Sebuah Kisah Tentang Cinta Dan Kebebasan

Sebuah Kisah Tentang Cinta Dan Kebebasan
Waiting the new moment


__ADS_3

"Baiklah acara makan-makan telah berakhir. aku tau kita harus apa sekarang." ucap Karin antusias


***


Mendengar penuturan Karin yang bersemangat Alicia berhenti dengan pikirannya sejenak.


"Baiklah sepertinya aku tidak akan menghawatirkan apapun lagi. Aku akan memikirkan pesta pernikahan yang akan dihadiri dengan para gadis cantik dihadapanku."


"Apa? itu akan terjadi kami semua akan ada di sana jadi berhentilah bicara dan hilangkan kekhawatiranmu tentang partner barumu yang baru saja kembali." tutur Karin sedikit kesal.


"hey! aku di sini menunggu hal apa yang akan kita lakukan setelah makan siang ini berakhir." Sambung Bella.Di sisi lain Maura hanya diam menyaksikan.


"Gadis ini membuat aku sedikit kesal dan melupakan hal menyenangkan yang baru saja terlintas dalam pemikiran cantik ini." Karin berujar.


"hahaha apa? pemikiran cantik. Hal menyenangkan apa memangnya?". Tanya Bella.


"Ya ampun kita tidak punya banyak waktu. Hari ini hari yang tepat untuk menyiapkan hadiah dan penampilan yang akan membuat para tamu lain terpesona saat menghadiri acara nanti. Ayolah sebuah pemikiran rumit tidak akan membuat tampilan kita cantik mempesona nantinya." Maura yang mendengar ucapan karin langsung memberikan tanggapannya.


"Baiklah aku setuju penampilan kita nomor satu dan sebuah hadiah akan membuat angela bahagia di acara pernikahannya."


Ucapan Karin membuat Alicia melupakan perasaannya dan mengingat dia sudah berdamai seharusnya tidak ada kekhawatiran dan pemikiran rumit lagi. Untuk apa usahanya saat ini jika bukan untuk menjadi pribadi baru yang menyenangkan tanpa beban.


"Maafkan aku. Aku hampir tidak memikirkan penampilanku dan hadiah untuk angela. Ya ampun aku harus segera sadar."


"Lupakan!. Kita akan pergi berbelanja dan menyiapkan hadiah kita masing-masing untuk angela." ucap Karin senang.


Setelah obrolan panjang keempat gadis itu memutuskan untuk pergi dengan Juno sebagai supir dan dikawal dengan satu mobil lainnya yang berisikan empat kepercayaan Juno. tujuan mereka adalah mall terbesar di kota milik keluarga geraldy. Di sana mereka akan menemukan pakaian indah berkualitas tinggi serta hadiah istimewa untuk angela.


"Aku berfikir untuk hadiah angela apakah harus memberi tahu partner kita terlebih dahulu?" Ucap Alicia ketika mobil sudah berhenti tepat di depan lobby.


"ya ampun aku melupakan partnerku.lucu sekali." Karin terlihat aneh.

__ADS_1


"Sepertinya kita harus membicarakannya. Tentunya partner kita akan memiliki ide bagus,benda apa yang akan diberikan kepada angela." Maura menimpali.


"Sepertinya untuk bentuk menghargai lingkungan tepat di depan kita, sebaiknya kita cepat turun dan membicarakannya ketika kita sudah ada di dalam mall." Ucap Bella setelah melihat orang di sekitar mall memperhatikan mobil mereka dan satu mobil lainnya tepat dibelakang mereka berhenti cukup lama di depan lobby.


"oh god, Ayo para gadis kita turun. Akan sangat aneh jika kita konyol seperti ini." Alicia berujar cepat dan keluar dari mobil.


"oh ya ampun." ucap Karin dan Maura ketiks melihat wajah Bella yang terlihat kesal.


***


Alicia dan ketiga sahabatnya disambut dengan baik ketika datang memasuki mall, mereka adalah kolongmerat terkenal tidak ada yang tidak mengenal mereka. Keempat gadis itu berasal dari keluarga terpandang dan salah satu dari mereka adalah pemilik mall terbesar di kota ini tidak diragukan pandangan takjub dan terpesona mengarah di setiap langkah mereka.


"Baiklah aku merasa aneh ketika diperhatikan sangat intens oleh para pengunjung di sini." Ucap alicia tidak nyaman. Tanpa mereka sadari Juno mengawasi dan melihat ketidak nyamanan nonanya.


"Aku tau selama kau kuliah suasana seperti ini jarang kau jumpai sebab di


negara sana tidak semua mengenalmu." ucap Bella mengerti.


