
Tak terasa waktu hampir menunjukan waktu makan siang.
"Apa yang ada dalam pikiranmu Al?" masih membahas Alex rupanya.
"Ayolah kawan aku tidak menginginkannya. Angela yang ingin dan tunangan Alex?. Alex sangat mencintainya. Tak hentinya dia berkata bahwa sangat mencintai Jenny. Kebersamaan aku dan Alex nanti hanya semata-mata seorang sahabat lama yang diminta menghadiri acara pentingnya." masih ragu namun Alicia berusaha meyakinkan dirinya berulang kali bahwa keputusannya tidak salah.
"Semudah itu?" Karin bingung.
"Bahkan kau terlihat berbeda." Maura menggambil gelas miliknya.
"Ayolah Alicia." Bella resah dibuatnya.
"Alex menjamin bahwa tunangannya akan baik-baik saja. Alex bilang Jenny memang sudah berpesan dan memberi ucapan selamat pada Angela lewat Alex. Bahkan kado Jenny akan aku bawakan untuk Angel." Alicia menjelaskan.
"Di luar dugaan. Aku kira kau akan seperti masa sekolah dulu." Maura menimpali.
"Aku sudah berdamai dengan kisah yang satu itu jadi tenanglah." Alicia meyakinkan
"Baiklah semoga kau sekuat ini nanti." Ucap Bella kemudian.
"Aku akan pastikan itu. Karena kalian bersamaku bukan." seraya meraih bantal sofa dan memeluknya.
"Tentu." Ucap serempak.
"Alicia apakah Alex sudah berubah tidak seperti dulu?" Tanya Karin memastikan.
"Satu hal yang membuatku menilainya sangat berbeda dia tidak sedingin itu. Bahkan dia dengan mudah berkomunikasi denganku tanpa terlihat canggung sedikitpun dan jangan khawatir aku juga berperan dengan cantik tidak ingin terlihat tidak siap." Alicia masih meyakinkan diri.
"Baiklah mungkin dia sudah berubah." Ujar Karin dengan sedikit menerka.
"Sepertinya teman kecilku memang telah kembali. Temanku yang aku kenal sebelum kisah itu." Alicia berujar dan mengingat kisahnya.
"Baiklah bila memang kalian sudah berdamai." Ucap Karin tenang.
"Tidak mudah memang tapi aku selalu mencoba berperan sebaik-baiknya." Ucap Alicia dan sedikit meremas bantal yang dipeluknya.
"Kami mendukungmu." Ujar Bella kemudian disetujui oleh Maura dan Karin
***
Waktu hampir memasuki jam makan siang Mira dan Chef yang akan memasak menu jepang telah mempersiapkan semua bahan-bahan yang telah Mira sediakan sebelumnya.
"Nona saya akan memulainya, saya akan meminta bantuan untuk memotong dan membersihkan beberapa bahan-bahan ini." Ucap Chef dan menunjuk bahan-bahan yang diinstruksikan.
__ADS_1
"Baik tuan. Ada lagi?" Tanya Mira dan beberapa pelayan lainnya ikut membantu serta juru masak keluarga Geraldy yang turut ikut serta agar mengetahui masakan yang di favoritkan nona mudanya itu.
"Tidak ada. Mari kita mulai." Ucap Chef tersebut yang bergegas mencuci tangannya dan memulai pekerjaannya.
***
Di ruang tamu.
Mereka menghabiskan waktu dengan obrolan ringan hingga serius tentang dunia mereka, kemudian mereka disibukan dengan ponsel mereka masing-masing.
Lima belas menit kemudian.
"Al, Ella, Arin aku lapar." Ucap maura tiba-tiba.
"Aku juga. Apakah kita akan segera makan siang?" Sahut Karin dan bertanya.
"Ya tuhan aku terlalu asik dengan ponselku. Maafkan aku ya." Alicia merutuki dirinya kemudian menyimpan ponselnya.
"Baiklah. Jadi bagaimana dengan makan siangnya?" tanya Karin.
"Aku memiliki kejutan untuk kalian. Sebaiknya kita tunggu makanannya di meja makan." Ajak alicia kemudian.
"Apa yang sedang dipersiapkan?" Tanya Bella penasaran.
Para gadis itu melangkah menuju meja makan dengan banyak asumsi tentang menu makan siang apa yang akan dihidangkan.
Setelah keempat gadis itu duduk di kursi mereka masing-masing barulah mereka mencium aroma kuah ramen yang sangat familiar bagi mereka semua.
"Ya tuhan aroma ini sangat membuatku bertambah lapar." Ucap Maura seraya memejamkan matanya.
"Iya benar sekali. Seperti aroma Ramen favorit kita ya." Ucap Karin antusias.
