
Damn in !!!!!!
mata mereka terbelalak saat memasuki kamar,terlihat nadira tidur pulas di pelukan pria dalam selimut yang sama.
"Bangunkan pria brengsek itu dan jauhkan dari adikku segera mbak rani!!!" triak Niko
Rani hanya bisa menunduk dan segera masuk ke kamar lagi,untuk membangunkan vikri.
Merasa tidurnya terganggu karena terdengar suara umpatan dan triakan vikri pun bangun,terlihat wanita yang ada disampingnya masih tidur pulas entah karena pengaruh obat demam atau karena dia memang terlalu lelah.
Baru satu kaki kanannya turun dari ranjang,nampak mbak rani muncul dari pintu kamarnya.
"kenapa kau bisa masuk kemari!!!"ucapnya datar dengan tatapan menakutkan,tapi tidak dengan mbak rani. Bagi mbak rani kemarahan tuan adiguna adalah hal yang paling menakutkan.
"Bisa tuan keluar sebentar,ada hal penting yang harus di bicarakan"jawabnya tenang,kemudia keluar meninggalkan kamar.
Kedua kaki vikri sudah memijakkan di lantai marmer yang dingin,ia mengambil kaos yang tadi dia buang di bawah ranjang dan keluar.
__ADS_1
tubuhnya baru meyembul keluar dari kamar namun langsung di beri sambutan oleh Niko,
BRUGH !!!
BRENGSEK,SIALAN !!!
Umpatan demi umpatan dia lontarkan pada vikri.
"apa-apa an kau ini!!!"berniat membalas namun langsung dicegah oleh mbak rani.Disini adiguna hanya diam,tapi di balik sikap diamnya lah yang paling menakutkan.
"oh,jadi begini pelayanan apartment mewah ini.membiarkan orang asing masuk bahkan saat unit ini sudah di beli orang lain!!"dengan nada tinggi dia bicara di depan mbak rani.
"kau duduklah" menunjuk ke arah vikri
"nik,kau juga duduk disamping papa!!!" semua seolah terhipnotis oleh aura adiguna saat ini,mereka pun akhirnya duduk sementara mbak rani hanya berdiri dan menunduk.
"ceritakan padaku apa yang kau lakukan pada gadis yang ada di ranjangmu,apa hubungan kalian" cecar adiguna
__ADS_1
"memang apa urusannya dengan kalian!!!" memberikan pertanyaan dengan pertanyaan
"tidak usah berbelit-belit,kau jawab saja" ucap niko kesal. " atau kau mau kami laporkan atas tuduhan pelecehan???" ancam niko
"dia coba mengancamku rupanya,sebenarnya apa hubungan nadira dengan ini semua"batinnya,sampai sebuah ide jahil terlintas.
" dia adalah istriku,dia sedang demam karena kehujanan. apa salah sepasang suami istri saling menghangatkandi ranjang,terlebih istriku demam dan menggigil kedi-". niko bangkit dari duduknya langsung mencengkeram kaos yang di kenakan vikri.
"apa kau bilang istri!!!! Dia bukan istrimu tapi dia adalah adikku" Triak niko di depan muka vikri lalu menghempaskan kaos oblong vikri hingga robek.
"sial...sial..."runtuknya dalam hati
"ran,lihat kondisi nadira dan pesankan pakaian yang pas untuknya" lirih adiguna memijat kepalanya,ia bingung bagaimana harus menjelaskan pada istrinya nanti.
Rani adalah pegawai yang termasuk cukup cekatan,ia merapikan pakaian nadira yang tercecer dengan kondisi basah mulai dari dalaman hingga seragam sekolah.
Diruang tamu aura dingin masih menyelimuti,mereka hanya diam tanpa bicara apapun hanya rani saja yang sibuk berlalu lalang menunggu kiriman baju datang untuk nadira.
__ADS_1
"*jangan harap kau bisa lolos dengan mudah!!!"batin niko
"aku bisa mati hari ini di tangan papa!!!!tidak,pokoknya aku harus lolos dari masalah ini secepatnya*!!!!"