
keesokan paginya mereka pun terbangun, dan seperti biasa bersiap siap untuk pergi bekerja selama syalu libur kuliah ia bekerja magang di perusahaan industri tersebut. untuk membayar semester an nya di ada kan 1 bulan lagi itu kesehatan bagus untuk kerja untuk mandiri dan tidak selalu meminta uang kepada Tina.
" hei kak Tina cepat bangun nanti kau akan terlihat membuka butik mu" ucap syalu sambil membangun kan Tina dengan mencubit pipi Tina.
" aaah aduh sakit syalu, iaia kakak akan bangun kamu ini setidaknya pelan sedikit membangun kan nya aku ini kan kakak mu" ucap Tina sambil memegang pipinya dengan mengelus sakit.
" kak Tina ini bagaimana sih, kata nya butik nyaau buka lebih awal dari orang lain tapi buktinya mana sekarang aja masih males males an" ucap syalu sambil memakai baju kerja nya.
" iya ya adik ku sayang, kau emang bener dalam segala hal" ucap Tina sambil memeluk nya dan ber siap-siap untuk pergi mandi.
" iya aku selalu begitu, karena mu juga" ucap syalu sambil berjalan ke luar.
setengah jam kemudian mereka pun makan bersama di sana juga ada Risma yang sedang meminum teh manis hangat dan tiba tiba Tina menyapa mama nya seperti biasa dan syalu juga sebenarnya ingin sekali menyapa seperti Tina setiap kali bertemu dan memeluknya serta mencium pipi nya, sebagai mana Tina lakukan setiap hari nya.
__ADS_1
" selamat pagi mah" ucap Tina dengan menuruni tangga menuju meja makan bersama syalu.
" selamat pagi sayang nya mama, tumben sudah bangun pagi pagi sekali" ucap Risma sambil melihat kepada Tina.
" mama juga tumben sekali sudah ada di ruang makan" ucap Tina sambil memeluk dan mencium pipi Risma seperti biasa dan syalu sudah terbiasa dengan itu ia langsung dulu dan makan.
" Tina sayang tolong ambil kan mama roti dan selai ia" ucap Risma kepada Tina yang sedang duduk dan minuman susu.
" baik lah kak, aku ambil kan" ucap syalu sambil mengambil roti dan tiba tiba Risma bangun dari tempat duduknya.
" tidak perlu kamu yang ambil kan, syalu biar mama saja mama juga bisa mengambil sendiri" ucap Risma dengan tidak senang di sentuh oleh tangan syalu.
" oh ya sudah kalau begitu ambil sendiri saja, aku akan pergi sekarang juga" ucap syalu dengan meninggalkan meja makan tanpa sarapan pagi.
__ADS_1
" eh syalu roti mu di makan dulu" ucap Tina berteriak kepada syalu.
" tidak perlu kak, aku sudah kenyang" ucap syalu sambil bersedih hati meninggal kan Tina dan Risma di meja makan.
setelah sampai di kantor syalu langsung, mengerjakan tugas nya dan tidak lama kemudian mereka memperkenal kan, super baru itu kepada semua karyawan nya di kantor, dan bertemu dengan syalu di kantor pak Seto syalu mengenali pemuda itu dan ia langsung menutupi muka nya dengan tangan nya sendiri dengan ber alasan yang tidak masuk akal.
" oh anda adalah orang yang di utus untuk menjadi supir perusahaan kita ia" ucap pak Seto dengan menyambut hangat Luigi di perusahaan tersebut.
" ia pak Seto nama perkenal kan nama saya Luigi Ferraris anak super yang dulu pengganti ayah yang sedang sakit di kampung" ucap Luigi kepada pak Seto.
setelah itu mereka akhirnya sudah memperkenalkan kepada semua karyawan tinggal kepada syalu setelah melihat ia langsung mengingat kejadian tersebut di sore hari kemarin ia di bodohi orang syalu ia langsung percaya perkataan nya pada waktu itu dan berlambat sehari untuk ke perusahaan tersebut.
Bersambung...........
__ADS_1