
syalu akhirnya tau kebenaran, nya soal Luigi Ferraris tersebut ternyata ia anak dari fikram industri, yang bersekolah di luar negeri tersebut. yang selama ini ia menyembunyikan identitasnya menjadi supir perusahaan, industri di perusahaan nya sendiri dan membohongi nya syalu kecewa kepada Luigi, sehingga ia tidak bisa menerima kebenaran tersebut.
ia bersedih sehingga ia mencari sahabat kecil nya itu yang tidak lain Samuel di rumah pohon yang ia selalu datangi, sewaktu kecil dulu bernama Samuel.
" Kenapa aku selalu membuat mama marah, dan benci kepada ku dan seperti tidak ada gunanya aku di mata mama, yang mama sayangi hanya kak Tina saja dan Luigi kenapa ia membohongi ku kenapa ia tidak jujur dari awal kepada ku seolah olah aku ini orang yang mudah ia bodohi" sahut syalu dengan berteriak, dan kesal kepada Luigi sambil menangis diam-diam.
"Eh syalu kau di sini,,..... ??? sedang apa" sahut Samuel menghampiri bertanya kepada syalu.
" Samuel huuh huuh huuh" sahut syalu langsung lari dan memeluknya dengan erat kepada Samuel.
"Kau kenapa syalu, apa ada masalah lagi di rumah sehingga kau datang kesini,,....???" sahut Samuel bertanya kepada syalu sambil mengelus kepala nya.
"Tidak apa-apa, di rumah tidak ada masalah aku hanya bosen setiap hari hanya bekerja dan ber diam diri di rumah"sahut syalu menjawab pertanyaan Samuel dengan beralasan berpaling kan wajah nya.
"Jangan berbohong kepada ku syalu' aku tau kau kita kan sejak kecil sudah bermain bersama, jadi aku tau jika kau ada masalah pasti akan datang ke tempat ini sudah lah, aku tidak akan memaksa mu untuk bercerita kepada ku' lebih baik untuk menghibur hati mu itu ayo ikut aku"sahut Samuel menarik tangan syalu.
"Mau kemana kita......????
__ADS_1
"Ayo ikut saja jangan banyak bicara"sahut Samuel tersenyum kepada syalu.
" Apa itu' kau mau mengajak ku untuk apa dengan menggunakan pakaian pelampung ini"sahut syalu kebingungan dan belum mengerti apa maksud Samuel mengajak nya.
" Kamu ini bagaimana sih, ini tuh untuk keamanan kita bila terjadi sesuatu saat mendayung perahu pad berada di tengah tengah danau ini"sahut Samuel menjelaskan kepada syalu.
" Mendayung perahu kayu itu, maksudnya untuk melihat pemandangan' di tengah tengah danau seperti nya seru juga yuk, tunggu apa lagi"sahut syalu langsung menaiki perahu kayu tersebut.
"Ia tunggu sebentar' aku sekali an bawah makanan buat kita makan bersama" sahut Samuel meninggal kan syalu di perahu tersebut.
"Ia ide yang bagus Samuel, tapi aku tidak ingin makan' ambil kan buah apel saja untuk ku makan"sahut syalu menyuruh Samuel.
" Samuel terimakasih atas semua ini, dari dulu sampai sekarang kau masih menjadi sahabat baik ku disaat aku membutuhkan teman untuk berbicara"sahut syalu berbicara sendiri.
Sesaat kemudian Samuel pun datang'dan langsung mendayung perahu Nya ke tengah tengah danau, mereka pun bersedia guru bersama syalu yang tadinya tertawa bahagia, seketika itu raut wajah nya berubah, ia membayangkan tentang kebohongan Luigi Ferraris.
sebagai supir nya saat di perusahaan seketika itu.
__ADS_1
"kenapa....??? Luigi Ferraris membohongi ku ya tentang, identitas aslinya sebagai supir perusahaan' dan dengan singkat ia mengaku bahwa ia adalah Raditya fikram sungguh tidak di mengerti oleh akal"sahut syalu lagi termenung dalam pikiran nya.
" Hei syalu kenapa kau, terdiam" sahut Samuel melambaikan tangan nya kepada syalu.
" Terus apa alasan dia menyembunyikan identitas, aslinya dari semua orang termasuk kepada ku" sahut syalu bergumam sendiri.
" Kau kenapa syalu',,,,???? hei aku di sini, lihat lah aku syalu" sahut Samuel dengan kesal menyiram nya dengan air danau pake tangan nya.
"Ah.....???? hei siapa yang menyiram ku dengan air.
"Aku,,,, kau kenapa di saat seperti' ini bisa bisa nya melupakan ku sejak tadi di sini, dan mengabai kan ku pula" sahut Samuel putra pura marah kepada syalu.
"Eemmm, hahahaha Samuel rupanya kau' kira in siapa, ya maaf aku tidak bermaksud seperti itu tadi"sahut syalu dengan rasa canggung kepada Samuel.
"huuh sudah lah' kita ke tepi lagi saja lagi pula kau sudah tidak sedih lagi kan" sahut Samuel dengan mendayung perahu Nya tersebut.
Dan memetik bunga di pinggiran danau, untuk menyerahkan kepada syalu agar ia tau maksud hati nya, namun nyatanya syalu tidak berpikir demikian kepada Samuel bagi nya ia hanya lah sahabat masa kecil nya dan tidak lebih dari itu.
__ADS_1
Bersambung.......