Sebagian Dariku

Sebagian Dariku
Karena aku...


__ADS_3

Karena aku selalu salah dimatamu.


Aku ingin minta maaf lewat tulisan yang ku ketik ini, mau kau melihatnya atau tidak, mau kau membaca atau tidak, tapi kata-kata ini ku ungkapkan tulus dari lubuk hatiku yang terdalam.


Maafkan aku yang belum sesuai dengan ekspektasi mu, belum sesuai dengan apa yang kau harapkan, dan belum sesuai dengan apa yang kau dambakan.


Aku yang masih seperti anak kecil di matamu, namun tanpa kau ketahui telah menahan berbagai rasa sakit yang menjadikan aku yang saat ini.


Air mata yang ku teteskan untuk rasa sakit itu memang tidak sebanding dengan pengorbananmu selama ini.


Aku minta maaf lewat ini karena aku tahu permintaan maaf ku tak akan berarti bagimu.


Aku sudah puas menangis dan untuk saat ini aku belum mampu untuk meneteskan air mata lagi entah karena hatiku telah terasa pilu atau karena aku sudah terbiasa dengan sikapmu. Aku tak tahu itu, satu pintaku jangan menangis ketika aku pergi nanti.


Karena permintaan maaf tidak berarti.

__ADS_1


Karena ucapan aku padamu takkan ada artinya, maka aku memutuskan untuk tidak meminta maaf lewat ucapan tapi aku akan meminta pada sang ilahi semoga kamu maafkan aku, aku berdoa dan berharap semoga tindakan ku tidak akan melukaimu.


Sebenarnya ingin sekali aku menangis karena merasa sesak di dada namun sekarang air matapun sudah enggan untuk keluar.


Jujur saja aku menulis cerita ini untuk mencurahkan isi hatiku agar kau tahu apa yang kurasakan.


Aku yang sering berbicara atau kalian biasa menyebutnya bawel maupun cerewet ya itulah aku, itulah diriku. Banyakdari mereka tak pernah benar-benar mendengarkan apa yang aku katakan hingga akhirnya aku membuat beberapa hal yang menjadi lelucon karena menangis sudah tak bisa maka aku memilih untuk tertawa lepas meski hatiku dalam keadaan kacau balau aku berharap mungkin kepura-puraan ini akan menjadi kebahagiaan yang nyata suatu saat nanti.


aku sering memberi saran atau masukan ke orang lain namun nyatanya kehidupan pribadiku hampir sama hancurnya dengan mereka bahkan mungkin lebih kacau dari mereka tapi aku selalu bersyukur karena dalam setiap ujian yang pencipta berikan untukku di situ pula dia mengajarkan ku bagaimana caranya untuk berjuang. Bagaimana cara untuk menghargai dan bagaimana cara untuk bertahan di kehidupan yang keras ini. Saat aku memutuskan untuk mulai menulis cerita ini saat itulah aku sedang benar-benar hancur dan kecewa. Aku menangis di kesendirian dalam bisu dan bergerak dalam diam untuk hal yang kukatakan bisa itu sudah merupakan hal yang sebenarnya ingin kulupakan namun karena terlalu berat jadi ku sebut itu biasa. Mungkin dalam berbagai cerita yang kutulis di berbagai episode atau chapter yang ku ketik itu hanya memiliki beberapa saran atau lebih ke tidak berguna aku tidak mempermasalahkan kalian menyukai karyaku atau tidak karena aku tahu setiap orang memiliki hak untuk menyukai suatu hal dan bahkan membenci suatu hal. Itu hak mereka. Itu tergantung pada penilaian mereka dan untuk urusan itu mereka yang menentukan aku hanya mencurahkan apa yang kurasakan dan apa yang ingin ku share bersama dengan cerita yang kutulis ini. Aku sudah diajarkan untuk terbiasa menghargai walaupun hanya beberapa orang yang benar-benar menghargaiku tapi aku menghargai mereka karena setiap orang bebas untuk menyatakan siapa yang ingin dihargai dan dihormati. Itu hak mereka sejak mereka hadir kedunia ini tapi mereka pun seharusnya tau bahwa orang lain pun sama seperti mereka yang memiliki hak nya dan kita juga harus menghargai itu.


Aku diam dalam berbagai problem yang datang bukan karena aku menghindar namun sebenarnya aku sedang memikirkan solusi untuk masalah yang kuhadapi solusi di mana aku tak harus tersakiti, solusi bagaimana aku akhirnya bisa istirahat dengan damai tanpa merasa takut.


Mungkin aku dalam pandangan orang lain adalah orang yang pemberani namun nyatanya nya aku hanya menutupi rasa takutku dengan berpura-pura dan aku berharap semoga kepura-puraan ku suatu saat nanti akan menjadikan aku yang benar-benar pemberani juga.


