
Aku sangat bersemangat melihat hidangan sederhana yang membuat tidak sabar untuk melahapnya.
Oh ya ampun irisan daging dan roti panggang ini sangat memanjakan lidah, rasa pedas aku rasakan namun tetap nikmat. Hampir saja aku melupakan Mira yang masih cemas menunggu hal apa yang akan aku sampaikan.
"kau sangat lucu" seraya tertawa renyah.
"Nona ada apa? bisakah nona memberitahu secepatnya? "
"Mira apa kau tau,roti ini sangat enak, Buatkan satu lagi dengan ukuran lebih besar ya."
"Baru kali ini nona membuat saya sangat cemas. Baiklah satu roti panggang akan segera Linda bawakan untuk nona."
"Tenanglah kita hanya akan pergi untuk beberapa hari saja, hilangkan rasa cemas dan kekhawatiranmu."
"Oh ya Tuhan,aku kira aku membuat nona membenciku dan ingin aku pergi dari sini."
"Tidak, aku menyukai orang-orang sepertimu."
Terdengar suara ketukan pintu, Mira langsung membuka pintu, muncullah Linda yang membawakan pesanan Alicia.
Sangat senang mendapatkan sesuatu yang kau inginkan dengan frekuensi yang ramah dan berkawan. Andai para pelayan di usia remajaku dapat berkomunikasi dengan asik seperti Mira dan ibunya aku akan sangat suka tinggal di rumah.
"Silahkan nona."
"Oh ya ampun ini terlihat dua kali lipat kelezatannya."
***
Alicia sangat menikmati hidangan sederhana itu.Kemudian menyampaikan informasi keberangkatannya akan ditemani Mira sebagai penanggung jawab tatanan rias nya saat menghadiri pesta pernikahan angela.
Mira sangat senang dapat membantu Alicia.
"Apakah nona sudah menyiapkan gaun dan kado pernikahannya?"
"Benda dalam paper bag yang aku serahkan padamu adalah perlengkapan yang akan aku kenakan dan satu box cantik yang aku bawa adalah hadiahnya."
"Baiklah nona saya mengerti."
"Aku akan membawa baju tambahan jadi akan aku buat menjadi satu koper kecil untuk di bawa."
"Apakah tempat itu sangat jauh nona?"
"Tepat sekali, aku sangat yakin Juno akan Devan kirimkan untuk mengawasiku, ah ya Devan juga akan pergi kesana."
Mira terlihat terkejut, dia tidak mengetahui soal Juno yang mengawasi nonanya.
"Kita akan pergi ke pulau pribadi,aku harap kau juga menyiapkan pakaian karena kita pasti menginap. Kita akan pergi sore hari ketika Alex sudah menjemput."
"Baiklah nona saya mengerti."
"Aku akan bersama dengan Alex, aku mempercayakanmu pergi bersama dengan Juno besok."
"A-pa? bersama Juno?"
"Apa kalian memiliki masalah?"
"Tidak ada nona."
"Ada apa Mira, tidak perlu sungkan."
__ADS_1
Setiap kali Juno yang dibicarakan, Mira selalu saja terlihat aneh. Ada apa dengan Mira?
Setelah ini aku akan bicara soal Mira yang aku percayakan pergi dengan Juno besok.
"Mira. Aku tidak suka kau!"
"nona maafkan aku. Hanya saja, entahlah nona aku sangat gugup."
"Hey tenanglah, kalian sama. Kalian adalah orang yang keluarga ini percaya. Kalian tidak berbeda. Juno memang terlihat dingin namun setiap kali aku bersamanya dia adalah manusia. Juno tertawa dan suka merasa kesal. Tenanglah Mira jika kau takut dengan Juno percayalah aku akan memintanya bersikap seperti manusia ketika kalian bersama besok."
Ya ampun, Mira merasa sangat konyol. Nonanya menyangka jika dia takut dengan Juno karena pria itu jarang sekali tertawa dan bersikap normal,faktanya Mira menyukai Juno sejak kecil.
Mau bagaimanapun nona mempercayakan aku, aku harus berani dan melayani nona sepenuh hati.
"Lupakan nona, aku sudah merasa baik-baik saja. Maafkan aku."
"Baiklah aku akan sangat senang jika kau menikmati perjalanannya. Baiklah aku sudah selesai dengan makananku, sangat lezat."
"Selamat istirahat nona. Aku akan pergi untuk menyiapkan keperluanku."
Alicia hanya mengangguk dan Mira pergi dengan dua nampan ditangannya.