"hahaha lihatlah aku memperhatikan situasi ini akan nyaman bagimu, aku melihat pengawalmu membuat pengunjung melupakan keberadaan kita." Ucap Maura yang tidak sengaja melihat juno dan anak buahnya membuat situasi mall menjadi biasa saja tidak seperti sebelumnya.


"wow hebat sekali. Sejak tadi jika seperti ini akan senang berbelanja tanpa menghawatirkan tatapan dari semua orang." Alicia merasa lebih baik dari sebelumnya dan akan berterimakasi kepada Juno karena mengerti dirinya.


Setelah melihat-lihat baju rancangan yang disediakan oleh mall keluarga geraldy mereka sangat terpukau. Mall ini sangat berbeda.Di sini ada tempat untuk baju rancangan yang berkualitas. Tentu saja butik di lantai atas mall geraldy adalah sebuah ide jenius yang berawal dari kegemaran nyonya besar geraldy untuk menempatkan butik miliknya dan memberi kesempatan kepada butik lain untuk menjual serta menyediakan jasa mereka kepada para pengunjung yang ingin mengenakan pakaian mewah dan berkualitas. Rata-rata pengunjung di sini adalah orang kaya dan terpandang sudah tidak asing jika lantai atas mall selalu ada pengunjung yang datang.


"aku sangat senang bisa ke sini." ucap Alicia


"memangnya kenapa?" tanya Bella.


"Aku mengerti fashion dan mereka menyediakan fashion yang bagus tidak ketinggalan zaman, aku akan sangat senang mengenakan gaun pilihanku karena karakter gaunnya sangat inovatif.dan tetap elegan."


"Fasilitas lantai atas adalah ide terbaik dari ibumu. Sejak aku kembali ke negara ini tempat terbaik fashion adalah di sini. Aku selalu berunjung dan mengoleksi banyak karya indah tanpa bosan." Ujar Maura antusias.

__ADS_1


"Mommy kau hebat."


"jadilah seperti itu." ucap Karin semangat.


Setelah selesai dengan pakaian yang akan dikenakan untuk menghadiri pesta angela keempat gadis itu pergi untuk melihat kosmetik dan parfum terbaru di bulan ini kemudian membelinya tanpa ragu. Cukup memakan waktu namun mengasikkan untuk para gadis muda di moment seperti ini.


"ya tuhan aku lapar, sedikit lelah. Bisakah kita pergi untuk makan Burger sekarang?" dengan beberapa paper bag ditangan, Alicia merasa jika acara berbelanja ala gadis muda harus disudahi dengan makanan seperti Burger dan minuman soda.


"sepertinya aku sudah cukup membeli barang dan merasakan hal yang sama." Bella memperlihatkan beberapa paper bag miliknya.


"Baiklah ayo kita pesan Burger dan minuman segar." ajak Karin melangkah pergi dan disusul ketiga sahabatnya.


"Teman-teman sepertinya ketika kita makan kita harus memberi kabar kepada partner kemudian menanyakan soal hadiah apa yang akan diberikan kepada angela."


" iya hampir saja terlewatkan,Maura kau peri pengingat. Baiklah setelah selesai makan kita bebas berpencar untuk mencari hadiah." Kemudian Alicia mengirimi pesan kepada Leo, menanyakan keberadaan pria itu saat ini.


***


Beberapa menit kemudian sampailah mereka tanpa perbincangan lain segera memesan burger serta minuman dingin yang menyegarkan.


"akhirnya makanan dan minuman ini ada dihadapanku." Karin tidak sabar untuk segera melahapnya.


"selamat makan. Jangan lupa setelah ini kita akan berpencar untuk mencari hadiah."


"Sepertinya aku akan bertanya kepada Alex, Benda apa yang akan kami berikan sebagai hadiah. Tapi aku pernah ingat Alex berkata jika kehadiran kami adalah sebuah hadiah dipernikahan angela.Aku masih tidak tau mengapa harus seperti itu." Alicia sempat memikirkan ini sebab yang Alicia tau Angela mengenal Jenny tunangan Alex.


"Tidak usah banyak berfikir. Ikuti saja, lagi pula walaupun kamu bersama Alex kami semua ada di sana bersamamu. Tenanglah." Bella juga memikirkan hal yang sama tapi memilih untuk tidak peduli karena bukan sesuatu yang penting. Anggap saja hanya sebatas permintaan angela.


"Sangat tepat. Kau bilang dirimu sudah berdamai jadi cukup untuk semua pemikiran rumitmu itu, oke!" kali ini Maura bersuara untuk Alicia.


"Baiklah karena makanan yang aku miliki sudah habis dan aku sudah mendapatkan jawaban dari calon tunanganku, kami memutuskan untuk mencari hadiah angela bersama."

__ADS_1


"Baiklah Karin, Sepertinya aku juga sama sepertimu dia memilih untuk ke sini dan mencarinya bersama."


__ADS_2