Scandal With My Boss

Scandal With My Boss
Bab 26 - Sebuah Ancaman


__ADS_3

Kini Anne merasa tidak nyaman dengan keberadaannya sekarang ia merasa seperti manusia yang sedang di intimidasi oleh seseorang yang ada di hadapannya.


"Bagaimana kabarmu nona Anne?"


"Kabarku baik tuan Jackson," katanya yang masih tidak berani menatap lawan bicaranya.


"Bagaimana kabar putraku Darren? Aku tahu dia sekarang tinggal bersamamu,"


"Kabar dia sangat baik," ucapnya pelan.


Jackson menunjukkan senyum sinisnya seolah tidak percaya dengan apa yang barusan di katakan wanita yang ada di hadapannya ini, ia tidak percaya jika Darren tidak merasa gelisah dengan keadaannya sekarang.


"Kau tahu nona Anne dulu putraku sangatlah penurut, dia selalu meminta apapun pada saya dan dia pun tidak akan segan untuk menuruti keinginan saya tapi suatu ketika seorang wanita hadir di kehidupannya dia berani meninggikan suaranya di hadapan saya," ujarnya dan seketika Anne merasa tersindir ia yang tadinya terus menunduk wajahnya kini beralih menatap wajah pria paruh baya itu.


"Maksud anda apa tuan Jackson?" tanya Anne yang berhasil membuat Jackson terkekeh mendengar pertanyaan darinya.


"Maksudku adalah bisakah kau kembalikan Darren kepada kedua orang tuanya, saya yakin jika kau tidak terus menampungnya di rumahmu itu dia pasti akan kembali kepada kami,"


"APA KAU TEGA MEMBUAT HUBUNGAN SEORANG AYAH DAN ANAKNYA HANCUR SEPERTI INI?" katanya seraya tersenyum simpul.


"Maaf aku tidak bisa melakukannya," sarkasnya sontak Jackson langsung menelan salivanya tatkala mendengar jawaban Anne barusan.


"Sudah ketebak kau pasti tidak akan mau mengembalikannya, berapa uang yang kau butuhkan atau kau ingin aku menjadi investor di perusahaanmu? Akan ku lakukan asal kau mau mengembalikan Darren pada kami," ujarnya kembali.


Pembahasan apa yang sedang Jackson bicarakan. Sudah sangat jelas pria tua itu sudah menghinanya dan ia sangat benci pada manusia yang hanya bisa merendahkan martabat seseorang hanya dengan selembar uang.


"Bagaimana nona Anne apa kau tertarik dengan kompensasinya kau kembalikan Darren dan saya akan menjadi investor di perusahaanmu bahkan kau bisa menjadi CEO disana nanti," Anne menatapnya seraya menggelengkan kepalanya.


"MAAF SAYA TIDAK BERMINAT DENGAN TAWARAN ANDA,"

__ADS_1


"Dan jika anda menginginkan putra anda kembali, silahkan minta kepada Darren untuk meninggalkan saya," ujarnya seraya bergegas melangkah keluar dari ruangan.


"SAYA PASTIKAN PERUSAHAAN KALIAN TIDAK AKAN PERNAH BISA MAJU,"


"Simpan saja ancamanmu tuan Jackson, kita lihat saja nanti." Anne tersenyum sinis sebelum sampai akhirnya dia keluar dari ruangan VVIP itu.


Berani-beraninya Jackson mengancamnya dia pikir hanya dia seorang di dunia pengusaha yang hebat bagi Anne dia tidak pernah takut kepada siapapun, beruntungnya keberadaan Darren membuatnya sedikit terlihat lebih menang karena pria itu tidak mau sama sekali berpihak pada ayahnya. Bukannya Anne ini hubungan seorang Ayah dan Anak hancur ia tidak pernah meminta Darren untuk memilihnya, pria itu sendiri yang tiba-tiba menciptakan skandal dengannya.


Kedepannya Anne harus lebih tegas dan berani dalam menghadapi Jackson ia tidak ingin terlihat lemah di hadapan pria paruh baya itu.


***


Pria itu merentang kedua tangannya saat wanitanya telah kembali ke kantor tapi sayangnya wanita itu hanya diam dan menatapnya seketika dia langsung menghembuskan nafasnya, ia bisa melihat seperti ada sesuatu yang baru saja terjadi pada wanitanya.


"Anne kau kenapa? Apa ada yang menyakitimu beritahu aku, apa yang investor itu lakukan?"


