Selingkuh Yang Tak Di Inginkan

Selingkuh Yang Tak Di Inginkan
PART 9 Pesta Dansa Bertopeng


__ADS_3

"kau telah mengganggu pekerjaanku.. Frey" Mario protes kepada frey yang telah menyuruhnya datang kekantor di malam hari.


"aku akan membayar mu sepuluh kali lipat dari gajimu Mario..." frey melipat kedua tangganya pada dada, memperhatikan mimik wajah Mario yang duduk tepat di depannya.


"sekarang apa yang harus kulakukan???" Mario juga tidak mau berbasa basi lebih lama lagi kepada orang yang tidak selevel dengannya.


"malam ini tidurlah bersama istriku,lakukan tugasmu sesuai kesepakatan kita, aku tidak mau menunggu terlalu lama.."


"bagaimana caranya??"


"istriku telah menungguku di sebuah hotel yang sedang mengadakan pesta topeng, kita akan pergi bersama ke sana" ucap frey.


frey telah mempersiapkan dua pasang pakaian serupa lengkap dengan topengnya, sebelum mereka pergi kepesta topeng itu frey dan Mario segera menggunakan pakaian yang telah di persiapkan.


setelah menggunakan pakaian tersebut mereka bagaikan saudara kembar', hampir tidak ada perbedaan pada frey dan Mario.


"aku akan menghabiskan waktu bersama Diandra saat pesta berlangsung, setelah mendapat kesempatan kau melakukan tugasmu untuk menghabiskan waktu di dalam kamar hotel yang telah ku pesan, tapi ingat, saat bersama dia kau jangan berbicara, karena suara kita jelas terdengar berbeda"


"baiklah, aku mengerti"


"lakukan dengan rapi..."


Mario mengangguk, meskipun hatinya menolak melakukan hal tersebut tetapi Mario tidak mampu melakukannya, ancaman frey bukan main main.


frey dan Mario telah berbaur di dalam pesta, di sana semua orang memakai topeng, pesta ini merupakan acara ulang tahun dari rekan bisnis frey, semua orang tampak bahagia meskipun terkadang mereka hanya bisa menebak antara satu dan yang lainnya.

__ADS_1


"hmmm... hai sayang?? maaf aku tidak bisa menjemputmu karena jadwal meeting ku sangat padat" frey meraih pinggang ramping seorang wanita yang sedang berkumpul melingkar dengan beberapa wanita lainnya.


wanita itu adalah Diandra, dia sedikit terkejut karena ada lelaki yang telah menyentuh nya "oh. .. sayang.. kau selalu menemukanmu dimana pun aku berada" beruntung dia mengenal suara frey dengan baik, karena jika frey tidak bersuara sudah pasti Diandra tidak mengenal suaminya.


"tentu saja aku akan menemukanmu, kau sangat cantik malam ini honey" ucap frey sambil mengecup bibir Diandra Tampa segan di hadapan banyak orang.


"tentu saja, karena dirimu aku seperti ini" Diandra memeluk frey dengan hangat, beberapa pasang mata melihat kearah frey dan Diandra, tentu saja mereka akan memuji pasangan yang cukup populer dan romantis itu.


mario yang sedang duduk di sebuah meja yang paling sudut mengawasi mereka dari kejauah, debaran jantungnya begitu kuat, entah karena apa?? mungkinkah karena cemburu???.


acara inti dimulai dengan pesta dansa, ballroom yang sudah dihias sedemikian rupa untuk menunjang suasana dansa yang romantis bagi setiap pasangan sudah dipenuhi oleh beberapa pasang yang sudah memulai dansa, irama yang melow menambah kesan bahagia dan tenang bagi pasangan yang sudah terhanyut dalam tarian dansa.


frey dan Diandra salah satu pasangan yang menjadi pusat perhatian orang juga sudah ada di sana, mereka berdansa dengan penuh kemesraan, tatapan mata Diandra dan frey tidak lepas antara satu dan yang lain, mereka terlihat saling menyayangi dan mencintai.


Mario yang masih duduk diam tidak kuasa untuk ikut bergabung berdansa seperti yang lainnya, karena tujuannya datang kepesta bukanlah untuk bersenang senang, tetapi sebuah tangan telah menariknya masuk kedalam ballroom bersama orang orang yang sedang bergerak menari.


