Seperti Senja Bagiku

Seperti Senja Bagiku
ungkapan perjodohan


__ADS_3

Sepenggal kisah masa lalu yang membuat persahabatan mereka tak lekang oleh waktu.Setelah bayang-bayang masa lalu kembali muncul,namun satu hal yang selalu adi tanamkan hingga kini tentang janji masa lalunya.


..."kau harus berjanji,kalau kau punya anak perempuan,kelak dia harus menikah dengan putraku" detik-detik saat lona menghembuskan nafas terakhirnya kedunia....


Disinilah adiguna sekarang,membelai lembut mentarinya.Sang putri bungsu yang menjadi kebanggan hidupnya. Nadira yang tertidur mulai terusik karena usapan tangan sang papa.


"ehm,papa disini" suara seraknya khas bangun tidur.


"apa kau masih pusing sayang"


"sudah enggak,kok papa masih dirumah. Gak ngantor???" gelengan kepala adiguna membuat nadira mengerti.


"pasti gegara aku yang sakit ini" cicitnya lirih namun masih terdengar oleh adiguna.


Adiguna tersenyum simpul sambil menggelengkan kepala mendengarkan putrinya.


"papa hanya ingin mengobrol dan menghabiskan waktu saja denganmu sayang"mencubit gemas hidung nadira.


"papa,sakit"dengan gaya bak anak kecil dan memasang wajah memelas seolah kesakitan di depan papanya.


"sayang,papa hanya ingin mengatakan sesuatu padamu. sebenarnya kami sudah menjodohkanmu dengan seseorang"adiguna memberi sedikit jedah pada ucapannya,ia mengambil nafas dalam lalu melanjutkan kembali ucapannya ."kami sudah menjodohkanmu dengannya sejak kau belum lahir kedunia"


Deg,


Inilah yang di takutkan,raut wajah nadira berubah drastis,dia tau betul putrinya tak akan berani menolak apapun yang dia inginkan.tapi kali ini adalah hal yang berbeda,ini menyangkut tentang hatinya,cinta dan hidupnya.


"pa,bisakah aku menolak" hati kecilnya ingin sekali menyuarakan itu semua,tapi melihat papanya ia pun tak tega.

__ADS_1


"maafkan papa,dulu papa dan mama mempunyai sahabat kita berjanji kalau persahabatan kami akan disatukan dengan hubungan keluarga"adiguna menunduk menghindari tatapan sendu putrinya


"pa,bisakah papa ceritakan segalanya dan jangan di tutupi apapun dariku. Aku ingin tau semuanya tentang siapa orang yang papa jodohkan denganku" memeluk erat tangan papanya,kemudian beringsut tidur kembali dengan memeluk perut papanya yang duduk di tepi ranjang.


"sudah hampir 4tahun teman papa menikah tapi belum dikaruniai seorang anak,berbeda dengan kami yang baru menikah 3 bulan mamamu sudah langsung positif hamil. Hingga kakakmu berusia 3tahun,saat itu teman papa baru saja bercerai dari suaminya karena para keluarga besar suaminya menganggap dia mandul. Tepat di sidang putusan cerai,mungkin karena shock setelah dari pengadilan dia pingsan dan mendapati kalau sebenarnya dia sedang hamil 5minggu"rasanya adiguna tidak sanggup kalau harus mengulik masa lalunya.


"lalu,apakah suaminya kembali bersamanya pa?" pertanyaan nadira hanya mendapat gelengan kepala.


"mereka tidak kembali bersama,karna suaminya sudah membawa perempuan lain bahkan sudah dalam kondisi hamil"nadira yang mendengarnya pun langsung naik pitam.


"pria seperti itu kenapa harus ada di dunia,kalau sampai nadira ketemu sama orang itu sudah aku lempar pakai sandal pa dan pelakor itu harusnya digunduli"maki nadira kesal yang hanya disambut tawa oleh papanya.


"kalau kamu bertemu dengannya mungkin itu yang akan terjadi tapi kalau mereka bertemu dengan mamamu sudah habis dibunuhnya. kau tau kan bagaimana sifat mamamu sayang" angguk nadira mengerti dan paham akan sifat mamanya.


"kami berharap kalau bayi yang dikandungnya adalah perempuan,tapi ternyata salah. Bayinya adalah seorang anak laki-laki yang tampan dan juga cerdas,dia mampu menguasai bisnis saat usia 10tahun dan kau tau sayang apa yang sebenarnya membuat papa yakin akan menikahkan kalian"adiguna menaik turunkan matanya menatap sang putri


"ayolah pa jangan buat nadira penasaran"rengeknya yang ingin papanya melanjutkan ceritanya.


"karna dia tampan seperti oppa-oppa korea favoritmu" ledek adiguna.


"ah papa gak asik,giliran aku serius eh papa malah bercanda godain aku"bibirnya sudah mengerucut cemberut,rasa sakitnya seolah hilang sejak berbincang dengan sang papa.


"ibunya meninggal setelah kelahiranmu sayang,dia membuat janji agar setelah kau dewasa harus menikah dengan putranya"lirihnya sedih.


"apa boleh nadira pikirkan terlebih dulu pa,pertama karna nadira masih sekolah,kedua karna nadira belum tau siapa pria itu dan ketiga apakah papa yakin dengan pilihan tetap menikahkan dia dengan nadira bukan karena bisnis semata" sikap tegas nadira sama dengan adiguna,saat dia sedang fokus dan melihat suatu masalah maka sikapnya akan berubah dan tatapannya mampu menjatuhkan lawannya.


"tidak,tidak ada bisnis didalamnya dan ini hanya murni karena janji persahabatan"jawabnya tegas dan lugas,nadira tidak menatap adanya kebohongan dari mata sang papa.

__ADS_1


"baiklah nadira akan mencoba perjodohan ini" jawaban putrinya membuat hatinya tersenyum bahagia.


"istirahatlah,papa akan menemanimu sebentar sampai kau tidur" adiguna langsung menaikkan kakinya tidur di samping nadira.


***


Pagi ini membuat hati vikri berbunga bunga,pasalnya niatan yang awalnya dipikir akan sulit dilakukan malah tuhan permudah.


"wah ada yang lagi jatuh cinta nich"goda rico yang baru melihat vikri turun dari mobil dengan senyum mengembangnya.


"bukan jatuh cinta brow,habis belah duren semalam"andi yang punya pemikiran super mesum pun langsung menimpali ucapan rico.


"sialan lo!!!jangan asal ngoming,kalau ada yang dengar habis kalian"ancam vikri yang hanya mendapat cengiran dari kedua temannya yang menunjukkan huruf V pada jarinya didepan vikri.


Mereka bertiga masuk ke kelasnya dengan riuh dari para gadis yang memuja ketiganya. four prince adalah julukan para pria tampan berkelas di sekolah mereka.


Nampak ada anak kelas lain menghampiri kelas vikri dengan rasa menahan amarah karena kejadian semalam.


"gue pingin bicara sama elo diluar sebentar"ajaknya pada vikri,yang kemudian disetujui vikri dengan berjalan keluar mengikutinya.


"gue minta loe tolak perjodohan semalam"sikap to the point vian


"kalau gue gak mau" jawabnya sedikit menghina vian.


"gue akan rebut nadira dari tangan loe"kesal vikri mengepalkan kedua tangannya kemudian berlalu pergi.


"aku mencintai nadira,tak kan kubiarkan dia jadi milik loe. Apapun yang gue mau harus gue dapatkan,karena nadira cuma milik gue seorang" batinnya

__ADS_1


__ADS_2