"Apakah ini kejutannya Al?" Tanya Bella penasaran.
"Tentu ini kejutan. Rasakan sensasi makanan jepang yang sedang dibuat itu ya." Alicia tersenyum senang.
"Aku tidak sabar." Maura mengelus perutnya yang sejak tadi bergejolak. Alicia yang melihat semua temannya berekspresi hanya tersenyum bahagia.
Tidak lama setelah itu datanglah Mira tersenyum ramah.
"Selamat siang Nona-nona masakannya sudah siap. Kami akan menghidangkannya." Ucap Mira kemudian mempersilahkan para pelayan menata makanan yang mereka bawa dengan rapi.
"Ya ampun Alicia. Kau benar-benar membuatku sangat terharu." Ucap Karin tanpa menyembunyikan raut wajahnya yang sangat antusias dengan semua makanan yang sedang dihidangkan.
__ADS_1
"Aku juga. sampai-sampai rasa lapar ini tidak terbendung lagi melihat makanan yang menggugah ini." Ucap Maura dengan mata berbinar.
"Bukan hanya itu kawan. Aroma ini sangat familiar dan coba lihat tatanannya membuatku mengingat masa remaja kita." Ucap Bella yang sedang memperhatikan semua makanan dan ramen miliknya.
"Kami sayang padamu Al." Ucap ketiga teman baiknya itu.
"Aku juga sangat sayang kalian. Ini semua aku persiapkan untuk pertemuan yang sekian lama. Aku sangat bersyukur kalian meresponnya dengan sangat baik kejutan kecil ini. Satu hal lagi masakan ini dibuat langsung oleh Chef restoran favorit kita." Ucap Alicia yang membuat ketiga temannya sangat senang, sudah pasti rasa makanannya sama persis dan sangat cocok di lidah mereka. hidangannya tentu saja lezat.
"Terimakasih." Ucap serempak ketiganya.
"Berterimakasih padanya." seraya menunjuk Chef yang berdiri tidak jauh dari mereka.
"Wah ini Chef restorannya? Hallo terimakasih banyak." Ucap Maura senang.
"Terimakasih. Hidangan ini membuat aku jatuh cinta." Ucap Bella kemudian.
"Terimakasih. makanan ini sangatlah lezat." Ucap karin lalu tersenyum.
Dengan senang seraya tersenyum bangga.
"Terimakasih Nona telah mempercayai saya untuk menghidangkan ini semua. Selamat menikmati." Ucap Chef tersebut dan pergi ke dapur dengan semua pelayan tadi sedangkan keempat gadis itu akan memulai menikmati makan mereka dengan rasa bahagia.
"Terimakasih tuhan. Selamat makan." Ucap Alicia kemudian memasukan satu suapan kedalam mulutnya.
"Ya tuhan ini sangat enak." Ucapnya lagi setelah berhasil menelannya dengan rasa senang.
"Al kau sangat baik. Terimakasih ya ini moment pertemuan sekian lama yang manis." Ucap Bella setelah menelan makanan favoritnya itu.
"Untuk kalian apapun akan aku lakukan. Ayo lanjutkan, makanan ini sangat lezat." Ucap Alicia dan disetujui oleh Karin, Maura dan Bella.
Merek berempat sangat menikmati makanan khas negeri sakura itu dan tidak habis-habisnya mengenang moment-moment kebersamaan mereka ketika berkunjung bersama menikmati makanan yang dijadikan sebagai makanan terfavorit.
Disisi lain Alicia berfikir untuk kelanjutan kisahnya dengan semua hal yang ada dihadapannya saat ini.
"Karin. hal apa yang akan kamu lakukan setelah ini." Ujar Alicia tiba-tiba.
Karin yang merasa terpanggil berfikir sejenak kemudian berkata. "Sepertinya belum ada hal penting yang harus aku lakukan. Apakah kalian semua berhadapan dengan kondisi yang sama sepertiku? maksudku belum ada rencana ingin melakukan apa." Ucap Karin apa adanya.
"aku akan melakukan apa? sepertinya setelah ini aku akan pulang dan bertemu ibuku." ucap Maura sedikit berfikir apakah ia akan pulang sungguhan.
"Aku akan disini bersamamu Alicia." jawaban berbeda dari Bella yang dapat menebak jika pertanyaan Alicia hanyalah pertanyaan yang muncul dari sebuah pemikiran yang rumit. seperti pemikiran tentang kisah yang akan dia hadapi kedepannya. Tentu pemikiran Bella tidak meleset.
Alicia yang mendengar jawaban Bella tersenyum. "Terimakasih kamu sangat pengertian."
__ADS_1
"Baiklah acara makan-makan telah berakhir. aku tau kita harus apa sekarang." ucap Karin antusias.