Selingkuh Yang Tak Di Inginkan

Selingkuh Yang Tak Di Inginkan
Part 19 Diandra Positif Garis dua


__ADS_3

Diandra ditemani oleh Marvel menuju ruangan Frey, di sepanjang koridor rumah sakit tidak ada percakapan di antara marvel dan Diandra mereka tenggelam dalam pikiran masing-masing.


Setelah hampir sampai di depan ruangan frey Marvel dan Diandra dikejutkan oleh beberapa orang yang berpakaian serba hitam seperti stelan para Bodyguard, mereka menghadang kedatangan Marvel dan Diandra.


"anda tidak diperbolehkan masuk atau menjenguk tuan frey meskipun dari luar" ucap seorang pria yang berbadan tinggi dan berotot, kulit bewarna hitam dan memakai kacamata hitam menambah aura seram dari orang tersebut


"kalian siapa berani melarangku untuk melihat suamiku, atau kalian ini bodoh tidak bisa mengenali istri dari Frey" Diandra naik pitam mendengar perkataan laki-laki yang berotot itu.


"anda tidak perlu tahu kami Siapa yang jelas kami diperintahkan oleh nyonya besar untuk mencegah anda melihat frey" sanggah lelaki itu dengan tegas dan suara lantang.


Mendengar nama nyonya besar disebutkan Diandra langsung mengalihkan pandangannya kepada Marvel dia tahu Benar Siapa nyonya besar yang dimaksudkan oleh pria berotot itu .


"kau lihat Marvel bagaimana mama angkatmu itu berusaha memisahkan aku dan frey Padahal dia tidak tahu kejadian sebenarnya seperti apa semua ini gara-gara wanita ular itu Marvel" ucap Diandra dengan berapi-api, dia tidak menyangka pengaruh dari sekvi benar-benar telah meracuni pikiran Mama Tiara sehingga Mama Tiara mengambil tindakan yang tak pernah Diandra bayangkan.


"kamu sabar ya... Nanti aku akan berbicara langsung kepada Mama Tiara" Marvel berusaha menenangkan Diandra.


"percuma kamu berbicara kepada Mama Tiara karena Mama Tiara sudah menghisap racun dari wanita ular itu"


"maaf tuan Marvel silakan bawa Nona Diandra jauh dari ruangan ini, Saya tidak mau ambil resiko jika nyonya besar marah kepada saya"


"baiklah" Marvel tidak ingin mengambil resiko terjadinya keributan di rumah sakit karena di sana banyak pasien yang sedang beristirahat lagipula Marvel adalah salah satu dokter dirumah sakit itu "Diandra kita harus menuruti dulu apa yang diminta oleh Bodyguard Mama Tiara, mengalah untuk sementara Bukan jadi masalah kan, aku janji kepadamu akan mengurus semua ini " Diandra tidak menjawab apa yang diucapkan Marvel , dengan wajah masam Diandra pergi meninggalkan Marvel untuk kembali ke ruangannya.


"Diandra.. tunggu... tunggu " marvel berjalan cepat mengejar Diandra.


"Diandra aku belum selesai bicara"


"mau bicara apa lagi semuanya sudah jelas, aku akan menuruti semua kemauan kalian, Aku akan pergi dari rumah sakit ini dan kembali ke rumah, Bukankah itu yang kalian inginkan" ucap Diandra sambil menghentikan langkahnya, setelah berucap demikian Diandra kembali berjalan cepat menuju ruangannya.


*

__ADS_1


*


*


Sudah hampir dua pekan Diandra kembali ke rumah kediaman dirinya dan frey, rasa Hampa tanpa kehadiran frey, hari-hari Diandra menjadi sangat sunyi karena biasanya frey yang menjadi suami sekaligus teman bagi Diandra, meskipun frey sangat sibuk dengan pekerjaan nya tetapi dia tetap menyempatkan diri untuk pulang tidak terlalu larut malam dan Diandra selalu setia menunggu frey.


Diandra ingin sekali pergi ke rumah sakit untuk menjenguk suaminya tetapi Mama Tiara tidak pernah mengijinkan dan selalu menghalangi Diandra untuk bertemu frey kembali.


Hari-hari dihabiskan Diandra hanya berada di tempat tidur, dia bahkan tidak melakukan aktivitas apapun sehingga tubuhnya semakin lemah selera makan pun mulai menghilang, Diandra seakan tidak punya semangat untuk hidup lagi.


