Seperti Senja Bagiku

Seperti Senja Bagiku
Pelukkan papa


__ADS_3

...Apa itu cinta,saat ibukku yang begitu mencintainya penghianatan lah yang jadi jawabannya.......


...Aku tak ingin mengenal cinta,hatiku sudah beku. Wanita hanya bagian dari permainanku untuk mengahancurkan mu dan ibumu.Aku hanya ingin kau merasakan apa yang ibuku rasakan,saat terluka karena cinta......


Vikri masih terpejam,mendekap buku di dalam lengan kirinya sementara ponsel nadira berada di genggaman tangan kanannya.


Kedua bocah itu tengah asyik bermain tak terasa hari sore berganti malam.


"vik... "andi menggoyangkan tubuhnya yang terlelap di sofa.


"hem... kenapa" terdengar suara seraknya yang masih enggan membuka mata


"bukannya elo ada janji sama bokap loe,gue sama andi mau pulang"sahut rico sambil menegak minuman yang ada di atas meja.


Vikri bangun mengumpulkan kesadarannya dari alam mimpi."gue males ketemu bokap" jawabnya


"loe jangan gitu dech vik,sapa tau ini ada hal yang penting. tumben-tumben juga kan bokap loe nyuruh datang,biasanya juga kalaupun ada acara di rumah loe gak pernah dikabari..." andi tertawa mengejek


"sialan loe..."melempar bantal sofa kearahnya


"lah emang bener kan" timpal rico


Benar juga,selama ini ayah gak pernah ngasih kabar kalau ada acara di rumah.Jangan-jangan ini ada yang gak beres.gumamnya

__ADS_1


"ya udah,sana kalian pulang. Gue mau siap-siap"


"iya -iya kita pulang,besok critain soal nadira ya" mendengar ocehan andi,rico sudah berjalan menjauh keluar pintu


"dasar loe,pergi sana !!! gue gak bakalan cerita"triak vikri yang kemudian sudah berjalan masuk ke kamarnya.


****


Adiguna yang sedari tadi berbingcang dengan rani di kantor akhirnya pulang dan langsung menuju kamar nadira.


"hatcim...hatcimmmm"


Suara bersin nadira terdengar saat sang papa sudah berada di depan kamarnya. Tanpa ijin papanya langsung masuk.


"papa...." matanya berkaca-kavmca saat melihat papanya saat pintu terbuka


"pa-"


"papa sudah tau semuanya" masuk duduk di ranjang tepat di samping nadira


"tapi pa,itu gak sesuai yang papa bayangkan"


"memangnya kau tau apa yang papa bayangkan?"

__ADS_1


"pasti papa mau nikahakan aku sama dia kan !!!"


"sembarangan aja" mencubit hidung nadira. "sini tidurlah,papa peluk".


"tapi biasanya di novel-novel juga gitu.anaknya ketahuan tidur seranjang dengan pria,besoknya udah di nikahin" gerutu nadira yang kini berada di pelukan papanya.


"papa hanya ingin kamu jawab jujur,sebenarnya apa yang terjadi di antara kalian" masih dengan suara halus dan lembut bertanya pada nadira.


"pa-..." memiringkan tubuhnya melihat sang papa.


hela napas panjang ia hembuskan untuk menceritakan yang sebenarnya.


"singkat cerita setelah di lift aku gak tau apa-apa" air matanya pun luruh begitu saja,ini adalah hal terlemah pada dirinya. Di luar orang bisa melihatnya sebagai wanita yang tegar dan kuat tapi sebenarnya dia sama saja dengan gadis lain.


Mama dan Niko yang sedari tadi ingin masuk ke dalam kamar pun terhenti. Mereka membiarkan papa dan anak itu saling mencurahkan dan disinilah mereka berdua membeku.


"sialan,awas kau!!! aku akan benar-benar menghajarmu" umpat niko di depan mamanya.


Merasa tak terima sang mama pun mulai tersulut emosi."apa kau juga tau siapa laki-laki itu nik" menaikkan satu alisnya bertanya pada niko.


"ehm... hm... niko tau ma" jawabnya pasrah.


Mamanya pun mulai geram,dia ingin langsung bertanya pada suaminya,namun langkahnya terhenti saat melihat sang suami memeluk erat sang anak dan memberikan lambaian tangan pada sang istri.

__ADS_1


Ia pun mengerti akan maksud dari sang suami,lalu pergi menarik tangan niko menjauh dari kamar nadira.


..."sayang... kau percaya papa kan"...


__ADS_2