
Perkenalkan inilah diriku yang lain.
Ini aku, aku yang tak pernah bersungguh-sungguh dalam mencintai seseorang.
Kenapa?
Karena aku awalnya pernah mencintai seorang makhluk-nya namun apa yang ku dapat adalah sebuah rasa sakit yang membuatku menjadi seorang pemain.
Pemain?
Ya pemain dalam sebuah permainan perasaan yang memeras fisik dan batin yang membawa suka dan duka dalam sebuah percintaan.
Cinta disini bukan tentang hubungan **** namun tentang hubungan yang dijalin antara dua orang yang baru saling mengenal sedikit cerita yang tidak diketahui kebenarannya.
Inilah versi terendah dari diriku, yaitu saat aku tak peduli lagi tentangmu dan saat aku tak ingin ada lagi di dekatmu.
Aku yang hanya menginginkan bahagiaku dan tak lagi peduli dengan kebahagiaan mu, tak lagi ingin bersamamu.
Aku tahu banyak kemungkinan besar di dunia ini bahwa kita mungkin akan bersama namun apalah daya jika Tuhan tidak menghendaki kita untuk bersama.
Lantas salahkah jika aku menjauh terlebih dahulu?
Perlukah aku untuk terus ada disisimu? sedangkan jodohmu bukan lagi aku meski aku tak tahu siapa yang kau cintai siapa yang kau perjuangkan aku memang tak tahu tapi kau perlu ingat bahwa bahagiaku bukan hanya dirimu.
Aku tak akan lagi mengemis perhatianmu.
Aku tak akan lagi memaksamu untuk mendengarkan cerita konyol ku.
Aku tahu selama ini kau lelah mendengarkan semua ocehan ku yang tidak bermanfaat.
Maka dari itu aku memutuskan untuk pergi jauh meninggalkanmu
Dan semoga saja kita akan dipertemukan lagi
itulah harapanku karena aku sudah lelah jika harus di pertemukan lagi dengan orang orang yang menyakitiku.
__ADS_1
Aku pergi...
Maaf...
Maaf jika aku telah mengganggu waktumu
Maaf karena aku telah merusak sebagian dari masa indah mu
dan maaf untuk sikap buruk ku selama ini.
selamat tinggal kenangan yang tidak seharusnya aku tulis dan selamat datang untuk kehidupan yang baru lembaran yang baru dan awal dari segalanya walaupun aku harus lebih berhati-hati dan menjaga agar hati tak terlukai.
Sekekuat apapun diriku jika terus di jatuhkan tetap akan menangis...
Karena...
Aku bukan manusia tanpa perasaan
Namun jika terus dilanjutkan
Mungkin saja terjadi:)
kian hari dikikis oleh pengkhianat an...
Huft...
Tak ada yang special dari kisah ini...
Hanya rasa sakit yang sedang melambung di udara:')
Ada sebuah perasaan yang tak bisa diungkapkan dan mengganjal di lubuk hati...
seperti secercah cahaya yang sulit untuk digenggam.
Ada sebuah teka-teki
__ADS_1
Yang masih menjadi sebuah misteri
Dalam sebuah rasa gundah gulana
Otak terus berputar mengingat setiap kata yang terucap...
Sedangkan hati sibuk merasakan apa yang tak bisa di ungkapkan...
Alam pikiran menahan mata agar tidak menjatuhkan setiap tetes air yang berharga ..
Menangis seperti sebuah hal yang sia-sia
Ingin rasanya pergi meninggalkan semua ini
Namun apalah daya...
Hati ini menolak untuk membalas dan meninggalkan.
secercah cahaya kian datang dan pergi
seperti angin yang tak meninggalkan jejak
bukan garis merah yang terukir di punggung,
namun seutas rasa sakit yang menggoreskan hati.
bukan karena ditinggal pergi namun Karena terbiasa disayangi.
Hati...
Kian hari..
Kian tercabik..
kian hari ..
__ADS_1
kian merasa sakit.
sekian rasa sakit yang kurasakan telah menggebu dalam dada suara untuk keluar dan membalas namun hati berkata sudah ikhlaskanlah semuanya...