
Tuhan saat ini aku merasa muak, aku lelah.
Aku terjebak dalam suatu masalah yang bahkan sebelumnya tidak pernah terpikirkan olehku.
Aku tak tau bahkan tak mengerti bagaimana cara menyelesaikannya tapi jujur saja aku merasa bingung, bagaimana caraku agar bisa kembali? Ya. Kembali kemasa sebelum aku menjadi serakah akan semua ini.
Aku tau aku salah tapi jujur saja jika bisa aku ingin memilih untuk kembali kejalan sebelumnya. Dimana aku masih suci dan baik-baik saja.
Suci dalam pikiran, perkataan juga perbuatanku.
Tuhan aku minta tolong padamu dengan sangat...
Tolong bawa aku kembali ketahap dimana aku belum seserakah dan seegois ini.
Bawa aku menjadi gadis baik, tolong jadikan aku panutan untuk anak-anakku dimasa yang akan datang.
Aku tak ingin menjadi contoh tak baik untuknya, jua tolong aku agar aku mampu menerima dia dengan caraku.
Walaupun aku dan dia belum benar-benar dekat tapi beberapa waktu lagi dia akan menjadi suamiku pendamping hidupku.
__ADS_1
Terkadang aku merasa bahwa ini adalah sebuah mimpi dan aku ingin bangun agar aku tidak pergi terlalu tinggi dan terjatuh dengan luka dalam.
Sayangnya ini bukan mimpi.
Ini nyata, nyata sampai aku merasa ini benar-benar bukan seperti yang aku pikirkan.
Sedikit merasa kecewa bahwa ini bukan mimpi tapi juga sedikit mengharapkan bahwa ini nyata namun masih sulit dipercaya bahwa semuanya terjadi begitu cepat.
Tuhan sangat baik padaku hingga aku merasa hidupku terlalu mewah sebelum aku terjerat dalam sebuah kesalahan yang belum bisa ku tebus.
Aku takut juga merasa khawatir akan semua hal yang terjadi ini.
Siap menerima ku dengan ribuan bahkan jutaan sikap kurang ajarku yang masih harus dan memerlukan bantuan orang lain untuk memperbaikinya.
Tuhan tolong bantu aku untuk ke yang sekian kalinya aku tak ingin menjadi kurang ajar tapi aku sedang kehabisan cara dan pemikiran...
Aku tau aku egois tapi aku benar-benar sudah terjebak sekarang aku juga ketakutan hingga untuk mencari jalan saja aku merasa kebingungan.
Aku tau diawal aku terlalu serakah hingga menimbulkan masalah untuk diriku sendiri sudah banyak yang ku lalui karena keserakahan ku jika bisa setelah ini selesai aku tak ingin kembali lagi ke posisi ini karena aku merasa takut, sangat takut hingga aku tak bisa berpikir dengan jernih.
__ADS_1
Dari banyaknya kata yang ku tulis semua adalah keluh kesahku bahkan ini bukan cerita tapi derita yang aku rasa.
Aku tak berharap ini jadi populer namun kadang sedikit bermimpi bahwa ini akan menjadi hal menakjubkan dimasa depan karena telah menjadikanku sebagai seorang penulis dalam nama.
Aku bersyukur dan berterima kasih pada-Mu,.
Tuhan yang menakdirkan ini, orang tuaku yang membuatku bercerita banyak hal, orang-orang disekitarku yang kadang membuatku tertekan dan pembaca yang membuatku terkesan karena mau membaca bacaan konyol yang ku tulis dengan juga tanpa pikiran apalagi perkiraan mendalam.
Tulisan ini hanyalah perasaan yang tak bisa diungkapkan didunia nyata, kesulitan yang belum terselesaikan dalam kehidupan, jua sebuah cerita yang belum selesai di sini.
Sampai jumpa dilain waktu semoga kalian mampu dan mau menjagaku dengan cara kalian sendiri.
Aku berterima kasih dan meminta maaf atas apa yang terjadi sebelum dan sesudah aku menulis.
^^^Sekian,^^^
^^^Wasalam^^^
^^^Penulis^^^
__ADS_1