
Yang aku takutkan bukan mencintai atau dicintai tapi aku yang aku takutkan adalah kehilangan sesuatu yang berarti, seperti dia yang pergi bersama orang lain karena tidak puas denganku.
Aku takut, sangat takut akan kehilangan dia selamanya.
Kau mungkin tahu bahwa aku tak berani pergi menghadapi mereka sendiri tapi aku juga tidak pengecut.
Aku berani memperjuangkan suatu milikku tapi aku benar-benar tidak ingin kehilangan apa yang ku miliki untuk kesekian kalinya.
Cukup ayah yang pergi tidak ada yang lain lagi atau biarkan saja aku yang pergi karena aku tak ingin melihat bahkan merasa ditinggalkan lagi.
Ya lagi untuk kesekian kalinya aku ketakutan dan rasa takutku sangat dalam sehingga menimbulkam trauma akan kehilangan.
Ini benar-benar menusuk sangat dalam sampai aku tak kuat dan tak kuasa menahan deritanya.
__ADS_1
Tuhan tahu berapa kali aku kehilangan, Tuhan tahu apa ceritaku dan apa yang telah aku rasakan itu semua telah berlalu tapi kenangan itu tetap ada di benakku tertanam dalam pikiranku yang membuatku ketakutan dan sangat ketakutan bahkan jika mengingatnya sungguh tak bisa dipungkiri bahwa rasa kehilangan yang kualami membuat aku terluka begitu dalam yang menyisakan rasa takut yang sangat mendalam.
Aku mungkin mengenal banyak orang saat ini, namun esok, lusa bahkan beberapa tahun kemudian aku sudah tak mengenal mereka karena mereka pun tak pernah memberi kabar kepadaku.
Cerobohnya aku karena rasa takutku yang membuatku bersembunyi jauh dipenjara kegelapan dengan dinding yang tinggi dan tak terlihat di mana ujungnya karena terlalu gelapnya.
Rasa takut ini seperti sebuah penyiksaan untuk diriku sendiri karena untuk menjalin sebuah cinta dan menjadi pasangan kekasih dalam diriku terdapat banyak rasa curiga cemburu dan bahkan aku bisa dikatain tak pernah mempercayai seseorang.
Mungkin banyak yang mengatakan bahwa aku egois namun aku berusaha melindungi diriku sendiri, membuat batasan dengan banyak orang juga bukan keputusan yang salah untuk melindungi diri dari bahaya.
Bukan 1 atau 2 kali ini terjadi bahkan hampir puluhan entah ratusan kali terjadi namun mereka tetap acuh akan urusan yg lainny.
Mereka mungkin belum pernah merasakan rasanya kehilangan karena mereka belum tahu betapa sakitnya kehilangan dan betapa takutnya ditinggalkan.
__ADS_1
Jika mereka pernah merasakan kehilangan dan ditinggalkan takutnya mereka tidak akan pernah mau saling mengenal kembali.
Banyak hal yang terjadi ketika kehilangan itu dimulai dan banyak tragedi karena ditinggalkan hingga bunuh diri.
Bukan satu dua kali hal seperti ini terjadi, hampir puluhan ribu nyawa melayang hanya karena ditinggalkan dan kehilangan mereka rela menggantungkan diri mereka di seutas tali tambang yang kecil untuk mengakhiri kehidupan yang menyakitkan dan pilu ini.
Di seutas tali terdapat satu kehidupan jika tali itu terputus maka satu nyawa akan melayang pergi meninggalkan permukaan bumi, entah menjadi roh gentayangan atau hantu jahat semua telah di takdirkan sejak dia memilih untuk dilahirkan didunia ini.
Hidup ada karena kita sudah memilih menerima dan mencoba menjalaninya bisa atau tidak tergantung apakah kau layak dipertahankan atau ditinggalkan.
Semua ada dalam dirimu.
^^^...Tanggerang, 20 Januari 2023...^^^
__ADS_1
^^^~Skomalasari^^^