"Terimakasih tuhan aku sangat kenyang, baiklah aku akan siapkan perlengkapanku. Aku tidak ingin merusak hari bahagia seseorang."
Hanya sepuluh menit aku berhasil merapikan perlengkapan yang akan Mira bawakan untukku. Apa kabar dengan teman-teman ya?
ah ya aku melupakan ponselku.
Strong__Team🔥 (lima menit yang lalu)
Ara🌱 : "Para gadis!!!!!!"
Arin💟 : "me too."
Ara🌱 : "Di acara nanti ada yang ingin satu kamar denganku?"
Ella_🐰 : "Aku berfikir juga soal ini, Apa para pria akan terima jika pasangan mereka tidak ingin bersama mereka?"
Arin💟 : "Aku hanya ingin bersama kalian, Sepertinya acara angela bukan waktu yang tepat untuk kita. Sangat rugi dan tidak elegan."
Ara🌱 : "Sangat setuju, prinsip kita sama menjaga untuk masa depan yang sudah pasti. "
Ella_🐰 : "Kita akan membuat mereka mencintai kita jauh lebih serius karena mereka adalah satu-satunya."
Al__🐦 : "Hey aku baru selesai dengan semua persiapan"
Al__🐦 : "Wow pembahasan yang menarik."
Al__🐦 : "Kebebasan untuk kita tidak memberikannya adalah sebuah pilihan bagus, tenanglah aku akan bicarakan kamar untuk kita pada Alex. Selamat tidur gadis mempesona."
Ara🌱 : "selamat tidur, menawan."
Ella_🐰 : "me too, terkasih."
Arin💟 : "selamat tidur, Berkilau."
***
Tok tok tok tok
__ADS_1
Terdengar suara pintu yang diketuk sangat kencang. Karena terusik Alicia terbangun dengan kesal.
"Siapapun itu aku akan menjambaknya." kemudian bangkit seperti harimau yang terusik.
"He-"
"Apa?" Seraya mengangkat sebelah alisnya.
Alicia masih terkejut dan tidak tau harus berkata apa.
"Ini sudah pagi cantik, harusnya dirimu sudah mandi dan sedang sarapan saat ini." Tanpa permisi melangkah masuk ke dalam kamar.
"nona maafkan aku." ucap Mira terengah-engah karena mencegah hal yang dapat mengusik nona kesayangannya.
"Huft ya tuhan, tidak apa bukan salahmu. Siapkan sarapan untuk kami ya."
"Baik nona." Kemudian pergi untuk menyelesaikan tugasnya.
Ya ampun ada apa dengan hari ini mengapa harus pria ini di pagi hari. Aku tidak ingat pernah menghubunginya untuk berkunjung bahkan untuk masuk kamarku.
"Berhentilah seperti itu. Kemarilah tidak seharusnya dirimu mengabaikan aku."
"aku baru saja akan menjambak siapapun yang mengganggu tidurku." melangkah kesal dan duduk di tepi ranjang.
"Lalu, apakah kau sudah merealisasikan tindakan yang mengesankan itu?"
"Berhentilah menjadi menyebalkan, kemarin minta maaf sekarang seperti ini."
mau apa dia kemari, mengganggu waktu berharga yang dapat aku gunakan sebelum sore hari tiba.
"Aku merindukanmu."
"permisi nona, sarapan telah siap."
"Sajikan kemudian tutup kembali pintunya!" Alicia hanya diam memperhatikan.
"Kau sedang tidak mabukkan?" lindungi aku tuhan
"Tidak. Aku baik-baik saja, ayo sarapan."
"kau mengerikan."
walaupun begitu aku akan tetap menyantap sarapan pagiku yang lezat, acuhkan saja jika aku bisa.
"Alicia aku ingin menebus kesalahanku, aku tau kamu tidak akan mudah menerimaku.Satu hal penting bagiku, izinkan aku membayar kesedihanmu ketika aku mengabaikanmu."
"Sudahlah, aku sudah memaafkanmu. Aku sudah menyimpan kisah itu dengan keadaan baik karena kita sudah membahasnya. Itu hanya kisah lama."
"Alicia aku mencintaimu.".
"Revan aku mohon."
"Alicia aku sangat mencintaimu."
"Kau membuatku ingin menangis." Tanpa berfikir panjang Revan bangkit kemudian menghampiri Alicia dan memeluknya.
"Rev-"
"Syut...Aku mohon untuk saat ini saja."
__ADS_1