaya pada ku hiks.... hiks." ujar syalu bicara langsung dengan Tina.
" Tidak apa-apa,,, syalu kakak tidak marah kepada mu, jika kau menyukai Raditya itu hal yang wajar karena ia pria yang tampan dan sukses dalam segala hal dan berpendidikan tinggi" jawab Tina berbicara kepada syalu dengan mengusap air mata syalu.
"Tidak kak Tina! kakak salah menyangka kepada ku, MMM aku....aku tidak menyukai raditya sudah ada seseorang yang aku sukai tapi itu bukan lah Raditya fikram" ujar syalu dengan gugup nya ia berbicara dengan tina dan membohongi diri sendiri bahwa ia sudah berpacaran dengan raditya fikram.
" Oh benar kah begitu???? bukan kah kau selalu bersama nya selama ini" tanya Tina kepada syalu dengan penasaran.
" Benar kak jadi kakak jangan hawatir tentang itu" jawab syalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.
" kalo begitu cepat kasih tau kakak siapa yang kau sukai saat ini syalu" tanya Tina lagi kepada syalu dengan semakin penasaran.
" Mmmmm' kakak tau kan yang pernah aku ceritakan kepada mu????? pada waktu itu masih ingat kan hehehehe" syalu menjawab lagi pertanyaan Tina sambil tersenyum cengengesan ia menutupi kebohongan nya tersebut kepada Tina .
" Oh jadi!.... itu pasti Samuel, yang teman masa kecil mu itu ya mengaku" ujar Tina menebak nya dengan menunjuk ke pada syalu.
Syalu pun mengangguk kan kepala nya di depan Tina dengan tingkah lakunya yang malu malu, dengan tersenyum.
" Apa an sih kak, sudah ah jangan bicara kan itu lagi" Ujar syalu dengan sebagai bercanda an bersama Tina.
__ADS_1
Mereka pun tertawa bahagia bersama di kamar tidur, tersebut dengan main klitik klitik an???? tertawa tanpa henti dan melupakan kesedihannya yang tadi.
" Sudah sudah hentikan syalu????? hahahaha sudah kakak menyerah ok...ok..ok...huuh" ujar Tina menghentikan kelitik an nya kepada syalu sambil tertawa bahagia.
" kak Tina tenang saja aku akan pasti akan kalo, Raditya itu bukan cowok playboy dan ia orang yang setia kepada mu kak" ujar syalu dengan yakin bicara dengan Tina, dan terdiam sejenak bicara dalam hati nya, karena ia orang yang baik dan pengertian!!!! aku yakin raditya akan mengerti bila aku bicara kan ini kepada raditya nanti besok, demi kak Tina yang aku sayangi.
" syalu....dek kamu kenapa kok diem aja, syalu hey....
Tina memanggil nama syalu berkala kali, dengan melambaikan tangan nya melihat syalu terdiam di tempat tidur yang sama dengan nya.
" Ah iya ada apa kak Tina!!!! syalu menjawab panggilan Tina kepada nya dengan kebingungan sambil tersenyum.
" Kau kenapa? dek bengong seperti ada yang kau pikirkan, coba kamu ceritain kepada kakak mu ini siapa tahu bisa membantu masalah mu" tanya Tina kepada syalu dengan penasaran.
Syalu dengan menghindari pembicaraan Tina, ia beralasan yang masuk akal.
" Kau yakin tidak ada apa-apa, yang di sembunyikan dari kakak mu ini syalu" tanya Tina dengan serius menatap syalu.
" Aku sangat yakin banget kak Tina???? kakak apa nggak percaya pada ku" jawab syalu dengan serius bertanya kepada Tina kembali.
" iya deh iya kakak percaya pada mu dek, yaudah yuk kita tidur saja" ujar Tina langsung menarik selimut nya.
Di sisi lain di kamar Risma ia pun menangis, diam-diam setelah ia memarahi syalu yang ia besar kan dari kecil sampai sekarang malah menjadi bumerang bagi nya dan Tina anak kesayangan nya, ia sudah merencanakan perjodohan Tina dan raditya fikram? malah syalu ada hubungan dengan raditya, dan ia berpikir hanya bisa menjadi penghalang bagi nya untuk perjodohan tersebut.
__ADS_1
" Kalo saja? waktu itu aku titipkan ia di pantai asuhan, mungkin sekarang tidak akan terjadi seperti ini kau dan ibumu sama saja merebut kebahagiaan keluarga ku syalu awas saja???? jika perjodohan ini batal aku akan mengusir nya dari rumah ini.
Risma berbicara sendiri dengan emosi, di dalam kamar tersebut.
Keesokan harinya mereka, makan bersama di meja makan dan syalu baru saja bangun tidur dan turun dari atas Risma sengaja menghindari syalu dengan buru buru pergi ke perusahaan tersebut.
" Selamat pagi? Hay ka Tina mama
Syalu menyapa mereka sambil tersenyum ia melupakan sejenak permasalahan yang waktu semalam tersebut.
" Sudah dulu ya sayang much???? mama pergi dulu ada meeting di kantor" ujar Risma mencium kening Tina seperti biasa, di depan syalu.
Kali ini syalu sudah terbiasa dengan melihat, ia selalu di beda beda kan dengan Tina ternyata ia hanya anak tiri nya bukan anak kandung, membuat nya menyadari posisi tersebut.
" Heeh aku sudah sekian lama baru menyadari? bahwa aku ini adalah cuma anak tiri nya, bukan anak kandung mama pantas saja ia tidak pernah menyayangi ku seperti ia menyayangi mu kak" ujar syalu bicara langsung kepada Tina.
"Sudah lah dek, kamu sampai kapanpun adalah adik kesayangan syalu dan itu tidak akan pernah berubah meskipun kita kakak-beradik tiri" jawab Tina sambil mengelus rambut syalu dan memeluknya.
" Iya terima kasih ya? kak Tina aku hanya punya kau saja yang selalu sayang kepada ku" ujar syalu dengan memegang tangan Tina.
Mereka pun bersiap-siap untuk pergi bersama, untuk bekerja di tempat yang berbeda Tina mempunyai butik sekali gus membantu risma di perusahaan industri tersebut dengan kemampuan yang Tina miliki.
Bersambung.........
__ADS_1