Selingkuh Yang Tak Di Inginkan

Selingkuh Yang Tak Di Inginkan
Part 17 Frey Koma


__ADS_3

Saat Selvi dan Mama Tiara kembali dari ruangan rawat inap Diandra Marvel sudah menunggu mereka di ruangan Bersama Papa Wilson, wajah Marvel dan papa Wilson tampak cemas.


"akhirnya kalian sudah kembali ... " ucap Papa Wilson.


"ada apa nak???"


"maafkan aku ma .." Marvel langsung memeluk mama Tiara sambil menangis, kedua belakang tangan mama Tiara di cium lembut oleh Marvel, air matanya terurai membasahi kedua belah pipinya.


"apa yang terjadi nak??? " mama Tiara juga ikut menangis "apa yang terjadi???" mama Tiara sudah punya firasat buruk tentang anaknya.


"hiks... hiks... hiks... " papa Wilson juga menangis tersedu.


"frey mengalami koma ma.." ucap Marvel pelan.


"frey ... frey... hiks...hiks... hiks... anakku..." mama Tiara menangis histeris, Marvel juga menangis sambil memeluk mama Tiara.


"sabar ya Tan..." Selvi menggosok punggung mama Tiara.


"frey... mengapa harus terjadi seperti ini nak.. mengapa???... hiks... hiks... hiks..." mama Tiara terus meratap dalam pelukan Marvel, akhirnya ruangan itu di penuhi dengan suara tangisan mereka.


"Marvel... apakah kami bisa melihat frey nak???" tanya papa wilson.


"iya nak.. kami ingin melihat dia"


Marvel mengangguk, lalu dia membawa orang tua angkatnya untuk melihat anak mereka.


*


*


*


Ruangan yang di kelilingi dinding kaca dengan gorden putih yang hanya terbuka sedikit untuk melihat kedalam ruangan. Marvel, mama Tiara dan papa Wilson serta Selvi berdiri berjajar menatap kedalam ruangan.


seseorang yang sedang terbaring diatas sebuah brangkar dengan kondisi yang cukup parah, kepala di perban dan berbagai alat yang di pasang pada beberapa bagian tubuh.

__ADS_1


"frey... bangun nak.. mama disini.." mama Tiara tidak sanggup melihat keadaan anaknya yang sangat memprihatinkan.


"Mama harus sabar ya... Doakan semoga frey bisa menjalani ini semua .." Marvel merangkul pundak Mama Tiara.


"Frey Papa akan selalu mendoakan untuk kesembuhan kamu semoga kamu Segera sadar ya nak.. Kami semua sangat menyayangi mu" Papa Wilson mengusap kaca yang mengarah pada bagian wajah frey.


"hiks ...hiks... hiks... Mama tidak sanggup melihat keadaan kamu seperti ini frey... Seandainya bisa biarlah Mama yang menggantikan posisi kamu saat ini" Ibu mana yang tidak menangis melihat kondisi anaknya yang terbaring tidak berdaya, hanya suara alat yang bisa didengar dari dalam ruangan itu.


"Frey Bicaralah nak sebentar saja Ibu sangat merindukan suaramu ..... hiks .... hiks.... hiks....."


"Mas.... sayang.... sayang... bangun... bangun... bangun mas .. aku disini please, bangun mas..." tiba-tiba Diandra menyela di antara Mama Tiara dan papa Wilson yang sedang bersedih dengan menggunakan kursi roda, Seorang perawat telah membantu Diandra mendorong kursi rodanya.


Diandra juga baru diberikan kabar oleh perawat rumah sakit kalau suaminya mengalami koma setelah menjalani operasi pada bagian kepala.


"Mas..... jangan begini sayang, aku mohon bangunlah, bukankah kau telah berjanji kepadaku untuk membahagiakanku... Aku mohon sadar mas.. Aku mencintai kamu" Diandra menangis hingga tubuhnya bergetar, Mengapa kebahagiaan yang baru saja ia alami harus direnggut kembali oleh sesuatu yang tak pernah dibayangkan sebelumnya.


"mas.... hiks... hiks... aku mohon maafkan aku... hiks... hiks.... hiks" Diandra tidak bisa berbicara apa-apa lagi tubuhnya lemah saat melihat keadaan frey yang terbaring di atas berangkar.


pertengkaran itu membuatnya benar-benar menyesal, Diandra memaksakan diri turun dari kursi rodanya, wajahnya didekatkan pada kaca dan tangannya mengusap kaca seolah-olah menyentuh wajah frey.


"maafkan aku mas... hiks ..hiks..."


"frey tidak akan memaafkanmu Diandra, tidak ada kata maaf untuk wanita sepertimu" tiba-tiba Mama Tiara berteriak kepada Diandra.