Melihat keadaan Diandra yang semakin lama tidak ada kemajuan asisten rumah tangga Diandra segera menghubungi Marvel karena dia juga sangat khawatir jika kondisi majikannya semakin lama akan semakin memburuk.


"Hi Diandra....how are you .." Marvel masuk kedalam kamar Diandra untuk memeriksa keadaannya.


Diandra berbaring bersandar tubuhnya yang semula sintal dan berisi menjadi sangat kurus matanya cekung serta bewarna gelap dan wajahnya sangat pucat Jika dilihat dari fisik Diandra tidak terlihat baik-baik saja.


Marvel segera mengeluarkan stetoskop dari tas yang di bawanya lalu memeriksa keadaan Diandra, kemudian ia kembali mengeluarkan tensimeter untuk memeriksa tekanan darah Diandra.


"Apa kamu sedang mengalami pusing dan mual??" tanya Marvel dengan wajah yang cukup serius.


"ada sedikit dan aku tidak bisa makan karenanya" keluh Diandra.


"Kapan terakhir kali menstruasi??"


"Entahlah aku lupa, Kenapa kamu menanyakan hal seperti itu"


"Baiklah Maukah kau melakukan tes kehamilan???"


"Apa itu harus kulakukan???" tanya Diandra.

__ADS_1


"untuk meyakinkan diriku karena sebagai seorang dokter aku tidak bisa berbicara tanpa bukti "


"apa aku hamil Marvel ???"


"kita coba test dulu ya.."


Diandra menganggukkan tanda setuju, karena dia juga heran mengapa akhirnya ini tubuhnya begitu lemah, meskipun dia belum pernah hamil tapi Diandra pernah mendengar cerita dari teman temannya mengenai gejala hamil sehingga dia curiga kalau dirinya sedang hamil, bertambah lagi dia juga telah melakukan hubungan itu dengan suaminya.


Meskipun Marvel bukan Dokter Obgyn, tapi secara umum dia bisa mendeteksi sebuah kehamilan seseorang, Marvel menunggu di depan kamar mandi Diandra sambil berjalan bolak-balik Dia sangat khawatir jika Diandra benar-benar hamil karena dia tahu selama ini Saudara angkatnya frey adalah impoten jika Diandra hamil lalu anak Siapakah yang ada di dalam kandungan Diandra???.


Setelah beberapa lama menunggu akhirnya Diandra keluar membawa testpack yang telah dicelupkannya ke air seni dan saat melihat hasil dari testpack tersebut Marvel sangat syok berbeda dengan Diandra yang tersenyum-senyum sendiri.


"benar kata kamu aku hamil kan Marvel ??? Diandra bertanya karena butuh kepastian dari jawaban Marvel.


Marvel Masih ternganga.


"Marvel Apakah kau tidak mendengarku ???" Diandra kecewa karena Marvel tidak menjawab pertanyaannya, padahal dia sangat butuh kepastian dari Marvel.


Marvel hanya menjawabnya dengan anggukan, ketika melihat anggukan kepala dari Marvel Diandra langsung menghamburkan diri untuk memeluk Marvel.


"akhirnya aku hamil dan sebentar lagi akan punya anak seperti yang diinginkan oleh Mama Tiara dan Papa Wilson, Aku tidak sabar ingin menyampaikan berita ini kepada mereka Marvel Ayo bawa aku ke sana" ucap Diandra kegirangan, Diandra tiba-tiba melupakan kesedihannya sejenak dan sungguh tidak di sangka oleh Diandra dibalik kisah berliku antara dirinya dan frey akhirnya apa yang mereka impikan kesampaian juga.


yang selama ini di takutkan Diandra tentang hubungannya dengan Frey yang tidak kunjung memiliki anak akhirnya segera berakhir, Diandra yakin jika kabar kehamilannya akan disambut baik oleh Mama Tiara dan papa Wilson kemarahan mereka akan segera berakhir karena Diandra mengandung anak frey, itu yang ada di dalam pikiran Diandra.


"Hei Marvel kenapa kau tidak tampak senang dengan berita kehamilanku ???" tanya Diandra sambil mengerutkan kedua alisnya.


"mmmm... aku senang kok.. selamat ya di.." Marvel berusaha terlihat bahagia walaupun sebenarnya Dia sangat bingung dengan apa yang terjadi antara Frey dan Diandra.


"frey pasti sudah melakukan sesuatu Tampa sepengetahuan diriku" ucap Marvel dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2