
"maaf vian sudah selesai makannya,permisi" ia pun langsung berlari kekamarnya . Hatinya hancur mendengar nadira di jodohkan sejak lahir dengan vikri.
"tapi apa vik?".tanya nera penasaran.
"ta-pi apa nadira mau dengan vikri???"
"nanti akan kubicarakan dengannya".balas adiguna.
Nera berdiri memberikan ucapan terima kasih karena telah mengundangnya makan malam.Vino mengantar adiguna dan istrinya sampai ke depan pintu disusul kemudian vikri yang berjalan tepat di belakangnya.
Puk Puk
Adiguna menepuk punggung vikri untuk berpamitan pulang,sebelum pelukan itu berakhir adiguna membisikkan sesuatu di telinga vikri hingga membuat orang yang mendengarnya melotot karena kaget.
"apa yang kau katakan padanya sampai ekspresinya begitu".bisik nera menyikut perut suaminya saat masuk kedalam mobil.
"vik,menginaplah disini" ucap vino lembut.
"tidak,aku ingin pulang".jawabnya lirih yang masih terdengar oleh vino. merka pun melambaikan tangannya pada mama papa dira saat mobil yang ditumpangi sudah melesat perlahan.
"ini juga rumahmu".kata vino lembut memecah suasana dingin di antara mereka.
"ck,tidur disini,dirumah ini. ck".tertawa sinis mengejek."harusnya aku yang menendang kalian keluar dari rumah ini,karena ini adalah milik ibuku".ucapnya enteng.
__ADS_1
"VIKRI!!!"bentaknya
Orang yang dibentak sudah tak mau ambil pusing,dia pergi melenggang kangkung begitu saja masuk ke dalam mobil.
Malam ini ia pergi meninggalkan rumah ayahnya dengan merasa menang. Takdir begitu baik padanya bahwa niatnya untuk menghancurkan putra kesayangan ayahnya itu berjalan dengan sempurna tanpa harus susah-susah menggunakan trik.
"ah .... bunda,terima kasih.Berkatmu aku bisa mengalahkan vian". ucapnya bahagia dengan memutar music yang ada dimobilnya. ia sudah tidak peduli lagi dengan kemarahan sang ayah malam ini.
*****
Malam sudah larut,nera dan adiguna barus saja pulang. Mereka melihat niko yang sibuk bekerja di ruang tengah.
"nik,ini sudah malam tidurlah" adiguna mendekati putranya yang masih sibuk di depan laptop sedangkan nera langsung menuju kamar putrinya.
"ah syukurlah,demamnya sudah turun" ucapnya lega melihat kondisi nadira yang semakin membaik.
"sayang bagaimana keadaan putrimu"
"ah sial,kau mengagetkanku" memukul lengan sang suami. "Dia baik-baik saja". jelasnya,setelah memastikan sendiri keadaan nadira mereka kembali ke kamanrnya sendiri.
Rasa penasaran nera seolah mengusiknya sedaei tadi perjalanan pulang,ia sudah tak sabar ingin bertanya pada sang suami. Setelah membersihkan diri dan berganti baju tidur,nera memberanikan diri bertanya.
"pa,apa yang sebenarnya kau bicarakan dengan vikri?".adiguna yang di tanyai berusaha mencerna pertanyaan istrinya.
__ADS_1
"kapan ma??". ia ingin menggoda istrinya dengan berpura-pura lupa.
"tadi sebelum pulang".jawabnya dengan kesal karena ia tau kalau suaminya sedang berpura-pura.
"o...itu".memannggut-manggutkan kepalanya. "hanya sedikit trik supaya vikri bisa meluluhkan hati nadira".
"trik apa,ayo katakan. Jangan selalu membuat orang penasaran". menggoyang goyang tubuh suaminya.
"besok kau akan tau".posisi terlentang yang sangat nyaman untuk melepaskan lelahnya hari ini,hingga dengan cepat adiguna tertidur tepat di samping nera yang masih sibuk membaca novel online favoritnya.
.
.
.
.
.
.
bantu comentnya ya...!!!
__ADS_1
atau kalau mau julid boleh dech,aku akan membacanya dengan sepenuh hati....