"Mama... apa yang sedang Mama bicarakan???" Marvel langsung menenangkan Mama Tiara memegang pundaknya mengusap pelan agar Mama Tiara tidak melakukan sesuatu yang tidak diinginkan.


"frey akan memaafkan aku mah dia sangat mencintaiku"


"kau yang menyebab kecelakaan itu terjadi, kau yang menyebabkan frey seperti ini"


"sudah ma, Mama tidak boleh mengatakan hal seperti itu Diandra bukan penyebab kecelakaan ini"


"benar seperti itu Diandra Apa kau bukan penyebab dari kecelakaan frey??? Jawab mama!!!"


Diandra terdiam.

__ADS_1


"kau tidak bisa menjawab kan, pertengkaran itu.... iya pertengkaran itu yang membuat kalian kecelakaan... kau jahat Diandra, kau yang menyebabkan semua ini terjadi"


"bukan... bukan aku ma.. hiks..hiks.. hiks.."Diandra tidak bisa marah dia hanya bisa menangis takut jika kenyataannya adalah pertengkaran antara dirinya dan frey lah yang memang menyebabkan kecelakaan itu terjadi.


"aku tidak menganggapmu sebagai menantu lagi, aku tidak mengakui kamu lagi Diandra, demi apapun aku tidak akan pernah memaafkan dirimu .." mama Tiara menepuk dadanya dengan tangan.


Tangisan Diandra semakin pecah ucapan Mama Tiara bagaikan belati tajam yang menyayat hatinya.


"pergi dari sini, Aku tidak ingin melihat wajahmu lagi" usir Mama Tiara.


"mama ....aku maafkan aku mama..." sekali lagi Diandra memohon kepada Mama Tiara.


Selvi yang mendengar Mama Tiara mengusir Diandra tersenyum puas usahanya membuahkan hasil, ternyata membuat hidup seseorang hancur sangatlah mudah ucap Selvi di dalam hati.


Tidak Sengaja Diandra melihat senyuman Selvi yang mengejek dirinya membuat Diandra naik pitam ,semula perasaannya sangat sedih tetapi ketika melihat wajah selfie perasaannya langsung berubah menjadi marah.


"Semua ini terjadi gara-gara dia... dia dalang dari semua permainan ini" , Diandra menunjuk selvi yang tepat berada di belakang Mama dan Papa Wilson


wajah selvi langsung berubah dari tersenyum bahagia menjadi sedih saat Diandra menunjuk dirinya tiba-tiba karena semua mata fokus menatap ke arah telunjuk Diandra, selvi sedikit gugup karena dilihat semua orang yang ada di sana.


"aku???" tunjuk selvi pada dirinya, dia berusaha menyembunyikan wajah gugupnya dari semua orang "kau menuduhku??? Aku bahkan tidak melakukan apapun Diandra Kenapa kau menyalahkan diriku???" Selvi berpura-pura bingung dengan tuduhan Diandra.


"kau yang memanas-manasi kami sehingga kami bertengkar, kau berusaha menjadi duri di dalam rumah tangga kami, Bukankah sejak lama kau menginginkan frey???" ucapan Diandra membuat selvi sedikit terkejut dia tidak percaya jika Diandra berani mengatakan hal tersebut di depan orang tua frey.


"sekarang puaskan kau?? puas sudah membuat keadaan keluarga kami seperti ini"


"stop Diandra... Jangan mencari kambing hitam Apa yang telah kau lakukan, kau tidak bisa menuduh selvi karena kau tidak punya bukti, Sekarang pergilah dari sini aku sudah muak melihat wajahmu" mama Tiara sama sekali tidak ingin mempercayai Diandra.


Selvi kembali tersenyum penuh kemenangan kepada Diandra, Ternyata dia tidak perlu repot repot untuk membela diri di depan orang tua Frey dan Marvel, tante Tiara sudah mewakilinya.


"baiklah sekarang mama boleh tidak percaya kepadaku.. Tapi suatu saat Mama akan lihat siapa yang benar dan siapa yang salah, silakan Mama bela dia yang hanya sekertaris dari frey dan tidak percaya kepadaku yang nyatanya hidup dengan frey selama 2 tahun, Aku adalah istri Frey ma... dan.."


"itu dulu Sekarang kau bukan siapa-siapa bagi frey"


Diandra tidak bisa membela dirinya lagi dalam pikiran Diandra entah Racun apa yang telah selvi suntikan kepada mama Tiara sehingga mama tiara menyalahkan dirinya atas kecelakaan yang terjadi, pergi dari sana adalah jalan satu-satunya untuk menenangkan diri meskipun Diandra masih sangat ingin berada di dekat frey.

__ADS_1


__ADS_2