Mario kaget, wanita yang mengajaknya berdansa adalah orang yang mengenal frey, topeng yang di pakainya membuat orang menganggap Mario adalah frey.


"atau kau memang menungguku untuk berdansa???"


Mario kembali diam.


"diam tanda setuju, baiklah kesempatan akan aku gunakan untuk mengatakan sesuatu hal kepadamu, kejujuran tentang perasaanku"


Mario tetap tidak memberikan komentar.

__ADS_1


"frey... aku sangat mencintaimu sejak lama, persahabatan kita telah menumbuhkan benih benih cinta di dalam hatiku, selama ini aku diam karena kau telah memiliki istri, tetapi malam ini aku tidak sanggup lagi memendam rasa ini lebih lama lagi, izinkan aku mencintaimu meskipun tidak memilikimu" wanita yang tidak dikenal mario itu menatap dalam kemata Mario, lalu dia memeluk Mario dengan erat.


Mario mencoba melepaskan pelukan wanita yang mengiranya frey, tetapi wanita itu memeluk Mario semakin erat.


"malam ini saja, biarkan malam ini saja aku memilikimu, setelah itu aku berjanji berusaha melupakanmu fray.. aku mohon biarkan seperti ini dulu" wanita itu semakin kuat memeluk Mario.


namun tiba tiba irama musik yang semula melow berubah menjadi sedikit ngebit, artinya semua yang berdansa siap siap akan bertukar pasangan, kondisi ini menyelamatkan Mario dari wanita yang sejak tadi memeluk erat dirinya.


wanita itupun menyadari keadaan, dia melonggarkan pelukannya pada Mario, Mario segera melepaskan tangan wanita itu dan mengambil posisi kesamping untuk berdansa dengan pasangan baru. setelah beberapa detik mengikuti irama musik mereka kembali berganti pasangan, beberapa detik kemudian mereka berganti lagi, hingga Tampa disadari Mario berpasangan dengan Diandra.


"sayang kamu lagi ... kenapa dari sekian banyak orang kita kembali di pertemukan???" Diandra kegirangan karena dia mengira kembali berpasangan dengan suaminya sendiri.


sedangkan Mario merasakan debaran jantung yang begitu dahsyat saat Diandra memeluknya erat, ada rasa bahagia dan ada rasa takut yang menghantui pikirannya.


tangan Diandra menggantung pada leher Mario yang tegap, tangan Mario tepat berada pada pinggang ramping Diandra, dress yang di pakai Diandra begitu tipis hingga Mario bisa merasakan sentuhan kulit yang hangat pada tangannya, belahan leher baju yang rendah membuat belahan dada Diandra begitu manis dan sangat menggoda, menatap Diandra sedekat ini membuat Mario teringat kepada malam yang begitu indah bersama Diandra.


Diandra menatap lekat wajah yang berada di balik topeng itu "sayang... aku merasakan kau berbeda malam ini.."


Mario ingin sekali berbicara, tetapi dia tidak bisa karena takut ketahuan jika dia bukanlah frey seperti yang dikira Diandra.


"apa aku benar???" Diandra menunggu jawaban dari frey alias Mario.


Mario kembali tidak menjawab, namun dia punya inisiatif untuk membungkam bibir Diandra agar tidak berbicara, tangan yang ada di pinggang ramping Diandra dipindahkan Mario keatas tepat pada bagian wajah, kemudian Mario mendekatkan wajahnya kedepan wajah Diandra hingga hangatnya udara yang keluar dari pernapasan mereka terasa pada wajah mereka masing masing.


tidak menunggu jeda Mario meraih bibir tipis diandra dengan bibirnya secara lembut dan bernapsu, Mario terus ******* bibir mungil itu Tampa memperdulikan keadaan sekitar, dimana orang orang sudah memperhatikan mereka bahkan para fotografer acara sudah mengambil beberapa gambar mereka.

__ADS_1


frey yang berdiri di sudut ruangan hanya bisa memperhatikan Diandra dan Mario dari jauh, air matanya jatuh saat melihat istrinya sedang berciuman dengan orang lain, garis takdir yang dibuatnya sangat menyakiti perasaannya sendiri.


"ini tidak seberapa frey, karena mereka akan melakukan lebih dari yang kau lihat" ucap frey bersama tetesan airmatanya.


__ADS_2