
"maaf,maksudku tolong buka bra istriku"
"ah ... iya"suster itupun menjadi gugup dan salah tingkah.
"ehm-maaf tuan kenapa anda tidak membukanya sendiri???".sedikit meragu ia tanyakan pada nya,sesang tangannya mencoba memiringkan tubuh nadira.
"aku... aku tidak tau cara membukanya" jawabnya sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
...wah berati selama mereka berhubungan,istrinya sudah melepas semuanya...mereka nasih muda tapi sudah menikah .batin sang suster...
"tuan,mari saya ajarkan" dengan lembut dan hati-hati dia menunjukkan caranya.
setelah semua terlepas,terpampang jelas dua gunung kembar yang sintal dan bulat dengan ujung yang berwarna merah. Vikri menelan salivanya ,mencoba menahan hasratnya.
shit....!!!rasanya aku ingin memakannya sekarang.
suster pun keluar dan bertemu dengan jordan.
"baiklah kami pulang dulu,nanti kabari aku jika terjadi sesuatu padanya".
"ehm pergilah"usir vikri.
setelah mereka pergi,vikri kembali masuk kedalam kamar. "kau cantik sekali,tapi sayangnya kau hanya piala bergilir bagi kami. aku hanya ingin menghancurkan anak haram itu".tangannya mengusap pipi nadira.
**Vikri prov**
aku Vikri Herlambang usiaku 18th anak dari salah seorang pengusaha papan atas. Beberapa pusat perbelanjaan atau yang sering di sebut mall oleh orang-orang adalah gabungan milik ayah dan ibukku. Sejak usia 10tahun kakek mengajarkanku tentang bisnis hingga dia memberiku sebuah cafe dan supermarket yang pada akhirnya berkembang pesat hingga memiliki beberapa cabang ditanganku.
__ADS_1
**Nadira prov**
aku Nadira Bramasta usiaku sebentar lagi 17th,merupakan anak kedua dari pasangan suami istri pemilik beberapa hotel,apartment,resort dan villa. Aku suka fashion dan membuat aneka kue serta masakan.Setiap pulang sekolah aku akan membuat beberapa kue yang aku jual secara online dan beberapa keuntungan dari hasil penjualan itu aku sisihkan untuk diberikan pada anak-anak panti.
Setelah pagi ini dipenuhi amarah,kehujanan serta kepanikan kini Rasa lelah menghinggapi dirinya,meskipun ini baru jam 11.00.
sembari merenggangkan otot-otot tubuhnya,dia merasa gerah karna di dalam kamar tak bisa menyalakan pendingin ruangan mengingat nadira sedang demam.
Dia melepaskan kaos bagian atasnya melemparkannya dibawah ranjang,nampak badanya yang bak seorang atletis. kini hanya tersisa celana boxer saja yang merekat di tubuhnya.
Dia duduk berselonjor menyandarkan kepalanya di atas tempat tidur,sesaat ia teringat sesuatu kemudian mengambil ponselnya di atas nakas tempat tidur,dengan segera mengetik beberapa pesan kepada kedua sahabatnya rico dan andi melalui room chat group untuk membawa tas nadira ke apartemen miliknya setelah pulang sekolah.
Apartment BMS.Group adalah salah satu properti hunian mewah milik keluarga nadira dan vikri adalah salah satu pemilik unit VVIP di bangunan ini.
Rico
Rico
*paling juga lagi cayang² an
Andi
*kalau gue jadi obat nyamun nantinya,ogah banget
Vikri
*jangan banyak bacot kalian,gue masih fokus sama tujuan. gak ada itu cayang²an
__ADS_1
Andi
*yakin???
Rico
*masa!!!
Room chat pun menjadi sunyi senyap,tanpa balasan dari seorang vikri.
..."awas aja kalian kalau gak datang kesini bawa tas nadira!!!".kesal vikri meletakkan ponselnya kembali ke atas nakas. Sesekali dia melirik nadira yang tidur disampingnya untuk mengecek suhu badan gadis itu. "syukur dech,panas nya sudah turun". matanya terus menatap nadira. ...
"bibirmu ingin sekali aku menciumnya".gumam vikri,namun dengan segera hal itu di tepisnya.
...ingat vikri fokus pada tujuanmu,gadis ini hanya sebagai batu loncatanmu....
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1