"Aku tidak tahu apa dia barusan menghinaku ataupun apa itu aku tidak tahu, aku hanya sedikit merasa kesal." katanya seraya duduk di sofa dan meminum kopi milik Darren.


"Anne katakan padaku siapa yang baru saja bertemu dengan mu? Apa kau tidak tahu aku sangat mengkhawatirkan mu saat kau selalu lebih memilih untuk menemui sendirian para investor itu," ujarnya.


"Tenanglah aku tidak apa-apa dan kau tidak perlu tahu siapa orang yang baru saja bertemu denganku," katanya seraya mengelus tangan Darren tapi seketika sang empu melepaskan genggamannya dan ia sedikit menggeser tempat duduk mereka.


"Kau kenapa?" tanya Anne yang bingung dengan sikap Darren.


"Aku kesal padamu yang sudah tidak percaya padaku lagi, aku hanya ingin tahu siapa yang sudah bertemu denganmu barusan tapi kau tidak mau memberitahu ku,"


Darren merajuk berhasil membuat Anne merasa geli melihat tingkah pria tengil di sampingnya ini.


"Aku yakin kau tidak akan percaya siapa yang baru saja bertemu denganku,"

__ADS_1


"Benar apa kataku kan kau sudah tidak percaya denganku padahal apapun yang kau katakan aku akan sangat percaya, ayolah Anne beritahu aku siapa yang baru saja bertemu denganmu. Oh, apa jangan-jangan mantanmu?" ujarnya seketika berhasil mendapatkan pukul dari Anne.


Sudah tahu Anne tidak pernah berpacaran sebelumnya dan masih bisa-bisanya berpikir Anne memeiliki seorang mantan mungkin nanti mantan pertamanya adalah Darren.


"AKU BERTEMU DENGAN TUAN JACKSON,"


"A.. Apa? Kau bertemu dengan ayahku," Anne menganggukan kepalanya, Darren terlihat sangat shock mendengarnya.


"Kenapa kau bisa bertemu dengannya? Apa yang kalian bicarakan cepat ceritakan kepadaku semuanya."


"Aku tidak ingin menceritakannya, aku tidak mau kau mendengarnya." ujarnya tapi Darren terus memaksanya untuk bercerita dan pada akhirnya mau tidak mau Anne menceritakannya dengan yang sebenar-benarnya.


Disetiap kalimat yang Anne ceritakan pria itu benar-benar menunjukkan wajah shock nya mendengar apa yang sedang di ceritakan Anne kali ini, ia tidak percaya jika Jackson berani menemui wanitanya bahkan memintanya untuk mengembalikan Darren padanya. Dia pikir Darren adalah barang yang bisa dengan mudahnya di kembalikan atau bahkan di tukar dengan suatu hal yang lainnya.


Seketika Darren memeluknya, "Anne percayalah padaku aku tidak akan pernah meninggalkanmu bahkan sekalipun kau meninggalkan ku," ujarnya dengan sangat serius.


"Ya, aku percaya kau tidak akan meninggalkan ku makannya aku tidak mau menerima tawarannya kecuali kau sendiri yang memilih untuk pergi." Darren menggeleng ia tidak akan pernah pergi, ia rela hidup sesederhana ini asalkan bersama wanitanya.


Tapi tiba-tiba Anne tersenyum manis kearahnya ia menunjukkan ponselnya berhasil membuat Darren kebingungan apa maksud dari ponsel itu.


"Mungkin kau akan sedikit terkejut dengan ide gila ku ini tapi mungkin hanya dengan ini yang bisa membuat kita berhasil mendapatkan investor untuk perusahaan kita Darren,"


"Apa maksudmu Anne aku benar-benar tidak mengerti," Anne membuka rekaman suaranya, menunjukkan rekaman pembicaraannya dengan Jackson saat itu.


Darren tersenyum mengerti apa maksud wanitanya, "Jadi kau ingin mengancam balik ayahku?" Anne menganggukan kepalanya.


"Kau sangat cerdik my boo, ayo kita ancam balik dia buat dia mau berinvestasi di perusahaan kita," ujar Darren antusiasme.


Ya, dengan jejak rekamannya dengan Jackson. Mereka bisa memanfaatkan keadaan Anne akan mengancam balik ayah dari kekasihnya itu, mungkin ide ini terdengar sangat keterlaluan tapi hanya dengan cara inilah agar mereka bisa mendapatkan investor yang pertama di perusahaan mereka.

__ADS_1


TBC.


Di harap memberikan Like, Vote dan Komentarnya ya prend memberikan keempat poin itu sangat gratis. :)


__ADS_2