Karena aku berharap semua yang kulakukan adalah yang terbaik untuk diriku aku tak lagi menginginkan semua orang menyukaiku, aku hanya ingin mereka menerimaku apa adanya meski aku tahu mungkin itu sulit bagi mereka. Yang terbaik bagiku bukan lagi memaksakan kehendak diriku sendiri tapi menerima mereka dengan apa adanya meski aku tak tahu mereka menerimaku atau tidak.

__ADS_1


Karena aku sadar aku bukan siapa-siapa untuk saat ini namun dari sini aku akan berusaha lebih keras untuk menjadi orang sukses. Aku ingin mereka bangga padaku, saat berada di dekatku pun mereka senang dan bersemangat. Menganggap, menghargai dan menyadari keberadaan diriku bahwa sebenarnya aku ada bersama mereka dan apa yang kukatakan akan menjadi motivasi untuk mereka aku ingin semua orang bangga dengan ku, aku ingin semua orang menghargai aku dengan caraku agar aku merasa dianggap berada di dunia ini dan mereka tidak akan malu saat bersamaku dengan bagaimanapun penampilanku aku berharap jika aku sukses nanti mereka akan selalu bersamaku.


Karena aku tahu, aku tahu bahwa semua hal yang ada di dunia ini hanya sementara. Aku tahu harta tahta itu hanya titipan yang bisa diambil kapan saja, seperti amal yang kita tabung kala beribadah. Semakin giat kita menabung semakin mudah kita menyiapkannya untuk masa depan kita di akhir nanti. Aku tak tahu kapan aku kan pergi, kapan aku akan kembali dan bahkan aku tak tahu kapan aku akan pulang. Yang kutahu aku harus mulai menabung dari saat ini. Agar nanti aku tidak menyulitkan orang lain untuk perjalanan ku di akhir.


Karena aku, inilah diriku yang apa adanya, ingin kau menerima atau tidak aku terlalu berharap toh dari dulu karena harapan aku sering tersakiti. Orang tuaku selalu menyadarkan aku bahwa berharap kepada sesama makhluk-nya tidak akan ada hal yang baik kecuali berharap pada pencipta dan meminta kepada sang pencipta untuk memberikan yang terbaik mungkin itu bisa menjadi nyata tidak seperti saat aku meminta kepada dia namun dia tak memberi padahal dia memberikan perhatian lebih namun ya itulah yang dinamakan berharap kepada makhluk-nya akan menghadirkan rasa ketidak percaya diri an atau lebih ke tersakiti.


Karena aku dididik dan dibesarkan kan dalam keluarga yang sederhana namun kehidupan yang mewah khususnya untuk diriku. Aku adalah anak bungsu yang paling dimanja dan juga jika aku di uangkan Aku adalah yang paling mahal dari saudara-saudaraku karena biaya hidupku cukup mewah dari apa yang ku inginkan harus ada lalu dari sakitku yang mengharuskan untuk pergi ke dokter aku termasuk yang paling Angel karena aku seperti air sedikit terguncang akan goyang namun aku kuat bertahan sampai saat ini. Bukan hanya karena berkat dari orang tuaku atau lingkunganku, tapi karena aku sadar aku belum membalas Budi kepada orang tuaku meski aku tahu, aku tak akan bisa membalas Budi mereka sampai akhir atau sama seperti yang mereka lakukan padaku yang harus kulakukan saat ini adalah terus berjuang untuk membanggakan mereka membuat mereka menjadi terkenal jika bisa dunia dan akhirat. Aku selalu berharap jadi anak yang baik namun inilah aku apa adanya. Aku tak suka memaksakan apa-apa tetapi jika terpaksa ada yang terpaksa aku lakukan itu adalah hal baik bagiku ya walau awalnya aku mengeluh karena berbagai alasan tapi akhirnya aku bersyukur bahwa aku telah dikirim ke sana.


Meski awalnya buruk tapi takkan ada yang tahu bagaimana akhirnya toh baik buruknya bukan kita yang menentukan tapi sang penciptalah yang menentukan apa yang akan terjadi.


Mungkin ada yang berharap kepada sahabatnya namun dia dipatahkan di tengah jalan, dijatuhkan bahkan mungkin digulingkan karena tidak ada yang benar-benar setia, tidak ada yang benar-benar menerima karena terkadang semua harus dipaksakan.


Dipaksakan untuk menerima, dipaksakan untuk setia, dipaksakan untuk selalu ada, dipaksakan untuk mencintai, bahkan mungkin dipaksakan untuk membenci mungkin.


Kita mungkin membenci seseorang namun jangan pernah membenci orangnya tapi bencilah sifatnya karena jika kau membenci orangnya itu sama saja kamu membenci penciptanya. Kau boleh iri tapi apa yang kau iri kan itu baik atau buruk mungkin Jika kau iri pada temanmu yang mendapat juara 1 itu di sekolah ah ah bisa menjadi motivasimu untuk belajar lebih giat tapi jika kau iri kepada hal hal yang tidak baik mungkin itu akan membuatmu termotivasi untuk melakukan hal buruk maka dari itu jangan pernah iri kepada hal yang belum tentu baik padamu.

__ADS_1


__ADS_2